15/05/2026
Sajak: Dari Papan Tulis ke Puncak Jaya
Di awal langkah kecilku ke sekolah,
Tangan menggigil, hati penuh resah,
Seorang insan berdiri penuh sabar,
Dialah guru, pembuka lembar.
Dengan kapur putih di papan hijau,
Dilakar ilmu satu persatu,
Huruf dieja, angka dihitung,
Dari kosong menjadi tahu.
“Cuba lagi,” katanya lembut,
Saat aku jatuh tersangkut,
Tak jemu dia membimbing jalan,
Menyuluh gelap jadi harapan.
Hari demi hari waktu berlalu,
Aku membesar, langkahku maju,
Namun suara itu tetap di hati,
Menjadi semangat tak pernah mati.
Guru, engkaulah akar kejayaan,
Menyiram jiwa dengan didikan,
Bukan sekadar ilmu di dada,
Tetapi nilai membentuk peribadi mulia.
Kini aku berdiri di puncak dunia,
Dihormati, disegani semua,
Namun aku tahu asalnya di mana,Dari tangan guru yang penuh jasa.
Terima kasih wahai pendidik bangsa,
Pengorbananmu tak ternilai harganya
Kami di Café Tyo Putatan menghargai setiap curahan ilmu dan kasih sayang dari insan yamg bergelar guru.
Hadiahkan hidangan enak buat guru tercinta, penjimatan berganda dengan kad loyalti semestinya untuk anda dari kami di Tyo2go.
Namamu terpahat dalam jiwa,
Selamanya… hingga ke syurga.