26/08/2016
You can't bake a pie with these 'berries, but you can brew yourself a delicious cup of coffee. If you've heard the term before, perhaps you're wondering: what are peaberries, and what makes them so special? ( quote..)
A peaberry
Topik ini kita posting ulang dengan titik pandang yang berbeda...
Peaberry atau disebut juga caracol atau snail di spanyol. Kalau di Indonesia lebih terkenal dengan kopi Lanang.
Pada umumnya biji kopi tumbuh dua pasang (dikotil) yang masing-masing saling berhadapan seperti layaknya kacang tanah.
Menurut rujukan umum sebanyak 5% tumbuh seperti layaknya biji anakan atau biji tunggal (monokotil). Peaberry sebenarnya merupakan mutasi alami yang terjadi di bakal buah (cherry).
Peaberry bisa terjadi di semua jenis kopi baik arabika, robusta, liberika dan jenis lain dari turunan yang lebih kecil lainnya.
Oleh karena proses terjadinya merupakan mutasi alami maka sampai sekarang belum ada budidaya yang mengkhususkan untuk menghasilkan kopi peaberry. Selama ini kopi peaberry diperoleh dengan memilah panenan kopi yang ada secara manual. Melalui sortir tangan "hand sort" maka peaberry dipisahkan dari kopi normal lainnya.
Harga peaberry pada umumnya lebih mahal karena untuk mendapatkan 1 kg peaberry paling tidak dibutuhkan 15-20 kg kopi normal. Diluar itu juga membutuhkan biaya sortir dan penanganan lanjut.
Apa istimewanya peaberry?
Oleh karena peaberry hanya tumbuh dengan satu biji maka seluruh nutrisi akan tersimpan dalam satu biji tanpa dibagi biji yang lain selayaknya kopi normal.
Peaberry cenderung lebih kecil, lebih padat, kelihatannya lebih kokoh dan imut dibanding biji normal.
Bagi para penggemar, peaberry terasa lebih manis dan lebih kaya rasa .
Kalau mengenai rasa tidak ada standar baku yang bisa dipakai acuan. Oleh karena itu mencoba adalah satu-satunya cara untuk "mengalami kopi lanang". Bagi penikmat kopi seperti layaknya Boss Karna Rajasa Victorius rasa tidak menipu. Ada harga ada rasa...
Boss Karna kiriman 1kg peaberry otewe ya...suwun...