03/03/2026
HAMPIR KUALAT
Nyonya Besar mulai curiga setiap kali suaminya bilang pergi dinas luar kota, malamnya terdengar suara mencurigakan dari kamar Inem, si pembantu, dan Suatu malam, saat Tuan Besar pamit keluar kota, Nyonya mendadak berkata pada inem
Nyonya : "Nem, malam ini Ibu tidur di kamarmu. Kamu di sofa."
Kemudian inem pun porotes
Inem : “Lho nya, kenapa?”
Nyonya : “udah, kamu Jangan banyak tanya, kalo ga mau saya pecat!”
Mendengar itu Inem pun pasrah. Tengah malamnya, pintu kamar inem yang gelap pun terbuka. Seorang pria masuk. Nyonya yang siap membongkar perselingkuhan suaminya hanya diam tak bersuara, dia ingin tau sampai sejauh mana suaminya beraksi, dia hanya menikmati serangan suaminya yang ternyata lebih hebat saat bermain sama dia.
Besoknya, ia kembali tidur di kamar Inem. Kejadian serupa terulang. Malam kedua pun begitu—bahkan lebih dahsyat.
Malam ketiga, saat si Nyonya minta tidur di kamar pembantu lagi, Inem akhirnya angkat suara
Inem : "Maaf nya, Inem nggak mau ngalah lagi!"
Mendengar pembantunya melawan, si Nyonya pun marah
Nyonya : “Heh, Kamu yang rebut laki gue, masih berani bantah?”
Inem : "Bukan nya, Nyonya salah paham. Sebenernya, Malam pertama saat Nyonya tidur di kamar inem, yang masuk itu bukan suami Nyonya, tapi si Joko, tukang kebun yang badan nya gagah itu. Terus Malam Kedua itu si Mustafa, supir keturunan Arab. Nah... malam ini saya ga mau di gantiin lagi sama Nyonya, takutnya kualat Nyonya
Nyonya : “Apa? Gila juga kamu ya? Memang nya malam ini giliran siapa?!”
Inem : “Malam ini giliran doni nya, anak Nyonya sendiri!”
Nyonya : ??? # # #@@!!!😱😱😱