Food Combining Makassar

Food Combining Makassar Tentang pola makan Food Combining, dimana kita bisa makan kenyang tapi tidak membuat gemuk, membuat tubuh sehat dan bonus berat badan ideal

❤ Thank you for Trusting us... ❤Info lengkapnya... Wa : 08114409130 Line id :  ( pakai @)Instagram : foodcombiningmakass...
28/11/2016

❤ Thank you for Trusting us... ❤

Info lengkapnya...
Wa : 08114409130
Line id : ( pakai @)
Instagram : foodcombiningmakassar

20/10/2016

Guys... sehat itu gak perlu mahal.. mulai dari 10 ribuan aja, kamu sudah bisa mendapatkan menu food combining yang menyehatkan

17/10/2016

Alhamdulillah, Finally katering harian food combining done!
Insha Allah per, senin 14 November 2016. Akan di launching, YUK DAFTAR untuk mendapatkan menu harian FC yang Insha Allah menyehatkan.
Sertakan:
Nama :
Alamat (Rumah/kantor) :
Telepon :
Riwayat Penyakit (pilih dari daftar di bawah) :
1.Maag
2.Hipertensi
3.Kolesterol
4.Diabetes
5. Dll (Tulis nama penyakitnya)

Kirimkan format diatas ke nomor 081288001718 (WA/Line)
atau melauli email ke [email protected]
next post, akan diurai mengenai menu dan biayanya... thanks

06/10/2016

Berikut adlh fase lanjutan yg bersifat agak detil, berupa padu-padan unsur makanan, sila simak baik-baik. No this-no FC!
FC sejatinya bagi makanan dlm bbrp unsur, namun utk lebih menyederhanakannya mari kita jadikan 3 unsur populer saja
Krn unsur ini populer dan cukup mudah dimengerti oleh masyarakat awam. Antara lain : Protein, Pati dan Sayuran
Sebenarnya sayuran sudah mewakili unsur pati dan protein sekaligus dlm jumlah yg lbh sederhana, tp sesuai budaya makan
Indonesia lbh terkonsentrasi utk mengkonsumsi pati (karbohidrat) dlm jumlah besar, ie: nasi. Mgkn agak sulit dimengerti
Bilamana ditempatkan sayur (dan jg buah) sbg sumber karbohidrat! Hence we segregate! Pisahkan saja, gampang dimengerti
FC mengenal padu padan cocok atau tidak cocok untuk setiap unsur makanan. Berikut detil yang bisa disampaikan
Protein (hewani) – Sayur -> Paduan serasi! Pertemuan antara kandungan protein padat dan lemak hewani terimbangi sayur
Kombinasi antara protein-sayuran dlm jumlah tepat membuat PH netral darah tercapai. Idealnya sayur dimakan segar (mentah)
Beragam enzyme hidup dlm sayur segar akan masuk dan segera dimanfaatkan oleh tubuh, menetralisir beratnya protein hewani
Tapi ke-idealan ini sulit tercapai, pabila konsumsi protein 2-3 kali lipat lbh besar drpd konsumsi sayuran segar
Tapi ke-idealan ini sulit tercapai, pabila konsumsi protein 2-3 kali lipat lbh besar drpd konsumsi sayuran segar (sorry)
Seperti yang umum kita temui dlm menu makan, dimana hidangan protein hewani ditemani sayur segar sbg penghias (garnish)
Protein (hewani) – Pati -> Padu padan yg tidak ideal! Kendati sulit diterima, beginilah sistem cerna tubuh bekerja
Bila dikonsumsi dlm jumlah dominan, contoh : sepiring nasi dan sepotong paha ayam goreng, membuat sistem cerna kerepotan
Enzyme cerna yg terpakai misalnya akan kesulitan memilah antara protein dan pati yg harus diproses krn sifat enzymenya
Pati memerlukan enzyme amilase sebagai pemecah agar bisa dicerna dan serap oleh tubuh. Banyak terdapat dlm air liur
Sementara protein memerlukan enzyme Pepsin sebagai pemecah unsur-unsurnya agar mudah tercerna oleh tubuh
Sayangnya kerja Amilase akan berhenti begitu tubuh mengaktifkan enzyme Pepsin. Itu sebabnya konsumsi pati-protein salah
Sementara pati biasa dimakan dlm jumlah besar. Akibatnya pola makan menjadi tdk efektif dlm menyumbang kebutuhan tubuh
Pati tak tercerna hanya menghasilkan tumpukan sampah-residu diluar kemampuan toleransi tubuh yg akhirnya merubah harmoni
PH darah yg menjadi asam, tumpukan kotoran di usus besar yg sulit dibuang tubuh adlh contoh masalah tertimbun perlahan
Dan lambat laun scr akumulatif akan menghadirkan masalah problem degeneratif (penurunan fungsi organ) yg jauh lbh parah
Dari sisi zat pengantar syaraf (zps) yg dipicu, jg bisa tercipta mslh baru. Protein pemicu zps. Norepinefrin -> rasa awas
Pati memicu produksi zps Serotonin -> rasa nyaman dan relaks. Dua jenis neurotransmitter yg berbeda sifat terpicu
Mengakibatkan rasa nyaman dan rasa awas tercampur ciptakan rasa tdk nyaman secara psikologis-fisiologis
Pati – Sayuran -> Padu padan serasi, normal krn keduanya berbasis karbohidrat. Lbh mudah cerna dan diterima oleh tubuh
Tp saat pati dikonsumsi jauh lbh banyak dr sayuran dpt tercipta lonjakan gula yg berefek tdk baik utk tubuh
Atau pabila sayuran dikonsumsi dlm keadaan telah diproses panjang, masak, suhu tinggi hingga enzimnya mati, tdk serasi lg
Demikian penjabaran singkat mengenai padu-padan unsur makanan yg populer dlm agar mudah dimengerti kenapa demikian?
Saat padu padan tlh terjadi, tubuh akan menerima dan mencerna semua dengan baik dan juga memprosesnya secara maksimal
Kita akan lbh mudah menjadi kenyang dan tetap terasa bugar. Daya tahan tubuh menguat serta fungsi semua organ menjd prima
Itu sebabnya pola makan FC tdk mempermasalahkan brp jmlh kalori, kandungan gizi atau indeks Glikemik dll secara detil
Krn fokus utamanya adlh fungsi tubuh dan harmonisasinya dgn unsur makanan yg masuk agar bisa maksimal saling bekerja sama
Yg pasti FC tdk akan membuat Anda kelaparan, kebingungan menghitung kalori, Indeks Glikemik, kandungan protein, lemak dll
Tubuh tidak akan didikte sesuai keinginan tp berorientasi pd kesehatan, mencari berat idealnya sendiri, turun atau naik
Perlahan menghilangkan problem kesehatan yg menghantui bertahun-tahun dan menisbikan pemakaian obat2an secara tdk wajar
Itulah sebabnya pola makan ini sangat ideal utk diaplikasikan oleh siapapun, krn orientasinya adlh kesehatan hakiki

(Erikar Lebang)
http://foodcombiningindonesia.co.id/juklak/pola-ideal-untuk-siapapun/

“Pentingnya Mengunyah”Komplain seorang teman “sialan lo, ngunyah sampe halus, bikin gue gak bisa makan banyak!”  “Sekara...
06/10/2016

“Pentingnya Mengunyah”

Komplain seorang teman “sialan lo, ngunyah sampe halus, bikin gue gak bisa makan banyak!”

“Sekarang gue cuma mampu makan separo atau malah seperempat dari porsi biasa!” Lho, bukannya bagus?

Makanan dikunyah halus, berarti kualitasnya membantu sistem cerna bekerja lebih jauh, bisa jadi itu sebabnya ia cepat kenyang

Umumnya kualitas selalu mengalahkan kuantitas, saat kebutuhan telah terpenuhi, sistem cerna kirimkan signal cukup ke otak

Bayangkan kalau teman saya itu bisa makan 1/4 porsi biasa dan kenyang, apa yang terjadi sebelum dia terapkan mengunyah benar?

Berarti teman saya terbiasa makan 4X lipat lebih banyak dari kebutuhannya. Baru tubuhnya mengirim signal telah kenyang

Bisa juga keterburuannya saat makan, membuat sistem cernanya belum siap memproses makanan yang terlanjur masuk

Apapun itu alasannya, berarti teman saya telah menyiksa sistem cernanya selama ini dengan pola makan yang buruk

Bisa jadi banyak orang yang punya masalah dengan berat badan mereka, mungkin hanya perlu memperhatikan kunyahan agar masalah teratasi

Bahkan sangat mungkin banyak masalah penyakit sistem cerna, dari sakit lambung hingga kanker, diakibatkan oleh kebiasaan buruk malas mengunyah

So perhatikan kunyahan saat makan. Jangan malas mengunyah. 30-70 kali bergantung unsur yang dimakan itu standar

Mengunyah membuat makanan teraduk dalam mulut dan tercampur baik dengan air liur, sehingga enzym cerna didalamnya bisa mulai bekerja

Kunyahan juga membuat otak mengirimkan signal persiapan bagi enzym cerna yang ada di lambung untuk bersiap keluar

Mengunyah membuat PH lambung disesuaikan agar ideal dengan unsur makanan yang akan masuk. Protein butuh PH yang lebih asam ketimbang karbohidrat, semisal

Ingat, hanya gigi satu-satunya alat perobek, pemotong dan pelumat efektif dari seluruh rangkaian sistem cerna. Manfaatkan sebaik mungkin!

Selamat makan!
copas dari http://erykar.wordpress.com

with me everything become fascinating

06/10/2016

Tata Tertib Makan (Pentingnya Mengunyah)

1. Sediakan waktu khusus, makan semestinya menjadi hak tubuh, sediakan sekitar 25-30 menit.

2. Duduk, jangan makan sambil berdiri, berjalan, atau menyetir. Melakukan pekerjaan lain akan mengganggu kesiapan organ pencernaan.

3. Kunyah 30-70 kali, agar usus halus dapat menyerap manfaat makanan, jangan membebani system cerna dengan tergesa-gesa mengunyah.

4. Jangan mendorong makanan dengan minuman, akibatnya lambung jadi dipenuhi air dan asam lambung sulit bekerja.

5. Tidak terburu-buru meninggalkan tempat makan, karena akan mengganggu kerja system cerna yang secara akumulatif akan sangat merugikan kesehatan

06/10/2016
06/10/2016

Mari kita bicara tentang Enzym, ini penting karna ada orang yang terlihat kuat & sehat padahal pola makannya ngaco, ini bisa jadi cadangan enzymnya banyak tapi sangat terkuras yg efeknya pas tua akan sangat menderita…

Ada tulisan dari pakar Food Combining Erikar Lebang tentang hal ini, yuk baca pelan-pelan dan pahami…

Kenapa sebaiknya kita tidak makan sembarangan itu sering-sering? Karena identik dengan sakit? Kita bahas dari sisi lebih jauh

Umumnya sudah banyak yang tahu, beberapa makanan picu masalah spesifik bagi tubuh. Gula ganggu pankreas, susu rusak pencernaan

Tapi mengapa makanan buruk terus menerus dimakan begitu saja? Umumnya karena melihat masalah baru muncul saat sakit menyerang

Sehingga makan manis masih saja dikerjakan, selama pankreasnya belum rusak karena kelelahan memproduksi insulin, semisal

Padahal saat pankreas sudah rusak, tidak saja gula harus dijauhi, tapi juga organ tubuh lain secara sistematis akan berantakan

Sulit membangun kesadaran, bahwa makan buruk itu merusak organ tubuh secara akumulatif. Karena pola pikir yang tidak visioner

Pemahaman tentang enzym, bisa menjadi rujukan menarik yang membuat kita lebih sadar untuk menjaga kesehatan via makanan baik

Seperti kita tahu, enzim adalah katalisator semua metabolisme terkait aktivitas tubuh. Mencerna, bernafas, melihat, semua!

Ada ribuan enzim dibutuhkan tubuh. Teori menarik adalah tubuh memiliki cadangan enzym dari lahir untuk dipakai seumur hidup

Ma**sia akan mati secara natural saat cadangan enzimnya habis. Dengan kata lain efisiensi enzim adalah keharusan untuk hidup

Teori menarik lain adalah enzim tersebut hadir berbentuk materi dasar, diproses spesifik berdasar pada kebutuhan yang muncul

Saat Anda hidup secara teratur dan sehat, enzim yang diproduksi tubuh juga teratur pun terjaga, kesehatan berlangsung langgeng

Namun saat Anda hidup sembarangan, tubuh terpaksa banyak melakukan tindakan ‘perbaikan’, tindakan itu menguras cadangan enzym

Makan sembarangan yang buat bakteri masuk, membuat tubuh menguras cadangan enzim untuk mengaktifkan pas**an ‘anti invasi’nya

Makan tanpa peduli padu padan atau unsur yang tidak ideal untuk tubuh membuat cadangan enzim dikuras untuk memperbaikinya

Bila tindakan ini berlarut, biasanya akan muncul dua versi kondisi. Versi pertama Anda akan menjadi sangat mudah jatuh sakit

Kedua, Anda tetap tidak mudah sakit, tapi tubuh banyak ‘mengeluarkan alarm’ yang tidak disadari sebagai kondisi (jelang) sakit

Keduanya memiliki sisi buruk yang sama. Menguras cadangan enzim tubuh! Yang merusak kualitas hidup dan masa pakai tubuh Anda

Versi pertama, bila mendadak sakit berat, kita tidak akan heran. Versi kedua itu yang sering membuat banyak orang terhenyak

Sepintas tampak sehat, rutin berolahraga (umumnya ekstrim), kuat karena hidup asal tapi jarang sakit, tau-tau bisa sakit parah

Hal seperti ini tidak akan mengherankan bila Anda belajar paham konsep kerja pemakaian dan ketersediaan enzim dalam tubuh

Bagaimana cara menghemat enzim agar hidup kita bisa berkualitas sesuai panjang masa pakai tubuh maksimal? Ini seni tersendiri

Hiduplah dengan sehat! Pastikan semua sesuai pola alami, masa istirahat, berolah fisik, bekerja, sesuaikan dengan harmoni

Makanan yang Anda makan harus sesuai kodrat sebagai ma**sia. Sebagian besar harus makanan segar dan berguna bagi tubuh

Minimkan olahan pabrikan, berembel sehat sekalipun! Konsentrasi pada buah dan sayur segar, curi enzim yang ada di sana

Saat makanan yang masuk kaya enzim, tubuh tidak akan mengaktifkan cadangan enzim untuk mencernanya. Berlaku sebaliknya!

Saat makanan masuk minus enzim. Tubuh tidak saja kuras cadangan enzim, tapi juga acap dianggap musuh, yang bereaksi penolakan

Reaksi penolakan itu juga menguras cadangan enzim. Semua akhirnya hasilkan masalah karena cadangan terkuras rugikan kesehatan

Demikian sekilas cara pemeliharaan kualitas kesehatan ditinjau dari sisi kemampuan kelola cadangan enzim tubuh

Itu kibulan siang ini. S**a sukur gak s**a unfollow! Gak follow brisik? Coba main flying fox dari atas Monas tapi pake tali rafia. Salam!

Saya lampirkan juga kutipan dari FAQ FCI tentang Cadangan Enzym :

Salah satu teori terkenal terkait persediaan cadangan enzym dalam tubuh kita. Itu menjadi penjelas kenapa ada orang yang bisa seenaknya hidup, tapi gak pernah sakit-sakit. Karena tubuhnya punya cadangan enzym yang banyak, sehingga bisa diboroskan untuk menetralisir kebiasaan buruknya. Tapi apa yang terjadi saat cadangan enzymnya habis? Ia sontak jatuh sakit dan sangat parah.

Itu sebabnya mereka yang punya kebiasaan buruk, bisa dilihat, umumnya saat tua kondisinya ringkih dan saat meninggal pun umumnya dalam keadaan menderita. Contohnya Winston Churcill, yang meninggal di usia tua walau beliau perokok berat. Kasus ini sering dijadikan contoh, orang berbeda-beda, masalah nasib aja, bisa hidup ngaco atau nggak?

Ada yang tahu? Winston Churcill meninggal dalam keadaan yang sangat menderita. Berulang kali diserang stroke, sehingga kehilangan kemampuan kerja otak dan daya ingatnya akibat alzheimer dan parkinson

Itu contoh menggambarkan, semua ma**sia sama. Mereka yang menjaga kesehatannya akan menuai kehidupan yang berkualitas dibanding mereka yang menyia-nyiakan kesehatannya

Smoga setelah baca thread ini kita semakin paham dan mulai mengelola enzym sebaik mungkin

http://foodcombiningindonesia.co.id/kibulan-sehat/ada-apa-dengan-enzym-dan-kualitas-hidup/

06/10/2016

Setiap sesuatu yang kita masukkan lewat mulut baik makanan maupun minuman akan terjadi proses dalam sistem pencernaan sebelum hasil akhir, dari mulut, pencernaan lambung, pencernaan dan penyerapan usus halus, penyerapan pada usus besar dan pengeluaran lewat a**s.
Makanan yang sehat ber pH Basa akan memudahkan sistem cerna dalam memprosesnya, sedangkan makanan & minuman yang ber pH asam akan menyusahkan sistem cerna berakibat pada berbagai penyakit
Kembali saya lampirkan kulwit pakar Food Combining Erikar Lebang tadi pagi seputar proses pencernaan
Yuk baca dan simak perlahan, semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan

Ketawa denger orang yang bilang kalau sehat itu tidak harus lewat pencernaan yang baik. “Yang penting hasil akhirnya gimana”
Orang gini kelewat jenius luar biasa sampe dia kayaknya punya metabolisme tubuh yang ada di level immortal
Logikanya kita dihidupi oleh dua hal signifikan dalam kehidupan, oksigen yang kita hirup dan makanan-minuman yang kita makan-minum
Lewat oksigen tubuh kita berfungsi secara fundamental. Lewat makanan-minuman tubuh kita berfungsi secara fundamental juga turunannya
Gak kena oksigen dalam hitungan menit kita bisa mampus. Makanan-minuman hitungannya hari. Tapi tetep aja fundamental juga
Karena begitu kekurangan makan-minum ya kualitas hidup kita terganggu. S**a gak s**a
Sebelum ujungnya mampus juga
Cuma ‘matador’ (istilah efek kebanyakan maen di salon) karena efek salah makan berkepanjangan, itu rata-rata menderita, cyiin
Lucu aja kalau ada orang yang bilang makanan diambil manfaat tanpa harus memperhatikan kualitas sistem cerna. Gile, ada jalur bypass gitu?
Mungkin orang gini keseringan nyogok birokrat kali ya? Supaya proyeknya lancar?
Kalau gak perhatikan kualitas usus misal, yang mengkerut banyak tonjolan divertikulum, karena kerja kelewat keras akibat makanan minim serat
Bagaimana makanan bisa diserap baik? Lah makanannya aja gak bisa diantarkan dari ujung usus ke usus dengan sempurna? Keburu rusak di awal
Kalau inputnya jelek, bisa gitu ngarep outputnya bagus? Belum efek derivatif tonjolan usus itu yang akan merusak usus dalam jangka panjang
Lah yang menyerap input makanan kita apaan supaya outputnya bagus? Hebat banget yang bilang kalau usus gak usah dipedulikan
DNA-nya harus dicek tuh. Mungkin missing link-nya Darwin ada di dia? Atau teori kalau ma**sia itu adalah produksi mahluk cerdas dunia lain?
Lubang halus pada dinding usus itu juga adalah tempat dimana tubuh menyerap bahan makanan-minuman untuk diproses oleh tubuh
Misal dinding usus itu ter-coating, terlapis gluten, substansi protein lengket dari tepung, lubangnya kan tertutup. Penyerapan terganggu
Lah outputnya apa’an? Kalau yang diserap terganggu dan nyaris gak ada? Output baik gimana?
Pencernaan baik itu gak penting?
Gila yang ngomong gitu mah. Atau mungkin lagi-lagi dia spesies nyeleneh yang bisa menyerap makanan lewat paru-paru kali ya?
Keren!
Kalau mengklaim jadi sehat, jadi sembuh, apalagi jadi kurus (bah!) lewat konsep ekstrim, cek dulu logika dan efek jangka panjangnya
Tubuh punya mekanisme pertahanan unik soalnya. Saat mereka disiksa, akan melakukan serangkaian tindakan bertahan hidup yang berefek tertentu
Dulu saya pernah cerita tentang mekanisme lysosome dalam sel saat tubuh dipaksa kelaparan dalam periode tertentu. Efeknya? Sel jadi sehat
Itu sebabnya orang yang berpuasa atau melakukan detoksifikasi (secara benar) dalam periode tertentu, begitu selesai merasa lebih bugar sehat
Lysosomenya bekerja mendaur ulang sel tidak sehat menjadi sehat. Membersihkan sampahnya dan menjadikannya energi baru.
Makanya daur ulang
Tapi apa jadinya kalau laparnya berkepanjangan dan terus menerus dilakukan? Ya sel sehatnya ikut didaur ulang, jadilah tubuhnya rusak
Disini contoh survival effect dari tubuh gak cocok dilakukan dalam periode diluar batas waktu kalau orientasinya sehat
Ingat logika pertahanan tubuh yang biasa dikenal dengan fight or flight? Substansi kortisol akan dikeluarkan saat stres muncul dan dikenali
Kortisol akan membuat Anda kuat sesaat, melompati pagar tinggi saat diuber anjing ngamuk, kabur saat kepergok mertua galak ngelarang pacaran
Hal sama berlaku saat tubuh mengalami stres berkepanjangan, fight or flight akan menguras bio energi tubuh dan timbulkan kerusakan sistemik
Bisa jadi perbaikan tubuh yang dirasakan itu cuma efek sesaat dari tindakan radikal yang dilakukan. Sisanya? Tubuhnya merana
Balik lagi, kalau bolak-balik tubuhnya sakit, ya jangan jalan keluarnya minum produk atau suplemen ini-itu, apapun alasannya
Dan jangan mengartikan alarm tubuh dengan kalimat penghiburan: “ini pertanda proses perbaikan”, “ntar juga baik sendiri”
Kalau Anda bolak-balik merasa sakit dalam menjalani sesuatu, itu bukan pertanda perbaikan, itu tubuh memberi tahu kalau Anda memang sakit!
Hal sama berlaku kalau alarmnya bersifat fisikal, tampilan yang kusam kering, sorot mata layu, tampilan lebih tua dari usia sebenarnya
“Eh tapi awet muda loh, kan mengurus”
Itu mah kesimpulan maksa dan bego
“Eh cantik ya awet muda? Kurus lagi” Begitu make upnya diapus?
Lho kok kayak nenek-nenek peyot?
So sehat itu basisnya adalah jangka panjang dan kualitas hidup berkepanjangan. Bukan fenomena sesaat menyesatkan
Sesal kemudian

http://foodcombiningindonesia.co.id/kibulan-sehat/sistem-cerna-pola-makan-dan-output/

06/10/2016

Mengapa Food Combining :

Mengapa Food Combining (FC)? Karena kita mengincar kondisi yang bernama Homeostasis (kondisi ideal dalam tubuh saat seluruh fungsi berjalan dengan sempurna). Dalam kondisi Homeostasis tubuh berada dalam kondisi prima secara psikologis (fungsi mental), fisiologis (fungsi organ dan system), dan anatomis (fungsi muskuloskeletal).

Katalisatornya antara lain adalah nilai potential hydrogen (pH), rentang skala pH tubuh ada pada angka 1,0 (asam) hingga 14,0 (basa), jadi kesehatan hakiki adalah saat tubuh mencapai pH dikisaran netral (7,0), angka tepatnya 7,35 – 7,45.

Umumnya pola hidup (pola makan) membuat seseorang sering berada pada pH asam sehingga riskan mengundang berbagai macam penyakit.

Ibaratkan pH tubuh adalah sebuah ruangan, apabila pH asam sama dengan ruangan yang tidak rapi, berdebu dan lembab. Sebagus apapun perabotan didalamnya akan cepat kotor dan kusam sehingga lebih cepat rusak. Untuk menetralkannya dengan pH tubuh yang basa ibaratkan ruangan tersebut kita bersihkan, baik dengan menyedot debu, membuang kotoran yang ada, memberikan suhu ideal dan membuat nyaman secara rutin. Sehingga akan selalu terjaga kondisinya.

Bagaimana Melakukan Food Combining :

FC memperkenalkan pola makan yang berbasis 3 hal sederhana :

1. Apa yang kita makan
2. Waktu makan
3. Bagaimana memakannya

1. Apa yang kita makan ?

secara sederhana kita mengenal beberapa bentuk makanan yaitu : pati, protein, sayuran dan buah-buahan.

· Pati adalah salah satu bentuk hidrat arang yang lebih umum dikenal sebagai karbohidrat, identic dengan pemberi tenaga serta rasa kenyang instan (beras, kentang, jagung, umbi-umbian, dsb). Konsumsi pati secukupnya karena pati mudah sekali memberikan kelebihan gula yang mengganggu kesehatan tubuh.

· Protein dikenal sebagai pembentuk sel-sel baru tubuh. Ada protein hewani dalam bentuk daging-dagingan, ikan dan telur, penguraian protein hewani kedalam asam amino agar bisa diserap tubuh berlangsung lama dan memberatkan kerja system cerna. Menurut Prof. dr. Hiromi Shinya (Gastroenterologist terkemuka dunia yang sudah memeriksa 370.000 usus ma**sia) terlalu banyak mengkonsumsi protein hewani akan menghasilkan racun bagi tubuh, karena protein hewani tidak akan diurai dan diserap seluruhnya oleh system pencernaan, yang terjadi sisanya akan membusuk dalam usus dan menghasilkan sejumlah besar racun seperti hydrogen sulfide, indole, gas metana, ammonia, histamine dan rosamin. Ditambah lagi radikal bebas juga dihasilkan.

* Yang sering terlupakan adalah protein juga bisa disumbangkan oleh unsur protein nabati dalam bentuk kacang-kacangan dan polong-polongan. Buah dan sayurpun menyumbang protein dalam bentuk asam amino sederhana yang lebih mudah diserap oleh tubuh.

· Sayuran adalah unsur makanan yang amat berguna, sebagai pembentuk sifat basa, apabila dikonsumsi secara benar maka akan mampu menetralkan pH dan menciptakan kondisi Homeostasis tubuh. Sayuran kaya akan karbohidrat, serat, vitamin dan mineral. Mengkonsumsi sayuran terutama dalam kondisi segar, memberikan asupan enzim berlimpah dan mampu membantu mengisi kebutuhan tubuh akan asupan cairan harian yang sering sekali kurang kita sadari.

· Buah manfaatnya hampir sama dengan sayuran, buah yang disajikan segar tanpa ada tambahan unsur lain merupakan kelompok makanan penyumbang air, enzim, karbohidrat, serat, vitamin dan mineral.

2. Waktu makan

FC mengacu pada ritme biologis atau ritme sirkadian, terkait system pencernaan ini berlaku sebagai berikut:

12.00 – 20.00 adalah waktu cerna ;
Fase ini system pencernaan berlaku aktif dalam menerima makanan, dimana ma**sia cenderung lebih leluasa mengkonsumsi makanan. Secara budaya ini sejalan dengan waktu makan siang, kudapan sore dan makan malam.

20.00 – 04.00 adalah waktu penyerapan ;
Fase ini tubuh memanfaatkan secara maksimal apa yang dimakan pada waktu sebelumnya. Saat ini berlangsung penyerapan zat gizi, sirkulasi zat-zat berguna yang diproses dari makanan, pergantian sel, perbaikan jaringan dsb. Mengganggu fase ini dengan mengkonsusmsi makanan atau tidak tidur akan mengganggu proses yang semestinya dan merusak kesehatan jangka pendek dan jangka panjang.

04.00 – 12.00 adalah waktu pembersihan ;
Sisa metabolism serta tumpukan pada usus besar dikonsentrasikan tubuh untuk dibuang pada fase ini. Banyak energy dialokasikan tubuh untuk membersihkan sisa-sisa kotoran tersebut. Menyibukkan kerja system cerna dengan mengkonsumsi makanan berat selama periode waktu ini akan mengganggu alokasi energy tersebut.

3. Bagaimana memakannya ?

Protein Hewani + Pati = tidak serasi
Protein hewani apabila dicampur dengan karbohidrat akan menghasilkan “masalah” bagi pencernaan ma**sia. Karbohidrat dicerna oleh enzim cerna amylase (terdapat diair liur) dan protein hewani dicerna oleh enzim pepsin (bekerja begitu makanan memasuki alat cerna dalam perut). Kedua enzim ini tidak bisa bekerja sama saat bertemu, amylase akan berhenti bekerja sehingga menghasilkan karbohidrat yang belum terurai sempurna sepanjang proses pencernaan.

Mudah pusing, cepat lelah dan daya tahan tubuh lemah adalah segelintir gejala jangka pendek yang diakibatkan oleh hal ini. Dalam fase yang parah, bukan tidak mungin dapat mengundang penyakit serius yang lebih berat. Stress pun ditengarai sangat mudah menghinggapi serta memperburuk keadaan saat tubuh berada dalam kondisi seperti ini. Kondisi ini juga membuat pH tubuh bergerak ke kutub asam, tubuh bagaikan magnet bagi penyakit karena organ dan system yang bekerja berintegrasi didalamnya tidak berfungsi baik.

Bahasa mudahnya terjadi peperangan dalam pencernaan ma**sia, bisa dibayangkan akibat yang timbul dari peperangan? Banyak korban berjatuhan, kota yang hancur, kelaparan, penyakit, dsb, seperti itulah juga tubuh ma**sia.

Protein – Sayuran = Serasi
Kombinasi ini ideal dan sangat melengkapi satu sama lain. Mengkonsumsi keduanya bersamaan akan meminimalisir pengaruh buruk protein hewani terhadap tubuh. Konsumsi sayuran segar juga membantu system cerna dalam memproses protein hewani. Seratnya yang cukup solid akan membantu mengurangi kerumitan mencerna protein hewani, setidaknya pergerakan protein hewani dari lambung hingga usus besar.

* Catatan berbeda diberikan kepada protein nabati, protein ini tergolong netral, terutama dalam bentuk pasca-permentasi seperti tempe karena ringan dalam mencernanya, kandungan lemak pada protein nabati pun tidak memberatkan.

Pati – Sayuran = Serasi
Sama dengan kombinasi protein-sayuran, kombinasi pati-sayuran ini saling melengkapi dan ideal. Serat pada sayuran membuat efek buruk pati dalam jumlah berlebihan sedikit teratasi, sayuran memberikan rasa kenyang sehingga keinginan untuk mengkonsumsi pati dalam jumlah banyak akan berkurang.

Buah-buahan :
Buah hanya dikonsumsi secara eksklusif di pagi hari tanpa dicampur apapun agar tidak merusak kandungan yang ada didalamnya. Makanlah buah secara berkala dari jam 06.00 – 11.00, makan perlahan, kunyah dengan baik dan pastikan tercampur air liur. Kenapa dikonsumsi pagi hari, karena sifat buah yang ringan, mudah cerna, tetapi memberikan asupan energy signifikan.

Air :

Tubuh hanya perlu air putih berkualitas, tubuh kehilangan cairan saat konsumsi teh, kopi, alcohol. Minumlah air putih minimal 2.5 – 3 liter per hari, jangan menunggu haus karena kekurangan air bencana bagi tubuh. Beri jeda antara waktu sebelum dan sesudah makan untuk minum, memasukkan banyak air saat makan akan mengganggu kerja system cerna.

Jeruk Nipis atau Lemon Peras :
Saat bangun pagi, tubuh baru saja selesai bekerja keras bermetabolisme. Hadiahi dengan segelas air hangat berperasan lemon ‪ #‎KibulanCerna‬

Air hangat mengaktifkan beragam enzym dalam tubuh sekaligus bantu bersihkan lendir sisa metabolisme di sepanjang sistem cerna

Pemberian perasan lemon/ jeruk nipis selain memberikan sifat basa pada air yang masuk tersebut, juga memperkuat daya bersih lendir pada air

Sekaligus memberikan tonik bagi liver. Organ ini bekerja ekstra keras saat tidur. Pagi hari tonik menjadi ‘hadiah’ baginya

Liver yang kuat menjamin tubuh Anda sehat. Penyakit sulit mampir, penyakit yang ada pun mudah digerus oleh pertahanan tubuh

Air hangat berlemon ini tidak berbahaya bagi lambung. Karena asam lambung tidak terstimulasi oleh sifat basa bawaan lemon

Konsep ini air hangat lemon secara tidak langsung juga memudahkan kerja organ vital lainnya, ginjal. Dalam fase sekresi tubuh

Tata Tertib Makan :

Pengaturan pola makan seperti tersebut tidak akan maksimal tanpa disertai tata tertib dalam melakukkannya. Makan adalah ritual harian yang harus dilakukan secara baik, entah sarapan, makan siang, makan malam atau hanya sekedar kudapan.

· Sediakan waktu khusus, makan semestinya menjadi hak tubuh, sediakan sekitar 25-30 menit.

· Duduk, jangan makan sambil berdiri, berjalan, atau menyetir. Melakukan pekerjaan lain akan mengganggu kesiapan organ pencernaan.

· Kunyah 30-70 kali, agar usus halus dapat menyerap manfaat makanan, jangan membebani system cerna dengan tergesa-gesa mengunyah.

· Jangan mendorong makanan dengan minuman, akibatnya lambung jadi dipenuhi air dan asam lambung sulit bekerja.

· Tidak terburu-buru meninggalkan tempat makan, karena akan mengganggu kerja system cerna yang secara akumulatif akan sangat merugikan kesehatan.

Kesimpulan :

1. Bangun tidur mulut masih kering minum perlahan Jeniper/Lemper.

2. Sarapan eksklusif buah-buahan segar secara berkala sampai setengah jam sebelum makan siang.

3. Makan siang maupun makan malam bisa ambil padu padan protein + sayuran atau pati + sayuran.

4. Minum hanya air putih berkualitas, minimal 2,5 liter perhari.

5. Olahraga secukupnya, sesuai usia & fisik (seperti : berjalan kaki, berenang, bersepeda, yoga).

6. Istirahat yang cukup, tidur pada waktu yang sama setiap malam dan dapatkan 6 – 8 jam tidur tanpa terputus.

7. Pernapasan dan meditasi, berpikir positif, dengarkan tubuh dan perlakukan diri dengan baik.

8. Kebahagiaan dan cinta, tertawalah, hiduplah dengan penuh gairah dan hadapi hidup, pekerjaan, dan orang-orang yang anda cintai dengan sepenuh hati.

Penutup :
Konsep pola makan yang mengoptimalkan konsep kemampuan tubuh memelihara kesehatan memang kadang agak sedikit berbeda dengan paham ilmu kesehatan konvesional.

Mati itu pasti, tapi hidup sehat berkualitas kita yang tentukan dan pilih.

*bahan presentasi Dea Edensor *

Diambil dari buku :

1. Food Combining Itu Gampang, penulis Erikar Lebang : pakar Food Combining sejak 1999

2. The Miracle of Enzyme, penulis Prof. Dr. Hiromi Shinya, MD : Gastroenterologist terkemuka dunia yang sudah memeriksa 370.000 usus ma**sia, guru besar kedokteran Albert Einstein College of Medicine, AS

3. Kulwit

Gambar dikreasi dari slide suhu EL

— with Erikar Lebang.

http://foodcombiningindonesia.co.id/juklak/seputar-food-combining/

Address

Makassar
90224

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Food Combining Makassar posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share