28/01/2025
Seorang bule bernama Chaim Fetter. Suatu hari ia 'dipalak' oleh anak-anak saat sedang berlibur di Lombok, NTB.
Alih-alih memberi uang, Chaim bertanya apakah anak-anak itu mau bersekolah. Tak disangka, semua kompak menjawab mau.
Chaim lalu membawa anak-anak itu ke sekolah terdekat, dan betapa terkejutnya ia mendengar biayanya. Di negara asalnya, anak-anak bisa bersekolah gratis.
Melihat anak-anak yang sudah terlanjur bersemangat, Chaim jadi sedih. la putuskan pulang ke Belanda untuk menjual perusahaannya
Setahun kemudian Chaim kembali ke Lombok dan mendirikan sebuah yayasan yang diberi nama Yayasan Peduli Anak. Yayasan itu berdiri di atas tanah 1,5 hektar yang berfungsi sebagai penampungan serta sekolah untuk anak-anak jalanan.