04/06/2016
Ibu
Dihadapanku kau tersenyum, cantik sekali. Tak kau keluhkan apapun yang kau rasakan. Tak kau hiraukan sesakit apa hatimu atas segala ucapanku. Kau acuhkan letih raga di setiap harinya.
Semua kau lakukan begitu saja, tidak peduli oranglain berkata apa, tidak peduli dunia sekejam apa, yang penting aku (anakmu) bahagia dan yang terpenting aku selalu tersenyum merekah meski bukan engkau alasannya.
Ibu,
Terkadang memang hidup terasa tak adil untukmu (seorang wanita) yang harus berjuang membahagiakan suami, anak, semua lingkunganmu. Sedang kau pun ingin dibahagiakan, sekedar dimengerti apa yang kau rasakan.
Namun ibu, kau tau Allah berikan posisi pertama untukmu dibanding ayah. Allah titipkan surga atasmu agar aku taat padamu lebih dari siapapun.
Semoga setiap air mata yang jatuh atas segala keperluan hidupku entah itu untuk membahagiakanku atau sekedar memaafkanku, akan menjadi mata air sungai yang menyegarkanmu di surga nanti.
Siapapun dan bagaimana pun aku sekarang, kasih sayangmu tidak berubah, dia terus bertambah.
-ALS-