Kampoeng Deli

Kampoeng Deli Restoran Tradisional yang bernuansa Modern

28/05/2017
19/05/2017
05/11/2016

Tersedia meeting room dan hall rental Kampoeng deli. Sangat cocok untuk acara seminar, ulang tahun, arisan, resepsi, rapat, dan lainnya.

Kapasitas maksimal 120 orang.
-Full AC
-Sound System
-LCD Projector
-Flip Chart
-White Board
-Wifi
-dan lainnya.

Untuk reservasi:
Telp: 061-8440770 / 08126565584 (joko)
Pin BB: 54BA6AA1

24/09/2016

Tonight perfomance by Vazella Band at Awak Poenya Waroeng start from 8pm 'til end.
Jl. Kapten Muslim No. 75 Medan (samping RS Sari Mutiara)
Buat temen-temen yang lagi cari tempat nongkrong bareng pacar atau pengen berakhir pekan bareng keluarga, yok langsung diajakin datang ke
Start nantinya bakal dihibur oleh Vazella Band dengan banyak lagu pilihan yang nggak cuma romantis tapi juga asik.
Asoy geboy coyyy!!!
Yok merapat guyss...!!! (y)

Rayakan kemeriahan HUT RI ke 71 bersama para rekan dan kerabat di Kampoeng Deli.Nikmati promo spesial makan siang bersam...
16/08/2016

Rayakan kemeriahan HUT RI ke 71 bersama para rekan dan kerabat di Kampoeng Deli.
Nikmati promo spesial makan siang bersama Paket Juang Indonesia atau ajak teman-teman, keluarga juga pasangan untuk menikmati makan malam ditemani live music spesial Hari Kemerdekaan di Kampoeng Deli.
Jangan sampai kelewatan ya, catat waktunya.
Rabu, 17 Agustus 2016 mulai pukul 20.00 WIB.

Baca baca bacabaca lagi deh.gak sampai 5 menit!!!Cmiwww....
13/08/2016

Baca baca baca
baca lagi deh.

gak sampai 5 menit!!!

Cmiwww....

Mungkin anda pernah membaca tulisan ini, tapi coba deh baca lagi.

cuma 3 menit!!!

^_^

Bos Google dan Kecoa

Di sebuah restoran, seekor kecoa tiba-tiba terbang dari suatu tempat dan mendarat di seorang wanita. Dia mulai berteriak ketakutan.

Dengan wajah yang panik dan suara gemetar, dia mulai melompat, dengan kedua tangannya berusaha keras untuk menyingkirkan kecoa tersebut.

Reaksinya menular, karena semua orang di kelompoknya juga menjadi panik.

Wanita itu akhirnya berhasil mendorong kecoa tersebut pergi tapi… kecoa itu mendarat di pundak wanita lain dalam kelompok.
Sekarang, giliran wanita lain dalam kelompok itu untuk melanjutkan drama.

Pelayan bergegas ke depan untuk menyelamatkan mereka.
Dalam sesi saling lempar tersebut, kecoa berikutnya jatuh pada pelayan.

Pelayan berdiri kokoh, menenangkan diri dan mengamati perilaku kecoa di kemejanya.

Ketika dia cukup percaya diri, ia meraih kecoa itu dengan jari-jarinya dan melemparkan nya keluar dari restoran.
Menyeruput kopi dan menonton hiburan itu, antena pikiran saya mengambil beberapa pemikiran dan mulai bertanya-tanya, apakah kecoa yang bertanggung jawab untuk perilaku heboh mereka?
Jika demikian, maka mengapa pelayan tidak terganggu?
Dia menangani peristiwa tersebut dengan mendekati sempurna, tanpa kekacauan apapun.

So, para hadirin.. CEO dari India ini kemudian bertanya:

“Lalu apa yang bisa saya dapat dari kejadian tadi?”
Ia melanjutkan pidatonya..“ Dari tempat saya duduk, saya berpikir..
Kenapa 2 wanita karir itu panik, sementara wanita pelayan itu bisa dengan tenang mengusir kecoa?

Berarti jelas bukan karena kecoanya, tapi karena respon yang diberikan itulah yang menentukan. Ketidakmampuan kedua wanita karir dalam menghadapi kecoa itulah yang membuat suasana cafe jadi kacau.

Kecoa memang menjijikkan.
Tapi ia akan tetap seperti itu selamanya.
Tak bisa kau ubah kecoa menjadi lucu dan menggemaskan.
Begitupun juga dengan masalah, atau macet dijalanan, atau istri yang cerewet, teman yang berkhianat, bos yang sok kuasa, bawahan yang tidak penurut, deadline yang ketat, tetangga yang mengganggu, dsb.

Sampai kapanpun semua itu tidak akan pernah menyenangkan.
Tapi bukan itu yang membuat semuanya kacau. Ketidakmampuan kita untuk menghadapi yang membuatnya demikian.”
Yang mengganggu wanita itu bukanlah kecoa, tetapi ketidakmampuan wanita itu untuk mengatasi gangguan yang disebabkan oleh kecoa tersebut.

Disitu saya menyadari bahwa, bukanlah teriakan ayah saya atau atasan saya atau istri saya yang mengganggu saya, tapi ketidakmampuan saya untuk menangani gangguan yang disebabkan oleh teriakan merekalah yang mengganggu saya.
Bukanlah kemacetan lalu lintas di jalan yang mengganggu saya, tapi ketidakmampuan saya untuk menangani gangguan yang disebabkan oleh kemacetan yang mengganggu saya.

Reaksi saya terhadap masalah itulah yang sebenarnya lebih menciptakan kekacauan dalam hidup saya, melebihi dari masalah itu sendiri.

kecoa (baca: masalah)

Berbagai Sumber.

Mungkin anda pernah membaca tulisan ini, tapi coba deh baca lagi.cuma 3 menit!!!^_^Bos Google dan KecoaDi sebuah restora...
13/08/2016

Mungkin anda pernah membaca tulisan ini, tapi coba deh baca lagi.

cuma 3 menit!!!

^_^

Bos Google dan Kecoa

Di sebuah restoran, seekor kecoa tiba-tiba terbang dari suatu tempat dan mendarat di seorang wanita. Dia mulai berteriak ketakutan.

Dengan wajah yang panik dan suara gemetar, dia mulai melompat, dengan kedua tangannya berusaha keras untuk menyingkirkan kecoa tersebut.

Reaksinya menular, karena semua orang di kelompoknya juga menjadi panik.

Wanita itu akhirnya berhasil mendorong kecoa tersebut pergi tapi… kecoa itu mendarat di pundak wanita lain dalam kelompok.
Sekarang, giliran wanita lain dalam kelompok itu untuk melanjutkan drama.

Pelayan bergegas ke depan untuk menyelamatkan mereka.
Dalam sesi saling lempar tersebut, kecoa berikutnya jatuh pada pelayan.

Pelayan berdiri kokoh, menenangkan diri dan mengamati perilaku kecoa di kemejanya.

Ketika dia cukup percaya diri, ia meraih kecoa itu dengan jari-jarinya dan melemparkan nya keluar dari restoran.
Menyeruput kopi dan menonton hiburan itu, antena pikiran saya mengambil beberapa pemikiran dan mulai bertanya-tanya, apakah kecoa yang bertanggung jawab untuk perilaku heboh mereka?
Jika demikian, maka mengapa pelayan tidak terganggu?
Dia menangani peristiwa tersebut dengan mendekati sempurna, tanpa kekacauan apapun.

So, para hadirin.. CEO dari India ini kemudian bertanya:

“Lalu apa yang bisa saya dapat dari kejadian tadi?”
Ia melanjutkan pidatonya..“ Dari tempat saya duduk, saya berpikir..
Kenapa 2 wanita karir itu panik, sementara wanita pelayan itu bisa dengan tenang mengusir kecoa?

Berarti jelas bukan karena kecoanya, tapi karena respon yang diberikan itulah yang menentukan. Ketidakmampuan kedua wanita karir dalam menghadapi kecoa itulah yang membuat suasana cafe jadi kacau.

Kecoa memang menjijikkan.
Tapi ia akan tetap seperti itu selamanya.
Tak bisa kau ubah kecoa menjadi lucu dan menggemaskan.
Begitupun juga dengan masalah, atau macet dijalanan, atau istri yang cerewet, teman yang berkhianat, bos yang sok kuasa, bawahan yang tidak penurut, deadline yang ketat, tetangga yang mengganggu, dsb.

Sampai kapanpun semua itu tidak akan pernah menyenangkan.
Tapi bukan itu yang membuat semuanya kacau. Ketidakmampuan kita untuk menghadapi yang membuatnya demikian.”
Yang mengganggu wanita itu bukanlah kecoa, tetapi ketidakmampuan wanita itu untuk mengatasi gangguan yang disebabkan oleh kecoa tersebut.

Disitu saya menyadari bahwa, bukanlah teriakan ayah saya atau atasan saya atau istri saya yang mengganggu saya, tapi ketidakmampuan saya untuk menangani gangguan yang disebabkan oleh teriakan merekalah yang mengganggu saya.
Bukanlah kemacetan lalu lintas di jalan yang mengganggu saya, tapi ketidakmampuan saya untuk menangani gangguan yang disebabkan oleh kemacetan yang mengganggu saya.

Reaksi saya terhadap masalah itulah yang sebenarnya lebih menciptakan kekacauan dalam hidup saya, melebihi dari masalah itu sendiri.

kecoa (baca: masalah)

Berbagai Sumber.

Nikmati Paket Juang Indonesia dalam rangka spesial memeriahkan HUT Republik Indonesia ke 71.Dapatkan diskon spesial seti...
13/08/2016

Nikmati Paket Juang Indonesia dalam rangka spesial memeriahkan HUT Republik Indonesia ke 71.
Dapatkan diskon spesial setiap pembelian menu reguler minimal transaksi Rp. 100rb.
Yuk buruan ke Kampoeng Deli.

"Makanlah dengan menyebut nama Allah. dan, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah dari makanan yang jaraknya paling...
12/08/2016

"Makanlah dengan menyebut nama Allah. dan, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah dari makanan yang jaraknya paling dekat dengan tanganmu."(HR. Bukhari dan Muslim)

Tahukah anda nabi berpesan kepada kita (umatnya) Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang...
05/08/2016

Tahukah anda nabi berpesan kepada kita (umatnya)

Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.

Hidup hanya sekali, lakukan suatu hal yang bermanfaat.

^_^

Address

Jalan Kapten Muslim, Medan Helvetia
Medan
20123

Opening Hours

Monday 09:00 - 23:00
Tuesday 09:00 - 23:00
Wednesday 09:00 - 23:00
Thursday 09:00 - 23:00
Friday 09:00 - 23:00
Saturday 09:00 - 23:00
Sunday 09:00 - 23:00

Telephone

0618440770

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kampoeng Deli posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Kampoeng Deli:

Share