Nasi Goreng Rempah BK Gajahan

Nasi Goreng Rempah BK Gajahan Menjual nasi goreng berbagai rasa dengan bumbu rempah racikan simbah.

Ingat....Dibalik suksesnya penjual nasi goreng ada doa dari pedagang sayuran, sembako, petani dll.
10/09/2023

Ingat....
Dibalik suksesnya penjual nasi goreng ada doa dari pedagang sayuran, sembako, petani dll.

Setiap memulai suatu usaha pasti ada step2nya.Sekarang menginjak step 1 : pasang banner & bikin bumbu
10/07/2023

Setiap memulai suatu usaha pasti ada step2nya.
Sekarang menginjak step 1 : pasang banner & bikin bumbu

BIHUNBihun atau mihun merupakan nama salah satu jenis makanan dari Tiongkok, bentuknya seperti mi namun lebih tipis. Dal...
26/08/2022

BIHUN

Bihun atau mihun merupakan nama salah satu jenis makanan dari Tiongkok, bentuknya seperti mi namun lebih tipis. Dalam bahasa Inggris disebut rice vermicelli atau rice noodles atau rice sticks. Bihun berasal dari bahasa Tionghoa, yaitu “Bi” artinya beras dan “hun” artinya tepung. Bahan baku bihun sendiri terbuat dari tepung beras. Makanan tersebut sangat terkenal dari negara Tiongkok dan Asia Selatan, seperti India.

BIHUN merupakan salah satu alternatif pengganti nasi. Memiliki tekstur yang lembut dan kenyal, makanan serupa mi ini terbuat dari tepung beras atau tepung jagung. Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa bihun merupakan makanan yang tak punya nilai gizi. Benarkah?

Spesialis gizi klinis, DR dr Samuel Oetoro, MS, SpGK menyebutkan bahwa bihun memiliki kadar nutrisi yang tak kalah penting.
"Bihun masuk ke dalam daftar makanan yang sarat karbohidrat. Disebut bahwa 90 persen kandungan bihun adalah karbohidrat, sisanya vitamin A, dan B. Semua vitamin yang ada di beras," ujarnya.

Selama porsinya masih terkontrol. Misalnya jadikan si bihun sebagai makanan pokok bukan sebagai lauk. Ingat, si bihun ini karbo juga. Apalagi konsumsi bihun dengan nasi jadi double karbo.
"Fakta. Karena bihun dan mi sama-sama terbuat dari bahan karbo. Namun mi lebih berpotensi membuat gemuk karena dalam pembuatanya biasanya ditambahkan telur."

Sekarang di Nasi Goreng Rempah BK Gajahan ada menu Bihun Goreng dan Bihun Rebus.

Untuk pesan online silakan klik disini :
GoFood --> https://bit.ly/3qqyXj9
GrabFood --> https://bit.ly/3hbuCNI
ShopeeFood --> https://bit.ly/3iXVhO0

Nasi Goreng Rempah BK Gajahan
(Aroma Rempah Racikan Simbah)
Jl. Ibu Pertiwi No.23 Gurawan, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah
Maps : https://g.page/nasgorrempahgajahan

MASUK ANGINIstilah masuk angin sebenarnya tidak ada dalam dunia medis. Namun, masyarakat awam di Indonesia sering menggu...
24/08/2022

MASUK ANGIN

Istilah masuk angin sebenarnya tidak ada dalam dunia medis. Namun, masyarakat awam di Indonesia sering menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan kondisi tubuh yang mengalami gejala-gejala, seperti rasa tidak enak badan, panas-dingin, pusing, nyeri otot dan sendi, lemas, dan sebagainya.

Masuk angin juga ditandai dengan gejala, seperti sakit kepala, nyeri otot, nafsu makan menurun, mudah lelah, sakit perut, sering buang angin, dan diare.

Penyebab masuk angin umumnya karena kondisi tubuh tidak fit saat terlalu lelah atau kerja berlebihan, kurang asupan bergizi lengkap dan seimbang, atau kurang tidur. Selain itu, orang juga rawan terkena masuk angin saat perubahan cuaca atau di musim pancaroba.

Melansir berbagai sumber dan pengalaman pribadi, berikut 5 cara menghilangkan masuk angin dengan cepat tanpa obat:
1. Banyak istirahat.
Anda yang sedang masuk angin membutuhkan banyak istirahat agar kondisi kesehatan lekas pulih.

2. Banyak minum air putih.
Minum banyak air putih untuk mencegah dehidrasi. Kumur dengan larutan air garam untuk mengurangi sakit tenggorokan.

3. Konsumsi seduhan rempah.
Terkadang, masuk angin disertai gejala sakit kepala dan hidung tersumbat.
Untuk membantu mengatasinya, Anda bisa mengonsumsi makanan pedas yang mengandung cabai atau rempah-rempah.

4. Konsumsi makanan bergizi.
Konsumsi suplemen, terutama yang mengandung vitamin C. Hal ini dapat membantu kerja sistem imunitas tubuh dalam melawan penyakit.

5. Kerokan.
Ternyata, kerokan sebagai metode pengobatan rumahan untuk mengatasi masuk angin bukan mitos belaka, meski masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya secara ilmiah. Saat tubuh dikerok, sirkulasi pada jaringan lunak di area tubuh yang mengalami kerokan terangsang, sehingga aliran darah pada bagian tersebut menjadi lancar. Tidak hanya itu, kerokan dipercaya membantu mengobati peradangan dan memperbaiki metabolisme yang sering memicu munculnya masalah kesehatan tertentu.
Setelah tubuh dikerok, maka akan muncul warna kemerahan dan seperti memar. Jika disentuh, area yang mengalami kerokan terasa lebih hangat dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya, sehingga tubuh akan terasa lebih relaks. Cara ini disinyalir aman dan tidak menimbulkan adanya efek samping yang membahayakan tubuh.

Dan kami dapat membantu anda yang sedang masuk angin sesuai dengan nomer 3.
Kami menyediakan makanan yang mengandung rempah-rempah. Bisa bakmi rebus rempah atau cap cay rebus rempah.

Setelah kerokan silakan mengkonsumsinya dalam keadaan panas dan minum wedang jahe. Kemudian istirahatlah.
Mudah-mudahan setelah istirahat badan akan terasa enak.

Untuk pesan online silakan klik disini :
GoFood --> https://bit.ly/3qqyXj9
GrabFood --> https://bit.ly/3hbuCNI
ShopeeFood --> https://bit.ly/3iXVhO0

Lagi masuk angin ingat Nasi Goreng Rempah BK Gajahan

Nasi Goreng Rempah BK Gajahan
(Aroma Rempah Racikan Simbah)
Jl. Ibu Pertiwi No.23 Gurawan, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah
Maps : https://g.page/nasgorrempahgajahan

FALSAFAH R .RONGGO WARSITO *MONGGO DIPUN WAOS  SAE SANGET*     *Manungso kuwi*       *dititah podho,*        *Nanging ye...
08/08/2022

FALSAFAH R .RONGGO WARSITO
*MONGGO DIPUN WAOS SAE SANGET*

*Manungso kuwi*
*dititah podho,*
*Nanging yen*
*masalah bondo*
*dijatah bedo*

*Mulo menungso*
*iku wajibe*
*mung upoyo*
*karo ndungo*

*Entuk rejeki sepiro*
*atine sing nrimo*
*Ora usah meri karo*
*konco*

*sak podho-podho*
*Akeh wong*
*stres*
*Mergo uripe ora*
*beres... !*

*Rino wengi mung*
*mburu dunyo*
*Njur lali karo*
*agomo*

*Ojo podho*
*nggresulo*
*mundhak gelis*
*tuwo,*

*Wong yen nrimo*
*uripe dowo*
*Wong suloyo*
*uripe rekoso...*

*Wong sing*
*sabar, rejekine*
*bakal jembar.*

*Wong yen*
*ngalah, uripe*
*bakal barokah.*

*Sopo sing*
*jujur, uripe bakal*
*makmur.*

*Sopo sing*
*tlaten,*
*tembe mburi*
*bakal panen.*

*Wong sing*
*sombong,*
*Amale*
*bakal kobong*

*Mumpung isih*
*urip,*
*Ngibadaho*
*kanti tertib.*

*Ngelingono yen*
*wes mati,*
*Ora bakal iso*
*bali.*

*Mumpung isih*
*waras,*
*Ibadaho kanti*
*ikhlas.*

*Mumpung isih*
*longgar,*
*Ibadaha kanti*
*sabar.*

*Ngelingono*
*yen wis loro*
*Ora biso*
*opo-opo*

*Ngelingono yen*
*Wis Repot*
*Ibadah rasane*
*Abot.*

*Ngelingono yen*
*Ngeleh*
*Mangano sego goreng*
*Neng BK Gajahan*

*Ora doyan*
*Sego goreng*
*Ono mie godog*
*Utowo Cap Jay*

*Ora iso teko*
*Ojo gelo*
*Iso pesen*
*Seko Ojol*

*Pungkasane sopo lan opo wae awakmu ,mulå OJO DUMEH, ojo Adigang, Adigung Adiguno mung amargo sugih bondo,*

Nasi Goreng Rempah BK Gajahan
Aroma Rempah Racikan Simbah
Gurawan, Pasar Kliwon, Solo

Mindset & Mental Pedagang..Yang NamanyaUsaha atau mulai USAHA..jangan takut klo ngga laku...Takut Rugi takut resiko & se...
03/08/2022

Mindset & Mental Pedagang..

Yang Namanya
Usaha atau mulai USAHA..
jangan takut klo ngga laku...
Takut Rugi takut resiko & serba takut dll..

Justru ketakutan itu hrs dirubah
Jadi keberanian..karena ia tantangan
Jadikan ketakutan sebagai ibadah
Karena ia perjuangan & melatih kesabaran

Mental Pengusaha itu
siap untung ya siap Rugi
jika ngga siap rugi
Ngga siap resiko .
ya mohon maaf jadi pegawai saja
Karena rezeki itu Allah pergilirkan..
Agar kita bisa belajar syukur & sabar..

Tiga kondisi hrs siap
Dagangan saat sepi
Dagangan laku pas pasan
Dagangan rame booming dan meledak
( Hihi..kaya bom aja 💣💥💥)

Kemudian
Mind set nya harus
Optimis '' InsyaAlloh LAKU"..
Karena Di dunia
itu berpasang2an
Ada Susah..Ada Senang
Ada sulit.....ada mudah..
Ada Rugi.....Ada Untung
Ada Penjual ..Ada Pembeli,,,
serta besarnya Rezeki
Tergantung Besarnya Ikhtiar
dan Doa2 serta Persangkaan
pikiran2 yg bersangkutan..

Jadi buang prasangka yg buruk2
Ganti dgn prasangka yg baik2..krn bisa jdi doa.
Gimna klo ngga laku..vs gmn klo laku
Gimna klo gagal...vs gimna klo berhasil
Gimana nnti rugi..vs dgn gimna nnti laris
Gimna klo bangkrut..vs gmn nanti buka cabang

Bukankah
Persangkaan-Nya..
sesuai persangkaan hamba-Nya''
Disitulah dibutuhkan
Strategi..Kesabaran..Optimis
Kerja Keras , Keuletan
Doa2.Serta Tawakkal..
Untuk menjemput Rezeki-Nya....

Resiko itu tidaklah perlu di takuti
Tapi disiasati..dgn mau belajar
Karena di balik resiko tersimpan rezeki ...
Jangan lupa gemarlah bersedekah
Allah akan berkahkan usaha tsb.. insyaAllah

Selamat berwirausaha
Semoga sukses selalu buat anda semua..
Aamiin..

Wanita tangguh pantang mengeluh


Grab
Womanpreneur Community
BenihBaik.com
karyaperempuan.id

KIRAB KEBO BULE TRADISI PERAYAAN 1 SURO DI SOLOKeraton Kasunanan Surakarta biasanya menyambut tahun baru Islam dengan tr...
29/07/2022

KIRAB KEBO BULE TRADISI PERAYAAN 1 SURO DI SOLO

Keraton Kasunanan Surakarta biasanya menyambut tahun baru Islam dengan tradisi Kirab Kebo Bule. Perayaan malam tahun baru Islam atau 1 Muharram tahun ini jatuh pada dini hari ini tanggal 30 Juli 2022. Tanggal 1 Muharram bertepatan dengan hari pertama dalam kalender Jawa di bulan Sura atau Suro.

Kirab Kebo Bule biasa dilakukan pada malam hari, dan menjadi salah satu acara yang paling dinanti-nanti masyarakat Solo.
Kebo atau kerbau bule yang dimaksud adalah Kebo Bule Kyai Slamet yang dipercaya memiliki nilai spiritual tersendiri.

Bagaimana sejarahnya Kerbau Kyai Slamet, silakan disimak :
Kerbau Bule milik Keraton Kasunanan Surakarta ini bukan sembarang kerbau, karena hewan ini termasuk pusaka penting milik keraton. Dalam buku Babad Solo karya Raden Mas (RM) Said, leluhur kebo bule adalah hewan klangenan atau kesayangan Paku Buwono II, sejak istananya masih di Kartasura, sekitar 10 kilometer arah barat keraton yang sekarang.
Menurut seorang pujangga kenamaan Keraton Kasunanan Surakarta, Yosodipuro, leluhur kerbau dengan warna kulit yang khas, yaitu bule (putih agak kemerah-merahan) itu, merupakan hadiah dari Kyai Hasan Beshari Tegalsari Ponorogo kepada Paku Buwono II, yang diperuntukkan sebagai cucuk lampah (pengawal) dari sebuah pusaka keraton yang bernama Kyai Slamet saat beliau pulang dari mengungsi di Pondok Tegalsari ketika terjadi pemberontakan pecinan yang membakar Istana Kartasura.

Sekadar catatan, sampai sekarang pihak keraton tidak pernah bersedia menjelaskan apa bentuk pusaka Kyai Slamet ini.
“Karena bertugas menjaga dan mengawal pusaka Kyai Slamet, maka masyarakat menjadi salah kaprah menyebut kebo bule ini sebagai Kebo Kyai Slamet,’’ kata Wakil Pengageng Sasono Wilopo Keraton Surakarta, Kanjeng Raden Aryo (KRA) Winarno Kusumo.

Konon, saat Paku Buwono II mencari lokasi untuk keraton yang baru, tahun 1725, leluhur kebo-kebo bule tersebut dilepas, dan perjalanannya diikuti para abdi dalem keraton, hingga akhirnya berhenti di tempat yang kini menjadi Keraton Kasunanan Surakarta –sekitar 500 meter arah selatan Kantor Balai Kota Solo.

Bagi masyarakat Solo, dan kota-kota di sekitarnya, seperti Karanganyar, Sragen, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, dan Wonogiri, Kebo Bule Kyai Slamet bukan lagi sebagai hewan yang asing. Setiap malam 1 Sura menurut pengganggalan Jawa, atau malam tanggal 1 Muharam menurut kalender Islam (Hijriah), sekawanan kebo keramat ini selalu dikirab, menjadi cucuk lampahsejumlah pusaka keraton.
Ritual kirab malam 1 Sura itu sendiri berlangsung tengah malam, biasanya tepat tengah malam, tergantung “kemauan” dari kebo Kyai Slamet. Sebab, adakalanya kebo keramat baru keluar dari kandang selepas pukul 01.00. Kirab pusaka ini sepenuhnya memang sangat tergantung pada kebo keramat Kyai Slamet. Jika saatnya tiba, biasanya tanpa harus digiring kawanan kebo bule akan berjalan dari kandangnya menuju halaman keraton. Peristiwa ini sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Ribuan orang tumpah ruah di sekitar istana, juga di jalan-jalan yang akan dilalui kirab. Masyarakat meyakini akan mendapat berkah dari keraton jika menyaksikan kirab.
Kawanan kerbau keramat akan berada di barisan terdepan, mengawal pusaka keraton Kyai Slamet yang dibawa para abdi dalem keraton. Dan yang menarik adalah orang-orang menyikapi kekeramatan kerbau Kyai Slamet sedemikian rupa, sehingga cenderung tidak masuk akal. Mereka berjalan mengikuti kirab, saling berebut berusaha menyentuh atau menjamah tubuh kebo bule. Tak cukup menyentuh tubuh kebo, orang-orang tersebut terus berjalan di belakang kerbau, menunggu sekawanan kebo bule buang kotoran. Begitu kotoran jatuh ke jalan, orang-orang pun saling berebut mendapatkannya. Tidak masuk akal memang. Tapi mereka meyakini bahwa kotoran sang kerbau akan memberikan berkah, keselamatan, dan rejeki berlimpah. Mereka menyebut berebut kotoran tersebut sebagai sebagai tradisi ngalap berkah atau mencari berkah Kyai Slamet.

Mengapa justru kawanan kebo bule tersebut yang menjadi tokoh utama dalam tradisi ritual kirab malam 1 Sura?
Menurut Kepala Sasono Pustoko Keraton Surakarta Gusti Pangeran Haryo (GPH) Puger, kirab pusaka dan kerbau sebenarnya berakar pada tradisi sebelum munculnya Kerajaan Mataram (Islam), pada prosesi ritual wilujengan nagari. Pusaka dan kerbau merupakan simbol keselamatan. Pada awal masa Kerajaan Mataram, pusaka dan kerbau yang sama-sama dinamai Kyai Slamet, hanya dikeluarkan dalam kondisi darurat, yakni saat pageblug (wabah penyakit) dan bencana alam.
”Pusaka dan kerbau ini diharapkan memberi kekuatan kepada masyarakat. Dengan ritual kirab, Tuhan akan memberi keselamatan dan kekuatan, seperti halnya Ia memberi kekuatan kepada pusaka yang dipercaya masyarakat Jawa memiliki kekuatan,” ungkapnya.

Sementara sejarawan dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo, Sudarmono, menuturkan, selain dekat dengan kehidupan petani, sosok kerbau memang banyak mewarnai sejarah kerajaan di Jawa. Semasa Kerajaan Demak, misalnya, seekor kerbau bernama Kebo Marcuet mengamuk dan tak ada satu prajurit pun yang bisa mengalahkannya. Karena meresahkan, kerajaan menggelar sayembara: barang siapa mampu mengalahkannya akan diangkat menjadi senopati.

Secara mengejutkan, Jaka Tingkir atau Mas Karebet mampu mengalahkan Kebo Marcuet dengan tongkatnya. Mas Karebet kemudian mempersunting putri Raja Demak Sultan Trenggono, dan akhirnya mengambil alih kekuasaan.
”Jaka Tingkir sebenarnya keturunan Kebo Kenongo, Raja Pengging Hindu yang dikalahkan Kerajaan Demak. Pemindahan kekuasaan dari Demak ke Pajang, yang dekat Pengging, adalah upaya Joko Tingkir mengembalikan pengaruh kekuasaan kerajaan ke pedalaman yang sarat tradisi agraris,” katanya.

Dari sejarah itu, lanjut Sudarmono, kerbau selalu dijadikan alat melegitimasi kekuasaan kerajaan. ”Dalam budaya agraris, kerbau simbolisasi kekuatan petani. Sosok kerbau dihadirkan dalam kirab, yang diikuti abdi dalem dan rakyat, sebenarnya ingin menunjukkan legitimasi keraton atas rakyatnya yang sebagian besar petani.”

Kemunculan kebo bule Kyai Slamet dalam kirab, kata Sudarmono, adalah perpaduan antara legenda dan sage (cerita rakyat yang mendewakan binatang). Dalam pendekatan periodisasi sejarah, sosok kebo bule ditengarai hadir semasa Paku Buwono (PB) VI pada abad XVII. PB VI merupakan raja yang dianggap memberontak kekuasaan penjajah Belanda dan sempat dibuang ke Ambon.
”Meski PB VI dibuang ke Ambon, namun semangat pemberontakan dan keberaniannya menghidupi rakyatnya. Dalam peringatan naik takhta, sekaligus pergantian tahun dalam penanggalan Jawa malam 1 Sura, muncul kreativitas menghadirkan sosok kebo bule yang dipercaya sebagai penjelmaan pusaka Kyai Slamet dalam kirab pusaka,” tambah Sudarmono.

Keraton Surakarta tidak pernah menyatakan tlethong (kotoran) kerbau bisa mendatangkan berkah. ”Kalau tlethong dianggap menyuburkan sawah karena dapat dibuat pupuk, itu masih diterima akal. Namun kami memahami ini sebagai cara masyarakat menciptakan media untuk membuat permohonan. Mereka sekadar membutuhkan semangat untuk bangkit.”
Saat ini kebo bule keraton berjumlah 12 ekor. Namun kebo bule yang dipercaya sebagai keturunan asli Kyai Slamet sendiri hingga saat ini hanya tersisa enam ekor. Mereka adalah Kiai Bodong, Joko Semengit, Debleng Sepuh, Manis Sepuh, Manis Muda, dan Debleng Muda. Yang menjadi pemimpin kirab biasanya adalah Kyai Bodong, karena dia sebagai jantan tertua keturunan murni Kyai Slamet. Disebut keturunan murni, karena mereka dan induk-induknya tidak pernah berhubungan dengan kerbau kampung.”
Kyai Bodong sendiri memiliki adik laki-laki yang diberi nama Kyai Bagong. Namun, kata Winarno, kerbau tersebut sekarang ini berada di kawasan Solo Baru, Sukoharjo, dan dengan alasan yang enggan disebutkan, kebo bule itu tidak bisa dibawa pulang ke Keraton Surakarta.

Sejak dulu, sekawanan kebo keramat tersebut memang memiliki banyak keunikan. Kawanan kerbau ini, misalnya, sering berkelana ke tempat-tempat jauh untuk mencari makan, tanpa diikuti abdi dalem yang bertugas menggembalakannya. Mereka sering sampai ke Cilacap yang jaraknya lebih 100 km dari Solo, atau Madiun di Jawa Timur. Namun anehnya, menjelang Tahun Baru Jawa, yakni 1 Sura atau 1 Hijriah, mereka akan kembali ke keraton karena akan mengikuti ritual kirab pusaka.

Malam 1 Sura sangat berarti bagi orang Jawa, karena tidak saja memiliki dimensi fisik perubahan tahun, namun juga mempunyai dimensi spiritual. Sebagian masyarakat Jawa yakin, bahwa perubahan tahun Jawa menandakan babak baru dalam tata kehidupan kosmis Jawa, terutama kehidupan masyarakat agraris. Peran kebo bule Kyai Slamet adalah sebagai simbol kekuatan yang secara praktis digunakan sebagai alat pengolah pertanian, sumber mata pencaharian hidup bagi orang-orang Jawa.

“Kyai Slamet adalah sebuah visi Raja. Secara harfiah, visi Keraton Surakarta, yaitu ingin mewujudkan keselamatan, kemakmuran, dan rasa aman bagi masyarakatnya,” ujar Winarno.

Begitulah asal mula dari acara kirab kebo bule.

Dan untuk tahun ini adalah yang pertama diselenggarakan setelah masa Pandemi Covid-19. Jadi sambil nunggu waktunya Kirab Kebo Bule bisa jajan dulu di Nasi Goreng Rempah BK Gajahan, karena sekitar 50 meter sebelah timur dari Alun-alun Selatan. Dan apabila tidak sempat mampir bisa order lewat GoFood, GrabFood dan ShopeeFood.

Sumber:
dari berbagai sumber

Untuk online bisa dipesan disini :
GoFood --> https://bit.ly/3qqyXj9
GrabFood --> https://bit.ly/3hbuCNI
ShopeeFood --> https://bit.ly/3iXVhO0

Nasi Goreng Rempah BK Gajahan
(Aroma Rempah Racikan Simbah)
Jl. Ibu Pertiwi No.23 Gurawan, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah
Maps : https://g.page/nasgorrempahgajahan

SEBAIKNYA ANDA TAHUBumbu/resep mungkin bisa sama karena sudah banyak resep2 nasi goreng di share di sosial media. Tapi y...
07/07/2022

SEBAIKNYA ANDA TAHU

Bumbu/resep mungkin bisa sama karena sudah banyak resep2 nasi goreng di share di sosial media. Tapi yang membedakan dengan nasi goreng kami ada di rasa rempahnya. Aroma rempah kami begitu khas, karena memang merupakan Racikannya Simbah.

Selain rasa rempahnya, yang tak kalah pentingnya yaitu pemanasan pada saat memasaknya. Besarnya api perlu diperhatikan agar matengnya pas dan bumbunya merasuk ke makanan.

Penasaran.....

Silakan dicoba nasi goreng kami.....

Nasi Goreng Rempah BK Gajahan
(Aroma Rempah Racikan Simbah)
Jl. Ibu Pertiwi No.23 Gurawan, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah
Maps : https://g.page/nasgorrempahgajahan

Semua bisa dipesan disini :
GoFood --> https://bit.ly/3qqyXj9
GrabFood --> https://bit.ly/3hbuCNI
ShopeeFood --> https://bit.ly/3iXVhO0

Pasar Rakyat Solo Raya20 Mei - 19 Juni 2022Setelah 3 tahun dihantam pandemi covid-19 akhirnya tahun ini bisa terselengga...
27/05/2022

Pasar Rakyat Solo Raya
20 Mei - 19 Juni 2022

Setelah 3 tahun dihantam pandemi covid-19 akhirnya tahun ini bisa terselenggara lagi.
Bertempat di Alun-alun Kidul Surakarta mulai tanggal 20 Mei - 19 Juni 2022 diselenggarakan Gebyar Bazaar & Pasar Rakyat UMKM Solo Raya.
Acara berisi Wahana hiburan dan wisata belanja mulai dari Kuliner, Fashion terbaru, Otomotif, Kosmetik dan Elektronik.

Sebelum menuju ke lokasi acara sebaiknya isi perut dulu, biar anda tenang saat bermain di wahana hiburan maupun saat berbelanja.
Kira-kira 50 meter dari pintu masuk sebelah Timur Alkid ada resto yang bisa disinggahi, yaitu Nasi Goreng Rempah BK Gajahan
Silakan mampir makan dulu disini, dan sepeda motor anda bisa dititipkan di resto tersebut biar aman.
Ini sekedar saran biar anda nyaman.

Nasi Goreng Rempah BK Gajahan
Aroma Rempah Racikan Simbah
Jl. Ibu Pertiwi No.23 Gurawan, Pasar Kliwon, Solo
Maps : https://g.page/nasgorrempahgajahan

13/05/2022

Hari Jumat
Saatnya nyuci peralatan perang
Biar masaknya lancar

Nasi Goreng Rempah BK Gajahan
Aroma Rempah Racikan Simbah

Address

Jalan Ibu Pertiwi No. 23 Gurawan, Pasar Kliwon
Surakarta
57118

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Nasi Goreng Rempah BK Gajahan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Nasi Goreng Rempah BK Gajahan:

Shortcuts

Share

Category