Rina Wonogiri

Rina Wonogiri Akun halaman Rina Rina

Lain daerah memang lain makanan khasnya, kali ini daerah tempat ane tinggal, wonogiriwonogiri, kota kecil perbatasan, pa...
13/04/2016

Lain daerah memang lain makanan khasnya, kali ini daerah tempat ane tinggal, wonogiri

wonogiri, kota kecil perbatasan, para orang kota mengenalnya dengan KOTA gaplek, plus kota juragan mie ayam dan bakso

bakso dan mie ayam terlanjur identik dengan wonogiri
kalau di daerah mas bro n mbak sist sekalian makanan khasnya apa ya? monggo di share,
Mampir juga di warung bakso dan mie ayam sy di kalidoro yah gan..

REJEKI BANYAK BENTUKNYAKemarin hujan mulai jam 9 pagi, seorang tukang rujak numpang berteduh di teras ruko saya.Masih pe...
31/03/2016

REJEKI BANYAK BENTUKNYA

Kemarin hujan mulai jam 9 pagi, seorang tukang rujak numpang berteduh di teras ruko saya.

Masih penuh gerobaknya, buah-buah tertata rapi. Kulihat beliau membuka buku kecil, rupanya Al Quran. Beliau tekun dengan Al-Qurannya. Sampai jam 10 hujan blm berhenti.

Saya mulai risau karena sepi tak ada pembeli datang.

Saya keluar memberikan air minum.

“Kalau musim hujan jualannya repot juga ya, Pak… ” .. “Mana masih banyak banget.”

Beliau tersenyum, “Iya bu.. Mudah-mudahan ada rejekinya.. .” jawabnya.

“Aamiin,” kataku.

“Kalau gak abis gimana, Pak?”. tanyaku.

“Kalau gak abis ya risiko, Bu.., kayak semangka, melon yang udah kebuka ya kasih ke tetangga, mereka juga seneng daripada kebuang. kayak bengkoang, jambu, mangga yang masih bagus bisa disimpan. Mudah-mudahan aja dapet nilai sedekah,” katanya tersenyum.

“Kalau hujan terus sampai sore gimana, Pak?” tanyaku lagi.

“Alhamdulillah bu… Berarti rejeki saya hari ini diizinkan banyak berdoa. Kan kalau hujan waktu mustajab buat berdoa bu…” Katanya sambil tersenyum.

“Dikasih kesempatan berdoa juga rejeki, Bu…”

“kalau gak dapet uang gimana, Pak?” tanyaku lagi.

“Berarti rejeki saya bersabar, Bu… Allah yang ngatur rejeki, Bu… Saya bergantung sama Allah.. Apa aja bentuk rejeki yang Allah kasih ya saya syukuri aja. Tapi Alhamdulillah, saya jualan rujak belum pernah kelaparan.

“Pernah gak dapat uang sama sekali, tau tau tetangga ngirimin makanan. Kita hidup cari apa Bu, yang penting bisa makan biar ada tenaga buat ibadah dan usaha,” katanya lagi sambil memas**an Alqurannya ke kotak di gerobak.

“Mumpung hujannya rintik, Bu… Saya bisa jalan ..Makasih yaa ,Bu…”

Saya terpana… Betapa malunya saya, dipenuhi rasa gelisah ketika hujan datang, begitu khawatirnya rejeki materi tak didapat sampai mengabaikan nikmat yang ada di depan mata.

Saya jadi sadar bahwa rizki hidayah, dapat beribadah, dapat bersyukur dan bersabar adalah jauh…jauh lebih berharga daripada uang, harta dan jabatan…
===========================

Suatu hari di dalam pesawat terbang dari Jakarta menuju Bali ada tiga orang penumpang, seorang anggota pramuka, seorang ...
11/03/2016

Suatu hari di dalam pesawat terbang dari Jakarta menuju Bali ada tiga orang penumpang, seorang anggota pramuka, seorang Nenek dan seorang anggota dewan. Tiba-tiba terdengar suara pilot lewat pengeras suara.
Pilot : "Dalam beberapa detik pesawat kita akan jatuh. Kita hanya punya tiga parasut. Saya telah mengambil satu, karena saya harus melaporkan kecelakaan ini."
Sang pilot bergegas meloncat dari pesawat. melihat hal itu, Anggota dewan buru-buru mengambil satu sebuah parasut yang ada di dekatnya.
Anggota Dewan : "Saya perlu menyelamatkan diri, Sebab saya
bertugas menghadiri salah satu sidang RUU."
Anggota dewan tersebut langsung terjun menyusul sang pilot.
Nenek pun berkata ke si pramuka kecil :
"Cu, Saya sudah puas menjalani kehidupan ini. Sedang kamu masih harus menjalaninya. Gunakanlah parasut ini. Semoga Tuhan menyertaimu, Cu."
Anak Pramuka : "Jangan sedih nek, Kita masih punya dua parasut, yang diambil anggota dewan tadi adalah ransel saya."

Wkwkkwk...
Jangan lupa mampir jajan bakso ya juragan... hari ini buka,.

Putri dan Semangkuk BaksoOleh Andrie Wongso:Dikisahkan, biasanya di hari ulang tahun Putri, ibu pasti sibuk di dapur mem...
09/03/2016

Putri dan Semangkuk Bakso

Oleh Andrie Wongso:
Dikisahkan, biasanya di hari ulang tahun Putri, ibu pasti sibuk di dapur memasak dan menghidangkan makanan kes**aannya. Tepat saat yang ditunggu, betapa kecewa hati si Putri, meja makan kosong, tidak tampak sedikit pun bayangan makanan kes**aannya tersedia di sana. Putri kesal, marah, dan jengkel.

"Huh, ibu sudah tidak sayang lagi padaku. Sudah tidak ingat hari ulang tahun anaknya sendiri, sungguh keterlaluan," gerutunya dalam hati. "Ini semua pasti gara-gara adinda sakit semalam sehingga ibu lupa pada ulang tahun dan makanan kes**aanku. Dasar anak manja!"

Ditunggu sampai siang, tampaknya orang serumah tidak peduli lagi kepadanya. Tidak ada yang memberi selamat, ciuman, atau mungkin memberi kado untuknya.

Dengan perasaan marah dan sedih, Putri pergi meninggalkan rumah begitu saja. Perut kosong dan pikiran yang dipenuhi kejengkelan membuatnya berjalan sembarangan. Saat melewati sebuah gerobak penjual bakso dan mencium aroma nikmat, tiba-tiba Putri sadar, betapa lapar perutnya! Dia menatap nanar kep**an asap di atas semangkuk bakso.

"Mau beli bakso, neng? Duduk saja di dalam," sapa si tukang bakso.
"Mau, bang. Tapi saya tidak punya uang," jawabnya tersipu malu.
"Bagaimana kalau hari ini abang traktir kamu? Duduklah, abang siapin mi bakso yang super enak."

Putri pun segera duduk di dalam.
Tiba-tiba, dia tidak kuasa menahan air matanya. "Lho, kenapa menangis, neng?" tanya si abang.

"Saya jadi ingat ibu saya, bang. Sebenarnya... hari ini ulang tahun saya. Malah abang, yang tidak saya kenal, yang memberi saya makan. Ibuku sendiri tidak ingat hari ulang tahunku apalagi memberi makanan kes**aanku. Saya sedih dan kecewa, bang."

"Neng cantik, abang yang baru sekali aja memberi makanan bisa bikin neng terharu sampai nangis. Lha, padahal ibu dan bapak neng, yang ngasih makan tiap hari, dari neng bayi sampai sebesar ini, apa neng pernah terharu begini? Jangan ngeremehin orangtua sendiri neng, ntar nyesel lho."

Putri seketika tersadar, "Kenapa aku tidak pernah berpikir seperti itu?"
Setelah menghabiskan makanan dan berucap banyak terima kasih, Putri bergegas pergi. Setiba di rumah, ibunya menyambut dengan pelukan hangat, wajah cemas sekaligus lega,

"Putri, dari mana kamu seharian ini? Ibu tidak tahu harus mencari kamu ke mana. Putri, selamat ulang tahun ya... Ibu telah membuat semua makanan kes**aan Putri. Putri pasti lapar, kan? Ayo nikmati semua itu."

"Ibu, maafkan Putri, Bu," Putri pun menangis dan menyesal di pelukan ibunya. Dan yang membuat Putri semakin menyesal, ternyata di dalam rumah hadir p**a sahabat-sahabat baik serta paman dan bibinya. Ternyata ibu Putri membuatkan pesta kejutan untuk putri kesayangannya.

Teman-teman yang luar biasa,

Saat kita mendapat pertolongan atau menerima pemberian sekecil apapun dari orang lain, sering kali kita begitu senang dan selalu berterima kasih. Sayangnya, kadang kasih dan kepedulian tanpa syarat yang diberikan oleh orangtua dan saudara tidak tampak di mata kita. Seolah menjadi kewajiban orangtua untuk selalu berada di posisi siap membantu, kapan pun.

Bahkan, jika hal itu tidak terpenuhi, segera kita memvonis: yang tidak sayanglah, yang tidak mengerti anak sendirilah, atau dilanda perasaan sedih, marah, dan kecewa yang hanya merugikan diri sendiri. Maka untuk itu, kita butuh untuk belajar dan terus belajar mengendalikan diri, agar kita mampu hidup secara harmonis dengan keluarga, orangtua, saudara, dan dengan masyarakat lainnya.

======================

Sahabat bakso lovers, besok hari slasa tanggal 28 kami mulai buka kembali setelah libur 2 minggu (mudik)...
Jangan lupa mampir yah gan..

Humor Edisi siang ================================Ada 3 Zombie sedang adu kekuatan!Zombie 1: “Ayo kita lomba, siapa yang...
09/03/2016

Humor Edisi siang
================================

Ada 3 Zombie sedang adu kekuatan!
Zombie 1: “Ayo kita lomba, siapa yang paling cepat dan banyak meminum darah, dia yang menang!”
Zombie 2: “Boleh, Kapan? Di mana?”
Zombie 3: “Sekarang!”
Giliran Zombie 1 tiba! dengan secepat kilat ia pergi dan 1 menit kemudian ia kembali dengan mulut mengucurkan darah.
Zombie 1: “Kalian lihat kump**an sapi itu?”
Zombie 2 dan 3: “Lihat, kenapa?”
Zombie 1: “Semuanya telah mati!”
Zombie 2 dan 3: “Wah hebat kamu!”
Giliran Zombie 2 tiba, dengan secepat kilat ia pergi dan 30 detik kemudian ia kembali dengan mulut mengucurkan darah!
Zombie 2: “Kalian lihat kota itu?”
Zombie 1 dan 3: “Lihat, kenapa?”
Zombie 2: “Semua penduduknya telah mati!”
Zombie 1 dan 3: “Hebat sekali kamu!”
Giliran Zombie 3 yang terakhir, ia pergi dengan secepat kilat, 2 detik kemudian ia kembali, dengan mulut mengucurkan darah.
Zombie 3: “Kalian lihat tiang listrik itu?”
Zombie 1 dan 2: (Heran) “Lihat, kenapa?”
Zombie 3: “SIALAN TU TIANG!..GW GA LIAT..”

Zombie yang baca postingan Senyum senyum...

Wkwkwkkwk

Abang Penjual Bakso dan Tukang Becak=================================~                                                  ...
09/03/2016

Abang Penjual Bakso dan Tukang Becak
=================================
~ ~
Tukang becak yang sedang kelelahan dan
kelaparan mampir ke tukang bakso, dia
bertanya pada tukang bakso “Berapa
semangkok Mang ?”, tukang bakso
menjawab “3000 semangkok”. Kemudian
tukang becak berbicara lagi “2000 lah sama
teman sendiri”, akhirnya tukang bakso
setuju, “baiklah” jawabnya.
Setelah diantarkan ke meja si tukang becak,
tukang becak langsung berkata “mana
mienya…” tukang bakso pun menjawab
“2000 tidak pakai mie”. Dengan muka yang
murung si tukang becak hanya bisa diam
membisu sambil makan bokso.
Keesokanya tukang bakso pergi ke pasar,
dia habis dari membeli mie dan p**ang ingin
naik becak. Si tukang bakso bertanya pada
tukang becak yang kemaren mampir di
warung baksonya untuk makan bakso, dia
bertanya “Antarkan saya ke jalan semangka,
berapa bayarnya”, si tukang becak
menjawab “2000″, “mahal sekali” jawab
tukang bakso”, “1000 lah” si tukang bakso
menawar, tukang becak berpikir sejenak
dan menjawab “baiklah”.
Diantarkannya lah si tukang bakso ke jalan
semangka, si tukang becak mendayung
becaknya dengan sangat kencang, sehingga
membuat si tukang bakso menjadi cemas,
kecemasannya malah semakin jadi saat jalan
turun tebing. Tukang bokso dengan
cemasnya langsung berkata “rem… rem…
mang”, si tukang becak dengan cepatnya
menjawab “1000 tidak pakai rem”. Si
tukang bakso hanya bisa terdiam dengan
rasa cemas, karena takut becak si tukang
becak terbalik atau malah masuk jurang.
----TAMAT----
Begitulah Ceritanya...

Jangan lupa mampir ke kios bakso Mbak Rina di Kalidoro ya...

Kuahnya aja enak gan, ampe habis.. hehe,,,  Bakso n mie ayam lovers kota PATI ayo merapat ke TKP.. hari ini masih buka.....
06/03/2016

Kuahnya aja enak gan, ampe habis.. hehe,,, Bakso n mie ayam lovers kota PATI ayo merapat ke TKP.. hari ini masih buka...

Mangkuk ayam merah ini ternyata bukanlah buatan hasil asli Indonesia.Dream - Anda penyuka bakso, mie ayam dan jajanan be...
05/03/2016

Mangkuk ayam merah ini ternyata bukanlah buatan hasil asli Indonesia.

Dream - Anda penyuka bakso, mie ayam dan jajanan berkuah lainnya? Jika iya, maka tentu tak akan asing dengan wadah bergambar ayam merah.

Kepopuleran mangkuk ini rupanya sejak zaman dahulu kala. Bahkan sejak zaman nenek atau kakek anda semasih muda dahulu. Mangkuk ayam merah semakin dikenal berkat salah satu brand penyedap rasa Indonesia menjadikan mangkuk ini sebagai hadiah bila membeli penyedap rasa dalam jumlah banyak.

Tahukah anda, mangkuk ayam merah ini ternyata bukanlah buatan asli Indonesia. Bila anda memperhatikan betul tulisan yang tertera dibawah mangkuk berwarna hitam bertuliskan 'Made in Cina'.

Warna mangkuk yag sederhana begitu mudah diingat, latar mangkuk didominasi warna putih dan sedikit gambar bunga beserta daunnya dan tak ketinggalan ayam merah dengan jengger warna hitam persis ayam khas asal Cina.

Mangkuk yang memiliki diameter atas 16,5 cm, diameter bawah 9 cm dan tinggi 6 cm tersebut juga telah lama digunakan oleh bangsa Cina kuno, tepatnya di masa Dinasti Ming.

Namun banyak juga di antara para peneliti yang berpendapat bahwa mangkuk ini berasal dari Negeri Gajah Putih, Thailand. Dikatakan bahwa ayam merah itu disebut ayam hutan Gallus gallus yang telah lama diternak dan dibudidaya sejak 8000 SM.

Dan pada 5300 - 4300 SM, telah ditemukan artefak atau fosil ayam Gallus gallus di Cina. Selanjutnya menyebar ke India tepatnya di lembah Indus pada 2500 - 3000 SM. Dan yang paling terbaru ditemukan di Yunani pada tahun 409.

Dari mana si mangkuk ayam merah itu berasal, yang terpenting mangkuk tersebut banyak berjasa bagi pedagang-pedagang di Indonesia, pedagang bakso, mie ayam, soto dan jajaanan lainnya. Ayam juga menjadi hewan yang paling laris diolah menjadi masakan.

Berbagai Sumber.

05/03/2016

hobi jajan nasi goreng,, mampir disini gan.. buka jam 5 sore s/d 23wib..
TB EK JAYA (depan stadion)

pilot drone pemula s**a Cerita dan Bercerita

Hari ini buka gan.. ayo merapat ke TKP..
01/03/2016

Hari ini buka gan.. ayo merapat ke TKP..

26/02/2016

Trimakasih bagi yang sudah komentar di tautan iklan ini....

Akun halaman Rina Rina

22/02/2016

Warung Nasi Goreng Mas Win Depan Stadion Joyo Kusumo.... alamat; TB Eka Jaya (depan stadion) utara nya klinik Asrina..
buka setiap hari jam 5 sore s/d 23 wib.
citarasa nasi goreng SOLO.....

MENU;

GORENG
GORENG
MAWUT/MAGELANGAN
GODOK
satu satunya lesehan nasi goreng yang pakai RUNNING TEXT sebagai penanda tempat di pati,,

Address

Pati
59113

Opening Hours

Monday 10:00 - 21:00
Tuesday 09:00 - 21:00
Wednesday 09:00 - 21:00
Thursday 09:00 - 21:00
Friday 09:00 - 21:00
Saturday 09:00 - 21:00
Sunday 09:00 - 21:00

Telephone

089605300634

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rina Wonogiri posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share