14/10/2021
SERI KELAPA UNGGUL
#02 Sejarah Kelapa Genjah Kopyor Pati
Banyak yang belum tahu bahwa Kabupaten Pati merupakan sentra penghasil buah kopyor genjah terbesar di Indonesia. Bahkan tidak berlebihan jika Pati disebut sebagai sentra kopyor dunia, karena di Pati khususnya di wilayah bagian utara, hampir tidak ada lahan kosong dan pekarangan tanpa pohon kelapa kopyor, dengan jumlah total populasi tahun ini lebih dari 30 ribu pohon.
Perkembangan kelapa kopyor di Pati telah ada sejak lama, terutama kelapa dalam yang tingginya belasan meter. Menurut banyak cerita telah ada sebelum kemerdekaan, bahkan sangat mungkin semasa penjajahan.
Baru pada dekade 75an, berkembang kelapa hibrida dan puyoh bantuan pemerintah yang dikemudian hari lebih populer disebut genjah, karena pohonnya pendek dan diusia 3-4 tahun sudah mulai berbuah.
Pada dekade itulah kelapa kopyor genjah Pati, mengalami penyerbukan dengan kelapa talk, kelapa tinggi, dan berkembang secara alami sebagai kelapa genjah kopyor.
Baru pada akhir tahun 1970an hingga pertengahan tahun 1980an, budidaya, pembibitan dan proses pemuliaan bibit kelapa genjah dalam skala rumah tangga namun sudah mulai komersil dilakukan masyarakat, khususnya oleh Bp. Muhtadi, ayah pemilik CV. Barokah Abadi, Tayu Wetan, Kec. Tayu. Kemudian diikuti oleh Bapak *khsan yang saat itu sebagai Kamituwo, Desa Tayuwetan yang rumahnya di depan rumah Pak Lek Muhtadi. Juga diikuti oleh Pak Sumadi sebelah Rumah )Pak Lek Muhtadi. Sejak itu kopyor berkembang luas dan menyebar hampir ke seluruh kecamatan di Pati, khususnya kecamatan Tayu, Dukuhseti, Cluwak, Gunung Wungkal dan Wedarijaksa, yang kini dikenal sebagai kecamatan-kecamatan penghasil kopyor. Sekitar tahun 2000 an kemudian bibit kopyor makin marak dibudidayakan dan menyebar hampir ke seluruh Nusantara.
Perkembangan selanjutnya pada tanggal 29 Desember 2010 telah dilepas/rilis oleh Menteri Pertanian varietas unggul dengan nama : Varietas Kelapa Genjah Coklat Kopyor, Kelapa Genjah Hijau Kopyor dan Kelapa Genjah Kuning Kopyor. Ketiga varitas tersebut memiliki kelebihan masing-masing Varietas Kelapa Genjah Coklat masong-masing jenis itu masing-masig memiliki kelebihan.
Perlu diteliti lebih dalam bahwa kebanyakan kelapa genjah coklat kopyor yang berkembang di Pati sekarang ini, tampaknya memiliki gen kelapa Raja Maluku, karena bunga calon buahnya cenderung banyak dalam satu tangkai bisa lebih 25 bluluk (pentil buah kelapa).
Demikian halnya varitas kelapa Genjah Hijau Kopyor yang lebih banyak peminatnya karena buahnya yang hijau tampak ranum menyenangkan. Sedangkan kelapa kuning, yang lebih dikenal sebagai kelapa gading ini tampil eksotik dan menarik, seolah selalu memancarkan sinar keceriaan. Karena itu varitas yang disebut terakhir ini cocok untuk taman hias, dan pemanis sudut atau halaman rumah yang sempit sekalipun.
Di sisi lain kelapa genjah kopyor Pati sangat prospek untuk dikembangkan sebagai tanaman perkebunan. Karena hingga kini baru sekitar 40% permintaan buah kopyor yang dapat dipenuh masyarakat, sementara permintaan dari tahun ke tahun terus meningkat.
Jadi kapan mau tanam kopyor...?