17/04/2024
Sekian abad, mintu tidak membagikan unggahan untuk Sobat Wastu sekalian.
PADA KANGEN BACAβ CERITA TENTANG WASTU NGGAK NIH?!
Yang kali ini, kedatangannya juga senantiasa ngangenin. Ada Kak Rira π«Άπ½π₯°π₯ yang khas dengan sapaan hangat dan enerjiknya kala mampir. Katanya, dia juga merasakan βkehangatanβ di Wastu. Affah iya? Selamat membaca β¨
βPertama kali datang ke Wastu, saya diajak salah seorang sobat Wastu, Niel, yang bercerita bahwa Jono-Apeng bekerja sebagai barista.
Beberapa kali datang, saya diketemukan dengan orang-orang baru yang super-duper baik. Suasana yang tercipta, adem ayem. Maka dari itu, Wastu saya jadikan sebagai tempat mengerjakan skripsi (walaupun banyakan ngobrolnya sama temen-temen klo di sana hehehe). Sampai detik ini pun, Wastu juga saya jadikan sebagai βjujuganβ untuk santai-santai.
Mau ngapain aja di Wastu bisa. Mau lebih tau tentang beans dan cara milih yang bagus? Langsung hubungi mas Lapangan Mrican alias Mas REALino. Jamming + gitaran? Wah bisa banget! Belajar bikin minuman-latte bisa, langsung hubungi barista ganteng-cantiknya Wastu. Mau laptop-an, available tempatnya. Rapat panitia juga oke banget. Pokoknya, kalau kesini, rasanya kayak βrumahβ.
Kesimpulan tentang Wastu dalam sekalimat adalah
βSebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.β (Mat 18:20)β
Jadi, buat kamu yang mencari tempat untuk menghangatkan badan (dengan caffe latte) dan hati (dengan berbagi cerita),
SINI MAIN WASTU SAMA KAK RIRA!!!! πβ¨