09/06/2013
KARENA AKU SEORANG PENGUSAHA
Ketika orang lain baru mulai bekerja, aku sudah menyelesaikan 1/4 dari pekerjaanku hari itu. Tetapi ketika orang lain selesai dengan pekerjaannya, aku baru menyelesaikan 3/4 dari pekerjaanku.
Aku bekerja 2 kali lebih banyak dari yang dilakukan orang lain, bukan karena ada yang menyuruhku melakukannya. Bukan p**a karena aku harus melakukannya, tetapi karena aku memang senang melakukannya.
Ketika akhir bulan tiba, orang-orang lain yang bekerja umumnya gembira menerima upah dari pekerjaannya. Aku pun gembira, bukan karena menerma upah dari pekerjaanku tetapi karena aku masih mampu membayar pah para pekerja.
Ketika segala sesuatunya tidak berjalan semestinya, orang lain bisa menyalahkan atasannya , bisa menyalahkan sistem, bisa menyalahkan pasar, bisa menyalahkan krisis, dan bahkan bisa menyalahkan cuaca. Tidak demikian denganku, THE BUrK STOPS HERE_NOBODY ELSE TO BLAME, semua masalah menjadi tanggung jawabku, tidak ada orang lain yang patut disalahkan.
Ketika orang lain melihat masalah disekitar mereka, aku melihatnya peluang untuk diatasi. Ketika orang lain melihat sampah, aku melihatnya bahan baku untuk industri.
Ketika orang lain sibuk menabung karena berlebihan uang mereka, aku jusa sibuk mencari solusi bagaiman mendanai berbagai ide usaha.
Ketiak orang lain berlibur adalah berlibur, tidak ada yang boleh mengganggunya. Kadang aku pun berlibur tetapi bukan untuk berlibur. Aku mencari peluang dengannya.
Ketika istri-istri orang lain sibuk mengelola penghasilan para suami mereka, istriku pun sibuk. Bukan untuk mengelola penghasilanku, tetapi untuk ikut berusaha dan menjaga agar orang lain tetap bisa bekerja.
Satu demi satu usaha aku rintis. Bukan karena aku ingin terus bertambah kaya, karena memang ternyata tidak semuanya berbuah hasil. Tetapi karena aku memang senang melakukannya, untuk tetap bisa berbuat adil.
Aku tahu domainku hanya untuk berusaha dan bekerja dengan senang. Masalah hasil adalah domain dan kuasa dari Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Aku hanyalah pelaku, Dia-lah Sang Pelaku.(InspiringOne_Muhaimin_Iqbal)