21/09/2015
Doa Itu Dilepaskan BUKAN selalu Digenggam.
Banyak dr kita seringkali berdoa dan ingin segera doanya di kabulkan tanpa sadar bahwa yg kita lakukan adalah justru menggenggam doa kita, hingga doa itu tidak sampai ke langit.
Coba cek pada diri kita apakah yg kita lakukan adalah berdoa berkali-kali atau justru kita tanpa sadar berdoa seolah Tuhan tak mendengar.
Sangat banyak contoh kasusnya, pernahkan kita berdoa memohon sesuatu dgn amat sangat berharap segera di kabulkan, namun kenyataannya justru sebaliknya, keadaannya makin tidak mendekati dgn doa kita justru sepertinya malah menjauhkan diri kita dari doa kita. Namun justru ketika kita melupakannya, malah doa terus tsb terkabul.
Contoh lainnya dlm bidang usaha, banyak kasus ketika barang/stok kita sedang sedikit eeh justru orderan/permintaan makin membludak atau banyak, tetapi ketika setelah itu kita persiapkan barang kita banyak, eeh orderran justru malah menurun drastis.
KENAPA ???
Yaa itu lebih karena ketika barang kita sedikit, pengharapan kita akan order yg melimpah sama sekali tak ada, krn memang kondisi barang pun sedang sedikit2nya, tapi ketika barang kita tambah muncullah pengharapan ingin segera laku, agar semua barang bisa kembali jadi duit dan bahkan kita sudah terngiang2 akan untungnya yg selangit, doanya kembali kita genggam tidak kita lepaskan.
Pointnya disini adalah boleh kita mempunyai harapan, namun jangan sampai harapan itu menjadi pengharapan yg justru akan memakan kita, membuatnya selalu kepikiran, dan kita melekat dgnnya.
Berdoalah dgn perasaan ikhlas, layaknya sebuah balon ketika setelah berdoa pasrahkan & lepaskanlah apa yg diluar urusan kita, dan fokuskan serta ikhtiarkanlah pada apa yg ada dalam jangkauan kita.
Apapun kondisi anda, jangan lupa BAHAGIA