Tahu Kikil Lamongan

Tahu Kikil Lamongan Tahu Campur Lamongan di Lumajang di sebut sebagai "Tahu Kikil"

Di malam menjelang hari raya Idul Fitri, umat Islam umumnya akan berbondong-bondong melaksanakan kegiatan takbiran baik ...
20/04/2023

Di malam menjelang hari raya Idul Fitri, umat Islam umumnya akan berbondong-bondong melaksanakan kegiatan takbiran baik sendiri-sendiri maupun beramai-ramai berkeliling kampung.

Di malam menjelang hari raya Idul Fitri, umat Islam umumnya akan berbondong-bondong melaksanakan kegiatan takbiran baik ...
19/04/2023

Di malam menjelang hari raya Idul Fitri, umat Islam umumnya akan berbondong-bondong melaksanakan kegiatan takbiran baik sendiri-sendiri maupun beramai-ramai berkeliling kampung.

Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri atau lebaran, berbagai persiapan mulai dilakukan oleh umat Islam. Mulai dari...
18/04/2023

Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri atau lebaran, berbagai persiapan mulai dilakukan oleh umat Islam. Mulai dari membereskan dan membersihkan rumah, membeli busana baru, hingga mengemas baju dan barang-barang untuk mudik.

Hari raya tersebut juga menimbulkan banyak hal di pikiran kita. Ada yang senang lantaran mau p**ang ke kampung halaman, tak sabar menunggu THR, membeli pakaian baru, dan sebagainya. Tapi satu yang pasti, bahwa Hari Raya Idul Fitri adalah perayaan hari besar bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Setiap daerah tentu memiliki tradisi khas untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri, begitu p**a dengan umat muslim di Indone...
17/04/2023

Setiap daerah tentu memiliki tradisi khas untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri, begitu p**a dengan umat muslim di Indonesia. Anda pasti sudah sangat familiar dengan mudik, takbiran, beli baju baru, dan lain sebagainya, bukan? Itu hanya sebagian kecil tradisi yang biasa dilakukan umat muslim di Indonesia. Ada beragam tradisi khas dengan cerita unik di baliknya.

16/04/2023

Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri atau lebaran, berbagai persiapan mulai dilakukan oleh umat Islam. Mulai dari...
15/04/2023

Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri atau lebaran, berbagai persiapan mulai dilakukan oleh umat Islam. Mulai dari membereskan dan membersihkan rumah, membeli busana baru, hingga mengemas baju dan barang-barang untuk mudik.

Hari raya tersebut juga menimbulkan banyak hal di pikiran kita. Ada yang senang lantaran mau p**ang ke kampung halaman, tak sabar menunggu THR, membeli pakaian baru, dan sebagainya. Tapi satu yang pasti, bahwa Hari Raya Idul Fitri adalah perayaan hari besar bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Dalam menyambut hari Lebaran, tentunya terdapat beberapa pengeluaran yang harus dipersiapkan. Mengapa dikatakan harus mempersiapkan? Ramadan juga kerap kali dimaknai dengan bulan konsumtif, di mana selain beribadah, masyarakat muslim juga membeli banyak keperluan hidup, bukan hanya saat perayaannya saja, namun juga menjelang dan pasca Lebaran.

Uniknya, pengeluaran yang lebih besar dari biasanya ini tidak terasa, apalagi ada rasa syukur dan gembira menyambutnya. Namun tanpa sadar bisa-bisa keuangan Anda bisa berakhir dengan saldo nol di akhir musim lebaran atau bahkan lebih parah lagi, tunggakan utang menumpuk!

Persiapan menyambut lebaran biasanya juga membuat semua orang menjadi sangat sibuk. Ada banyak sekali hal yang harus disiapkan mulai dari kebutuhan keluarga, keperluan mudik serta beragam hal penting lainnya.

Tak mengherankan jika banyak persiapan yang justru terlupakan jelang menyambut hari lebaran. Mencatat persiapan lebaran dari jauh-jauh hari bisa meminimalkan persiapan yang terlupakan.

Zakat wajib hukumnya bagi yang mampu, janganlupa zakat dan berikut referensi doanya
15/04/2023

Zakat wajib hukumnya bagi yang mampu, janganlupa zakat dan berikut referensi doanya

14/04/2023

Mudik Lebaran merupakan suatu tradisi untuk berkumpul lagi bersama keluarga dalama suasana perayaan hari raya Iedul Fitr...
14/04/2023

Mudik Lebaran merupakan suatu tradisi untuk berkumpul lagi bersama keluarga dalama suasana perayaan hari raya Iedul Fitri atau orang biasanya menyebutnya Lebaran. Orang-orang rela antre, berdesak-desakan serta macet panjang demi bisa melaksanakan tradisi p**ang ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga saat lebaran.
Fenomena mudik lebaran di Indonesia memang unik dan jarang ditemukan di negara lain. Sekitar satu minggu sebelum lebaran, para perantau berbondong-bondong meninggalkan ibukota dan kembali ke kampung halaman. Mudik secara khusus memang ditujukan untuk momentum p**ang kampung saat lebaran saja. Sedangkan p**ang kampung yang dilakukan pada hari biasa, tidak mendapat sebutan mudik. Lantas bagaimana awal mula tradisi mudik lebaran di Indonesia?

Awal Muasal Tradisi Mudik Lebaran di Indonesia
Dahulu antara mudik dan lebaran tidak memiliki kaitan satu sama lain. Dalam bahasa Jawa ngoko, Mudik berarti ‘Mulih dilik’ yang berarti p**ang sebentar saja. Namun kini, pengertian Mudik dikaitkan dengan kata ‘Udik’ yang artinya kampung, desa atau lokasi yang menunjukan antonim dari kota. Lantas pengertian ini ditambah menjadi ‘Mulih Udik’ yang artinya kembali ke kampung atau desa saat lebaran.

Sebenarnya tradisi mudik merupakan tradisi primordial masyarakat petani Jawa yang sudah berjalan sejak sebelum zaman Kerajaan Majapahit. Dahulu para perantau p**ang ke kampung halaman untuk membersihkan makam para leluhurnya. Hal ini dilakukan untuk meminta keselamatan dalam mencari rezeki.

Namun istilah mudik lebaran baru berkembang sekitar tahun 1970-an. Saat itu Jakarta sebagai ibukota Indonesia tampil menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang mengalami perkembangan pesat. Saat itu sistem pemerintahan Indonesia tersentral di sana dan ibukota negara melesat dengan berbagai kemajuannya dibandingkan kota-kota lain di Tanah Air.

Lailatul Qadar berasal dari kata lailah yang artinya malam dan qadar yang artinya mulia. Lailatul Qadar adalah malam kem...
12/04/2023

Lailatul Qadar berasal dari kata lailah yang artinya malam dan qadar yang artinya mulia. Lailatul Qadar adalah malam kemuliaan. Malam ini lebih baik dari 1000 bulan atau 30 ribu malam yang setara dengan 83,33 tahun.
Manusia tidak dapat mengetahui secara pasti mengenai datangnya lailatul qadar. Namun biasanya dilaksanakan pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan. Terutama pada malam-malam ganjil seperti 21, 23, 25, 27, dan 29.

Melansir dari buku Tanya Jawab Islam karya P**S KTB, tanda-tandanya yaitu:

1. Udara dan Suasana Pagi yang Tenang
Lailatul qadar adalah malam yang tenang dan tenteram, suhu udaranya tidak terlalu panas dan dingin. Saat pagi matahari terbit dengan sinar lemah berwarna merah.

Angin saat malam ini juga tenang dan tidak berhembus kencang dan tidak ada petir.

2. Cahaya Matahari Cerah
Cahaya matahari cerah namun tidak terik. Pada malam lailatul qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar.

3. Memimpikan Hal Baik
Pada malam lailatul qadar orang-orang yang menjalankan ibadah akan bermimpi baik. Mimpi-mimpi ini seperti yang dialami sahabat nabi.

4. Bulan Nampak Separuh
Bulan yang muncul pada malam lailatul qadar nampak separuh dan tidak berukuran penuh.
5. Malamnya Tidak Panas
Malam pada lailatul qadar terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang, dan indah.

6. Akan Khusyuk
Orang yang beribadah pada malam lailatul qadar akan khidmat dan khusyuk. Muncul ketenangan hati dan kenikmatan bermunajat kepada Allah tidak seperti malam-malam lainnya.

Audah save nomer kami belum?
12/04/2023

Audah save nomer kami belum?

Silakan di PO kikil osengnya
12/04/2023

Silakan di PO kikil osengnya

Address

Jalan Kyai Ghozali 141
Lumajang
67316

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:00
Saturday 08:00 - 16:00
Sunday 08:00 - 15:00

Telephone

+6285853622249

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tahu Kikil Lamongan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category