26/12/2013
Berikut jawaban serta jalan keluar dari Allah yang langsung tertulis dalam kitab-Nya mengenai beberapa keluhan atas musibah-musibah yang muncul dalam hati manusia yang lemah
>Mengapa saya di uji (dengan penyakit ini)?
jawaban:
“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:"Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?” (QS. 29:2)
“Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS. 29:3)
-Mengapa saya tidak mendapatkan apa yang saya inginkan (berupa kesehatan)?
jawaban:
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (p**a) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahu, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. 2:216)
-Mengapa ujian (penyakit) seberat ini?
jawaban:
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. 2:286)
-Saya mulai frustasi dengan ujian (penyakit) ini.
jawaban:
“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (p**a) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS. 3:139)
-Bagaimanakah saya menghadapinya?
jawaban:
“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.” (QS. 3:200)
-Apa yang saya dapatkan dari semua ini?
“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka,” (QS. 9:111)
-Kepada siapa Saya berharap?
jawaban:
"Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Ilah selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Rabb yang memiliki 'Arsy yang agung". (QS. 9:129)
-Saya sudah tidak dapat bertahan lagi dan menanggung beban ini!
jawaban:
“Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir". (QS. 12:87)