23/06/2026
Kecipratan pahala.
Ssbagian orang mengira pahala itu kayak air, siapapun berada disebelah orang soleh, maka dia kecipratan pahalanya, walaupun dianya sedang mabok atau bermaksiat lainnya.
Bahkan sebagian mereka berwasiat agar dikuburkan dekat masjid, bahkan fi halaman atau dalam masjid, dengan anggapan agar ia kecipratan pahala semua yang beribadah di masjid tersebut.
Kawan! Alih alih kecipratan pahala, dosa besar yang dia dapat, karena ia telah membuka pintu kultus terhadap dirinya.... lambat laun akan ada orang yang ngalap berkah atau berdoa kepadanya.
Rasulullah shallallahu alaihi
a sallam bersabda:
((ألَا وإنَّ مَن كانَ قَبْلَكُمْ كَانُوا يَتَّخِذُونَ قُبُورَ أنْبِيَائِهِمْ وصَالِحِيهِمْ مَسَاجِدَ، ألَا فلا تَتَّخِذُوا القُبُورَ مَسَاجِدَ، إنِّي أنْهَاكُمْ عن ذلكَ ) (رواه إبن ابي شيبة)
“Ketahuilah, sesungguhnya orang-orang sebelum kalian telah menjadikan kuburan Nabi-nabi mereka serta orang-orang sholeh sebagai masjid. Maka, janganlah kalian menjadikan kuburan sebagai tempat ibadah. Karena sesungguhnya aku melarang kalian melakukan hal tersebut”. (Ibnu Abi Syaibah)
Pada hadits lain beliau bersabda:
إِِنَّ مِنْ شِرَارِ النَّاسِ مَنْ تُدْرِكُهُ السَّاعَةُ وَهُمْ أَحْيَاءٌ وَمَنْ يَتَّخِذُ الْقُبُورَ مَسَاجِدَ)) (رواه إبن حبان و إبن خزيمة
“Sesungguhnya diantara manusia terburuk adalah yang orang yang hidup di saat hari kiamat bangkit. Dan orang yang menjadikan kuburan sebagai masjid/tempat sujud”.( Ibnu Khuzaimah & Ibnu Hiban)