Kimbap Rina atau Kirin berdiri pada bulan Oktober tahun 2012 di jalan Kalpataru No. 40. Kirin menyajikan jajanan dan makanan khas Korea dengan harga yang sesuai untuk kalangan pelajar dan mahasiswa di Kota Malang. Rina menyatakan kemampuan masak yang dimiliki didapatnya pada tahun 2011 saat pertukaran pelajar di Korea selatan. Ia bukan sekolah perhotelan atau chef, melainkan kuliah jurusan Manajem
en Komunikasi di Universitas Padjadjaran, Bandung, yang belajar Business Management di Ajou University Korea Selatan. Untuk menghemat uang saku selama di Korea, Rina harus memilih masak sendiri dari pada membeli makanan. Namun yang ia masak adalah masakan Indonesia. Dari hal itu lah Rina percaya dengan kemampuan memasaknya. Setalah pulang ke Indonesia, Rina mengikuti lomba memasak masakan Korea via youtube yang diadakan oleh Visit Seoul. Organisasi pariwisata Korea Selatan. Dari sekitar 70 peserta dari seluruh penjuru dunia yang mengirimkan video tutorial memasak, diambil 5 tim finalis dan diberi hadiah terbang ke Korea Selatan untuk lomba lagi dan wisata kuliner selama 5 hari. Dan salah satu finalisnya adalah Rina. Meski pun tidak mendapat juara, pengalaman ini membuat hobi memasaknya menjadi passion. Sepulang dari lomba tersebut, suatu mimpi tercetus, suatu hari nanti Rina ingin punya kedai masakan korea yang terjangkau untuk mahasiswa. Satu tahun kemudian diwujudkanlah mimpi tersebut dengan mendirikan Kirin. Konsep yang diambil adalah kedai sederhana, bukan restoran yang menyajikan berbagai macam menu. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan persepsi masyarakat bahwa makanan Korea sangat mahal serta menarik segmen pasar pelajar dan mahasiswa di Kota Malang, serta menjadi fokus untuk mengembangkan produk usaha dikemudian hari.