09/03/2016
Sepi Sunyi Yang menerangi
Dari Gelap terbitlah terang !
Pencinta sepi selalu tidak banyak, orang yang bertapa dikesunyian selalu lebih sedikit dibanding mereka yang mencari dikeramaian.
Pencinta kesunyian cenderung melihat kekaguman dan pujian orang dihindari karena penuh godaan ego.
Batin yang tenang seimbang adalah sumber keindahan. Jika sumber kebahagiaan/kesedihan masih dari luar , itu tandanya seseorang belum menjadi master, masih menjadi budak.
Apresiasi akan SEPI memang bukanlah monopoli Bali. Banyak orang bijak ; sekelas Dalai Lama, dari Sufi, Nasrani, Budha sampai Hindu dan para filsuf lainnya mengajarkan pengikutnya tentang arti keheningan. Kearifan datang dari keheningan, biarlah keheningan yang menjadi pembimbing, sehingga banyak manusia yang terterangi oleh sepi sunyi.
Selamat hari raya Nyepi dan menunaikan catur brata penyepian bagi umat sedharma dan selamat berlibur menikmati kesunyian bersama keluarga tercinta bagi yang tidak merayakannya.
Selamat tahun Baru Caka 1938 semoga kesunyian memberikan kesempurnaan pada jiwa kita semua.
Terimakasih
MANNA CAFE BALI FAMILY