Banda Bungo

Banda Bungo kedai kopi dengan menu makan siang (soon) diantara petak petak sawah yang membentang dari hamparan k

 #9Sekembalinya saya dari Banda Aceh, tepat 22 Desember 2020, cerita tentang   kembali bergulir. Bangunan utama sudah be...
03/08/2021

#9

Sekembalinya saya dari Banda Aceh, tepat 22 Desember 2020, cerita tentang kembali bergulir. Bangunan utama sudah berdiri, meski belum sempurna namun sudah memuaskan hati.

Juga selanjutnya kebutuhan utama lainnya segera dilengkapi; meja, tempat duduk dan sarana pendukung lain dikejar pengerjaannya. Bahan baku dicari sampai ketemu, bahkan ketika kami mencari apa yang kami butuhkan, tanpa disengaja kami mendapatkan lebih dari apa yang kami butuhkan. Masya Allah.

Setelah semuanya selesai, pada awal pekan ketiga Februari 2021 dengan mengucapkan Bismillah, lampoh berisikan bangunan yang selanjutnya kami menyebutnya dengan sapaan mulai beroperasi. Pun tak tanggung- tanggung, kantin bergerak disaat para petani disekeliling sedang berselebrasi menyambut masa panen padi yang terhampar mulai dari pucuk pepohonan di kaki Leuser sampai ranting cemara yang menjadi penanda batas antara daratan. Samudera Hindia, mereka menamainya.

*Slide 1: 22 Desember 2020, 15.28
*Slide 2: 22 Desember 2020, 15.29 WIB
*Slide 3: 22 Desember 2020, 15.29 WIB
*Slide 4: 22 Desember 2020, 18.30 WIB
*Slide 5: 4 Februari 2021, 18.40 WIB
*Slide 6: 5 Februari 2021, 18.46 WIB
*Slide 7: 7 Februari 2021, 16.58 WIB
*Slide 8: 9 Februari 2021, 12.38 WIB
*Slide 9: 10 Februari 2021, 10.27 WIB
*Slide 10: 12 Februari 2021, 19.18 WIB

***







 #8Lima bulan lebih dua pekan berlalu, tak diduga saya mendapatkan telefon dari Ayah. Tersentak hati mendengar suaranya ...
15/04/2021

#8
Lima bulan lebih dua pekan berlalu, tak diduga saya mendapatkan telefon dari Ayah. Tersentak hati mendengar suaranya dan tiada pilihan lain selain berangkat pulang ke .

Sementara, semua cerita tentang itu berhenti tapi pengerjaan tahap akhir terus digiatkan.

*Slide 1: 18 September 2020, 17.09
*Slide 2: 24 September 2020, 17.44 WIB
*Slide 3: 14 Oktober 2020, 12.17 WIB

***







 #8Lima bulan berlalu, tetiba saya mendapatkan telefon dari Ayah dan tiada pilihan lain selain berangkat pulang ke  .Sem...
14/04/2021

#8

Lima bulan berlalu, tetiba saya mendapatkan telefon dari Ayah dan tiada pilihan lain selain berangkat pulang ke .

Sementara semua cerita tentang itu berhenti, tapi pengerjaan tahap akhir terus digiatkan.

*Slide 1: 18 September 2020, 17.09
*Slide 2: 24 September 2020, 17.44 WIB
*Slide 3: 14 Oktober 2020, 12.17 WIB

***







 #7Hari yang dinanti tiba, ketika semua bahan baku utama telah terkumpul, tanpa menunggu waktu lama langsung persatu dir...
02/04/2021

#7
Hari yang dinanti tiba, ketika semua bahan baku utama telah terkumpul, tanpa menunggu waktu lama langsung persatu direkat dan eratkan. Pilar- pilar utama disemat, kayu penopang dikait dan kayu penghubung disisipkan.

Lalu proses terus berlanjut ketahap selanjutnya, batu bata juga mulai dijalin antara satu dengan yang lain, papan- papan yang berasal dari kulit pohon kelapa disusun sedemikian rupa agar elok dipandang mata.

Butuh waktu yang panjang dan kesabaran yang cukup agar apa yang dari awal direncanakan berdiri dengan kokoh. Disela- sela proses nan panjang itu, ciptaan Sang Esa tak pernah berhenti membuat hati ini berdecak kagum, Masya Allah.

*Slide 1: 16 September 2020, 16.51
*Slide 2: 16 September 2020, 17.10 WIB
*Slide 3: 18 September 2020, 11.03 WIB
*Slide 4: 24 September 2020, 18.04 WIB
*Slide 5: 29 September 2020, 16.57 WIB
*Slide 6: 1 Oktober 2020, 16.00 WIB
*Slide 7: 5 Oktober 2020, 9.23 WIB
*Slide 8: 8 Oktober 2020, 16.39 WIB
*Slide 9: 10 Oktober 2020, 9.07 WIB
*Slide 10: 19 November 2020, 15.30 WIB

***








 #6Keesokan harinya (4 Agustus 2020) beberapa rencana pekerjaan lain disegerakan. Dimulai Pengeboran sumur bor, pemasang...
25/03/2021

#6
Keesokan harinya (4 Agustus 2020) beberapa rencana pekerjaan lain disegerakan. Dimulai Pengeboran sumur bor, pemasangan kabel listrik sepanjang +/- 300 meter, dan pemesanan jumlah kayu sebagai bahan baku utama dituntaskan.

Tapi apa hendak dikata, seperti di kalimat postingan sebelumnya; "tanpa pengalaman bahkan miskin komunikasi", beberapa rencana pekerjaan menemui banyak kendala dan beberapa hambatan. Terutama di bahan baku utama yang memakan waktu sangat lama.

Dibalik semua kendala dan beberapa hambatan, kami masih bisa menikmati eloknya alam yang sedemikian rupa ditiap- tiap sisi dari ini. Setidaknya, bisa menjadi obat untuk menjaga pikiran agar tetap stabil tidak terkontaminasi.

(Slide 1: petang hari, 18.05 wib, 6 Agustus 2020)
(Slide 2: petang hari, 18.22 wib, 6 Agustus 2020)
(Slide 3: petang hari, 16.59 wib, 14 Agustus 2020)
(Slide 4: petang hari, 17.00 wib, 14 Agustus 2020)
(Slide 5: petang hari, 17.13 wib, 17 Agustus Juli 2020 | )
(Slide 6: petang hari, 18.39 wib, 17 Agustus 2020)
(Slide 7: petang hari, 16.24 wib, 15 September 2020)

***






 #5Ketika perekatan tanggul dan peletakan sandi selesai, pekerjaan sementara diistirahatkan berhubung Idul Adha telah me...
21/03/2021

#5
Ketika perekatan tanggul dan peletakan sandi selesai, pekerjaan sementara diistirahatkan berhubung Idul Adha telah menanti. Sebagai bangsa Aceh kami menemuinya dengan yg diolah sedemikian rupa.

Tepat 13 Dzulhijjah 1441 atau 3 Agustus 2020, angin kencang berhembus dari arah barat. Menerjang hingga terkapar pohon jengkol yg telah dgn sengaja dan senang hati kami selamatkan dari mata chinsaw.

Demi ranumnya semerbak angin yg terseret diantara dedaunan pohon jengkol, peletakan sandi sengaja kami mengalah dan posisinya kami sesuaikan dgn kemauan pohon jengkol. Tapi apa yg hendak dikata, kita manusia, cuma punya rencana.

pohon

(Slide 1: 21 Juli 2020)
(Slide 2: 3 Agustus 2020)

***





 #4Selanjutnya dihari ketiga, keempat, kesepuluh dan keenam belas, mereka bekerja. Tapi tidak hanya bekerja, mereka meni...
13/03/2021

#4
Selanjutnya dihari ketiga, keempat, kesepuluh dan keenam belas, mereka bekerja. Tapi tidak hanya bekerja, mereka menikmati surga dunia, dan itu tidak terbantahkan. Sedikit saja rasio ketegangan, selebihnya adalah tawa yg seakan tidak berujung.

Allah telah sedemikian rupa memoles raut wajah langit dan daya tarik bumi di sekeliling itu. Sangat mempesona,

Tapi itu versi saya, jika ada yg berbeda ya biarkan saja, tidak perlu diperdebatkan, karena sebenarnya kita adalah bangsa yang , bukan yang .

(Slide 1: petang hari, 18.33 wib, 3 Juli 2020)
(Slide 2: petang hari, 18.51 wib, 3 Juli 2020)
(Slide 3: petang hari, 18.53 wib, 3 Juli 2020)
(Slide 4: siang hari, 12.29 wib, 4 Juli 2020)
(Slide 5: petang hari, 16.42 wib, 10 Juli 2020)
(Slide 6: petang hari, hujan, 16.04 wib, 16 Juli 2020)

***





 #3Petang hari kedua proses berlangsung, salah satu foto siluet terbaik saya dapatkan. Dengan formasi lengkap,       ber...
06/03/2021

#3
Petang hari kedua proses berlangsung, salah satu foto siluet terbaik saya dapatkan. Dengan formasi lengkap, bersama tuha peut melepas lelah di jembatan kecil tepat didepan itu.

Seiring dalam waktu berjalan formasi telah berganti, namun tujuan masih belum bergeser sehasta pun. Pelan tapi pasti, tanpa pengalaman bahkan miskin komunikasi, cerita yang sedang berlangsung ini mulai menapaki setahap dan beberapa tahap selanjutnya yg akan diuraikan walaupun tak menarik.

Memang ini sangat menggoda saya, tidak ingin berada jauh darinya. Dan juga harus saya paksakan pikiran saya ke itu agar tidak melebar kemana- mana. Salah satunya saya agak menjaga jarak bermain dengan telpon genggam tak seberapa ini, hanya saya gunakan untuk pengambilan gambar saja.

(Foto: petang hari, 18.21 wib, 2 Juli 2020)
*Sebelumnya sudah pernah di post: https://www.instagram.com/p/CCJfWvxnR-k/?igshid=t25kxfuvu4c8

***





 #2Disaat berlalu pulang tidak sengaja melihat sebidang tanah (selanjutnya disebut  ) diantara pelukan sawah menghijau, ...
05/03/2021

#2
Disaat berlalu pulang tidak sengaja melihat sebidang tanah (selanjutnya disebut ) diantara pelukan sawah menghijau, dan jalan lurus yg sangat menenangkan hati, tepat berada disampingnya.

"Ini surga", kenangku.

Keesokan harinya dan keesokan harinya lagi, saya sering mengintip itu. Seperti seorang bujang yang mabuk kepayang diayun cinta, jika berjauh ada rindu yang memuncak.

Tanpa melalui banyak birokrasi, ini sepakat saya sewa. Hanya bermodalkan satu suara dari antara banyak suara yg menolak, akhirnya saya terjun kelaut. Baju sudah basah, tak mungkin langkah bersurut.

Memang benar apa yg disuarakan oleh mereka yg menolak, ini terasing, harus selalu diperhatikan agar tidak pusing.

Beberapa waktu berlalu bahkan saya sempat bolak balik ke Banda Aceh untuk memperoleh doa terbaik sekaligus menjemput berkah serta melepaskan kerinduan kepada Ayah dan Mamak saya .

Hingga akhirnya disepakatilah kontrak kerja. Sehari sebelum pengerjaan kontrak dikerjakan, ini, sekali lagi, menarik erat hati ini agar melempar sauh nya disini, ditempat cerita ini sedang dimulai.

*(Slide 1: siang hari, 11.29 wib, 8 Juni 2020)
*(Slide 2: pagi hari, 06.26 wib, 9 Juni 2020)
*(Slide 3: petang hari, sehari sebelum pengerjaan berjalan, 18.41 wib, 30 Juni 2020)
*(Slide 4: petang hari, sehari sebelum pengerjaan berjalan, 18.52 wib, 30 Juni 2020)

***





 #1Semuanya bermula dari 7 Juni 2020, selepas Idul Fitri. Ketika sedang ngopi di wilayah Sangkalan, terlintas pikiran un...
02/03/2021

#1
Semuanya bermula dari 7 Juni 2020, selepas Idul Fitri. Ketika sedang ngopi di wilayah Sangkalan, terlintas pikiran untuk buang air kecil. Tak mampu tertahan, langsung saya bertanya, "bang, na toilet bang?".

"Hana dek, menye jak toh ik, u likot bak lueng bineh blang nyan", jawabnya sambil menunjuk ke arah belakang warung kopi miliknya. Tanpa basa basi saya bergegas kearah yg ditunjuknya.

Baru beberapa langkah, saya terkejut melihat daerah sekitaran 'lueng blang' itu, "Masya Allah", tertambat hati saya melihatnya.

"Ckckckk.. pakon hana di likot nyoe dipeudong warong bang nyoe?", tanyaku sendiri dalam hati.

Selepas kencing, saya kembali kemudian membayar dan beranjak pulang. Lalu cerita ini semuanya dimulai.

(Foto: siluet persawahan belakang warung kopi, Sangkalan. 7 Juni 2020)

***





Address

Jalan Persawahan Kampung Rawa/Sangkalan
Susoh
23763

Opening Hours

Monday 06:30 - 22:00
Tuesday 06:30 - 22:00
Wednesday 06:30 - 22:00
Thursday 06:30 - 21:00
Friday 15:00 - 22:00
Saturday 06:30 - 22:00
Sunday 06:30 - 22:00

Telephone

+6285260009000

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Banda Bungo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Banda Bungo:

Share

Category