Mangkok Ramen

Mangkok Ramen Mangkok Rame! Komplek Ruko Permata Cimahi Blok V5 no.37
Cimahi 0812 2476 9148
Buka : 10.00 sd 21.00 Mangkok Ramen - Ramen / Sushi / Japanese Snack Jl.

Melong Asih 62 Bandung 0853 8439 5885 Buka : 11.00 Tutup : 22.00 Facebook ini tentang: ramen bandung, ramen bandung delivery, ramen bandung enak murah, ramen bandung murah, ramen bandung review, ramen bandung 2015, ramen bandung enak, ramen bandung 24 jam, makanan jepang, makanan jepang di bandung, makanan jepang yang murah dibuat, makanan jepang sushi, makanan jepang takoyaki, makanan jepang yang

halal, makanan jepang yang terkenal, makanan jepang sashimi, makanan jepang natto, mie ramen , mie ramen naruto, mie ramen bandung

Tinggal Kenangan, Pasar Ikan Tsukiji di Tokyo Akan Segera PindahPasar ikan Tsukiji rencananya akan dipindahkan ke tempat...
09/10/2019

Tinggal Kenangan, Pasar Ikan Tsukiji di Tokyo Akan Segera Pindah

Pasar ikan Tsukiji rencananya akan dipindahkan ke tempat yang lebih luas dan modern. Keseruan berburu ikan segar di pasar tradisional tampaknya akan jadi kenangan saja.

Dikabarkan NY Post (5/10) pasar ikan Tsukiji dijadwalkan resmi pindah pada 11 Oktober mendatang. Pasar ini akan direlokasi ke tempat yang lebih bersih dan modern, tentunya dengan sistem belanja yang juga lebih canggih. Tapi kabar ini membuat banyak orang menyayangkan keputusan ini.

Pasar Tsukiji di Tokyo bukan hanya pasar biasa yang menjajakan bahan makanan semata, pasar ini juga dijadikan destinasi wisata bagi para pelancong yang datang ke Jepang. Selain bisa mendapatkan ikan segar, di pasar ini pengunjung juga bisa menyaksikan lelang ikan tuna serta atraksi pemotongan ikan tuna.

Pasar Tsukiji sudah beroperasi lebih dari 80 tahun dan di dalamnya ada 900 pedagang grosir yang menjual lebih dari 3.100 ton bahan pangan per hari. Seperti sayuran, buah-buahan dan komoditas utamanya yakni ikan.

Pada 15 September lalu jadi hari terakhir bagi sekelompok wisatawan dan pembeli yang ingin menyaksikan lelang ikan tuna. Dan puncaknya pada 29 September jadi hari terakhir pasar Tsukiji melakukan aktivitas jual beli. Rumor yang beredar, area pasar ini nantinya akan dimanfaatkan sebagai salah satu ruang fasilitas Olimpiade 2020.
[table][tr][td][/td]
[/tr]
[/table]
Tidak semua pedagang dipindahkan, pasalnya para pedagang bahan baku kering seperti snack, teh dan souvenir tetap bisa membuka kiosnya di pasar ini. Selain bahan baku kering, semuanya akan dipindah ke Pasar Toyusu yang jaraknya sekitar 1,4 mil dari pasar Tsukiji.

Di hari pembukaan pertamanya pada 11 Oktober mendatang, aktivitas lelang tuna bisa langsung disaksikan di area baru ini. Namun tidak seperti di pasar Tsukiji yang semua orang bebas berlalu lalang, di pasar ini pengunjung hanya bisa menyaksikan lelang ikan dari ruangan berdinding kaca.

"Lelang tuna akan dimulai pada pukul 4:30 pagi dan berlangsung sekitar satu jam. Pengunjung yang ingin mengikuti lelang ikan tidak perlu lagi mendaftar sebelumnya. Cukup datang tepat waktu untuk melihat pemandangan indah ikan-ikan tuna segar berkualitas bagus," kata Lauren Shannon, general manager dari Arigato Japan Food Tours.
[table][tr][td][/td]
[/tr]
[/table]
Ada sekitar 530 pedagang ikan yang secara bertahap pindah ke pasar baru. Namun kepindahannya ini menuai pro kontra dari para pedagang ikan. "Pemerintah Tokyo kurang memperhatikan dampak perpindahan ini, mereka hanya mementingkan Olimpiade saja," kata Oyama Akihiro, salah satu penjual ikan.

Banyak vendor maupun penjual ikan yang memprediksi akan adanya masalah selama masa transisi ini. "Dibutuhkan waktu sekitar 15 menit berjalan untuk menuju area pemisah antara pedagang ikan dan sayuran. Selain itu harga bahan baku juga akan meningkat karena menerapkan sistem baru dan menempaati kios yang lebih modern," kata Naoyuki Yanagihara, seorang koki.

Selain itu, lokasi pasar Yoyosu juga kurang strategis. "Hanya ada satu jalan menuju pasar Toyosu dari arah Ginza jadi pastinya akan terjadi kemacetan setiap hari. Untuk area keluar masuk barang hanya disediakan dua gerbang sementara di Tsukiji terdapat 12 pintu keluar masuk," jelas Akihro.

Pria yang merupakan generasi kedua pedagang ikan di Tsukiji ini juga menolak pemindahan pasar. "Saya tidak ingin pergi ke pasar baru karena tidak nyaman dan sulit dijangkau pelanggan. Ini akan berpengaruh pada penghasilan dan jadi masalah utama."

Perpindahan ini sebenarnya juga membebani para pedagang kecil di pasar Tsukiji. Karena para pedagang ini diharuskan membayar sewa untuk kios baru.

"Orang-orang yang tidak punya uang untuk pindah, kebanyakan pedagang kecil, mereka meu tak mau harus menghentikan usahanya," kata Yoshi Kurashina, seorang pemandu wisata dari Urban Adventures.

Lantas pasar Tsukiji yang lama akan diapakan? Kedepannya masih misteri tapi kabarnya area pasar Tsukiji yang sudah kosong ini akan diubah menjadi terminal bus untuk Olimpiade lalu diubah menjadi arena olahraga dilengkapi toko ritel.

Namun ada juga rumor bahwa pasar Tsukiji akan dikembalikan lagi pada 2015 dengan tampilan yang lebih baru. Seorang juru bicara Pasar Grosir Metropolitan Tokyo mengatakan hal ini belum menjadi keputusan.

Nyam! Keripik Kentang dan Ramen Kolaborasi Dalam Satu WadahMau keripik kentang atau ramen? Keduanya sama-sama enak. Kini...
08/10/2019

Nyam! Keripik Kentang dan Ramen Kolaborasi Dalam Satu Wadah

Mau keripik kentang atau ramen? Keduanya sama-sama enak. Kini keduanya bersatu dalam bentuk ramen ras keripik kentang. Kayak apa ya?

Dalam rangka hari jadi perusahaan ramen dan Pringles, keduanya berkolaborasi menciptakan varian rasa baru pada produknya. Yaitu ramen rasa pringles dan pringles rasa ramen.

Perusahaan ramen dan Pringles tak pernah kehabisan akal untuk memproduksi varian rasa terbaru demi memanjakan penggemarnya. Masing-masing produk sudah punya berbagai varian rasa.

Kini dalam rangka hari jadi perusahaan mie Jepang, Acecook yang ke 30 tahun dan keripik Amerika, Pringles yang ke 50 tahun, mereka berkolaborasi dengan menciptakan empat produk baru dengan edisi yang terbatas.

Produk baru pada Pringles tersebut adalah Acecook Torigara Shoyu Ramen Pringles yang menampilkan torigara shoyu yang sama, namun dikemas dalam mie instan merek Super Cup. Begitu pun sebaliknya, rasa ayam yang ada pada ramen digunakan sebagai rasa untuk produk terbaru Pringles. Selain itu juga ada Acecook Ika Yakisoba Aji atau rasa mie cumi goreng yang memiliki rasa manis dan umami yang sempurna.

Sedangkan Super Cup mengeluarkan produk Pringles Sour Cream and Onion Yakisoba. Mie dengan porsi besar tersebut terdapat campuran bawang, krim asam, dan rasa keju yang biasa digunakan pada Pringles. Dalam satu kemasan mie, dilengkapi dengan bumbu sachet untuk bumbu mie.

Super Cup dikenal dengan porsinya yang 1.5 lebih besar dari rame cup biasa, begitu p**a pada ukuran Pringles dengan varian terbaru. Produk mie instan tersebut mengandung kaldu ayam yang kentang rasa bawang dengan bumbu Pringles Jalapeño. Disajikan dalam paket bumbu terpisah sehingga Anda bisa sesuai selera.

Dilansir dari beberapa sumber kedua produk baru tersebut akan dipasarkan dalam waktu yang berbeda. Mie Pringles pada 15 Oktober dengan harga Rp. 26.000, sedangkan Pringles ramen pada 23 Oktober mendatang dengan harga Rp.16.000.

Bawa Kartu Identitas, Mahasiswa Dapat Kopi Gratis di Kafe IniMahasiswa tidak perlu membayar pakai uang. Di kafe ini cuku...
07/10/2019

Bawa Kartu Identitas, Mahasiswa Dapat Kopi Gratis di Kafe Ini

Mahasiswa tidak perlu membayar pakai uang. Di kafe ini cukup dengan perlihatkan kartu identitas. Kopipun bisa dinikmati gratis.

Kafe merupakan tempat yang banyak dikunjungi oleh mahasiswa. Baik untuk sekadar hangout ataupun mengerjakan tugas bersama teman. Jika biasanya membayar pesanan di kafe dengan uang tunai, maka di salah satu kafe milik perusahaan Jepang ini ada sistem bayar yang unik. Cukup dengan menunjukkan kartu mahasiswa.

Kafe bernama Shiru Cafe terlihat terlihat seperti kedai kopi pada umumnya, tetapi pelanggan kafe tersebut ialah mahasiswa. Shiru Cafe memang dikhususkan untuk mahasiswa, bahkan mereka mengatakan jika tak ada kartu mahasiswa, tidak dapat kopi.

Maka tak heran banyak masyarakat yang bingung, mengapa kafe tersebut tidak melayani pengunjung yang bukan seorang mahasiswa atau pegawai kampus. Hal tersebut disampaikan oleh sarah Ferris, seorang manajer di Shiru Cafe cabang Providence, RI, dekat Unversitas Brown.

Meskipun begitu, bukan berarti kafe tersebut tidak mendapat pemas**an. Kabarnya professor akan bertanggung jawab dengan membayar pesanan milik mahasiswanya, seperti yang dilansir dari The Salt (19/09).

Dengan menunjukkan kartu mahasiswa. mereka sudah bisa menikmati kopi secara gratis. Pada kartu mahasiswa tertera biodata milik mahasiswa seperti nama, tanggal lahir, nomor telepon, alamat email, jurusan serta minat profesional. Biodata tersebut dimasukkan ke dalam formulir online.
[table][tr][td][/td]
[/tr]
[/table]
Dengan demikian, para mahasiswa juga membuka diri untuk menerima informasi dari sponsor perusahaan yang membayar kafe untuk menjangkau pelanggannya. Seperti melalui logo, aplikasi, ikan digital pada layar di toko-toko dan d iperangkat seluler, tanda survei dan bahkan barista.

Kafe tersebut memiliki staf yang terlatih khusus untuk memberikan siswa berupa informasi tentang sponsor saat mahasiswa menikmati kopi mereka. Hal tersebut s menjadi misi dari kafe supaya bisa membantu mahasiswa mengenai pilihan karir untuk masa depan.

Ini Sushi atau Pizza? Bukan Pizza Italia Tapi Sushi Berbentuk PizzaPizza umumnya dibuat dari adonan roti yang dipipihkan...
03/10/2019

Ini Sushi atau Pizza? Bukan Pizza Italia Tapi Sushi Berbentuk Pizza

Pizza umumnya dibuat dari adonan roti yang dipipihkan dengan olesan saus dan topping. Tapi yang satu ini benar-benar sushi sekaligus pizza.

Sushi dan pizza, keduanya makanan populer di dunia. Di Jepang sushi terbuat dari nasi sushi dengan aneka topping dan isiannya. Ada sushi yang dibentuk tangan, ada juga yang digulung.

Saking populernya sushi sering dikreasikan dengan beragam bentuk yang unik. Seperti yang dilakukan oleh restoran sushi di Atlanta, Georgia. Restoran bernama Poke Burri. Mereka membuat sushi dengan bentuk persis pizza, seperti yang dilansir dari Delish (21/09).
[table][tr][td][/td]
[/tr]
[/table]

Meskipun menyerupai pizza, tetapi bahan-bahan yang digunakan sama seperti sushi pada umumnya. Hanya saja tampilannya yang dibuat menyerupai pizza. Berupa potongan berbentuk segitiga. Yang membuatnya benar-benar seperti pizza karena isiannya dijadikan topping.
[table][tr][td][/td]
[/tr]
[/table]
Cara buatnya terbilang mudah. Pertama siapkan lembar rumput laut berbentuk segitiga, lalu letakkan nasi di atasnya dan ratakan. Seperti meratakan nasi pada umumnya. Setelah rata, letakkan gulungan nasi sushi di pinggir atas segitiga tersebut, agar menyerupai pinggiran pizza. Selanjutnya sushi diberi topping seperti, masago, ikan, adamame, mentimun, saus soy, dan mayo pedas.

Gulungan nasi berbalut nori di bagian atas pizza bisa juga diberi isiannya. Seperti potongan salmon. Sementara pada pizza sering diisi keju dan disebut 'cheese crust'.
[table][tr][td][/td]
[/tr]
[/table]
Selain berbentuk pizza, restoran Poke Burri ini juga menyajikan sushi dalam beragram bentuk lain. Seperti sushi donat, sushi burrito dan sushi corndog. Semua kreasi ini banyak diunggah di akun Instagram milik restoran . Tentu saja mengundang netizen untuk berkomentar. Banyak netizen yang mengaku tergoda dan tertarik untuk mencicipi sushi unik tersebut.

Sering Makan Ramen Extra Pedas, Wanita Ini Ususnya Alami LukaPencinta pedas wajib berhati-hati. Karena terlalu banyak ko...
01/10/2019

Sering Makan Ramen Extra Pedas, Wanita Ini Ususnya Alami Luka

Pencinta pedas wajib berhati-hati. Karena terlalu banyak konsumsi makanan pedas bisa sebabkan luka pada usus. Seperti yang dialami wanita ini.

Seorang wanita asal Malaysia terpaksa memeriksakan dirinya ke rumah sakit lantaran alami sakit tak tertahankan di bagian perutnya. Tim medis harus memasukkan kamera khusus ke dalam ususnya untuk mengetahui secara pasti apa penyakit yang dideritanya.

Hal tersebut dialaminya lantaran kerap mengonsumsi ramen instan ekstra pedas. Kejadian ini diceritakan oleh sang suami, pemilik akun Facebook Otad Al Miko. Otad mengatakan kalau semua berawal dari adanya tantangan ramen instan pedas yang heboh di Malaysia tiga tahun lalu.
[table][tr][td][/td]
[/tr]
[/table]
Ia awalnya kagum pada istrinya karena bisa melahap ramen tersebut sampai habis tanpa minum air. Saking cintanya sang istri dengan ramen itu, ia melahapnya hampir tiap minggu.

Namun beberapa waktu setelahnya, sang istri dilarikan ke rumah sakit dan harus mendapat perawatan instensif. "Akhirnya saya harus mengeluarkan uang sebesar 10.000 Ringgit Malaysia (Rp 35 juta) untuk memasukkan kamera khusus ke dalam perutnya agar mengetahui apa penyebab sakit perut tak tertahankan yang ia alami," tulis Otad seperti dilansir World of Buzz (18/9).

Hasilnya, terdapat luka di lapisan usus sang istri. Itu terjadi akibat ia sering melahap ramen ekstra pedas. Walau lukanya terlihat kecil, tapi sangat berbahaya. Terlebih penyembuhan luka pada usus membutuhkan waktu yang cukup lama.
[table][tr][td][/td]
[/tr]
[/table]
Beberapa penelitian juga mengungkap kalau cabe memang bisa meningkatkan sekresi asam. Hal ini justru melemahkan mukosa grastritis. Sehingga menyebabkan luka pada dinding usus.

"Makanan pedas dapat menyebabkan luka pada lapisan mukosa yang sensitif atau pada usus kecil yang biasa disebut duodenum (ulkus duodenum) kata doktor," tulis Otad.

Walau kejadian ini dialami oleh istri Otad tiga tahun lalu, unggahannya viral di Facebook dan menjadi pengingat akan bahaya dari rutin konsumsi ramen ekstra pedas. Terlebih Otad memberitahu tanda-tanda usus yang luka.

"Tanda-tanda luka (usus) dimulai dengan sulitnya sendawa dan perut begah. Lama lama akan terasa sakit seperti tertusuk di bagian ulu hati," tambahnya.

Hingga kini unggahannya sudah dibagikan lebih dari 2 ribu netizen dan dis**ai oleh ribuan orang. Jadi, pencinta pedas wajib berhati hati. Pasalnya belum tentu usus Anda sama seperti lidah Anda yang tahan dengan rasa pedas.

Ada Cokelat Rasa Sake yang Unik di Kafe KitKat TokyoAwal tahun ini, Nestle Jepang mengumumkan akan mengeluarkan rasa Kit...
30/09/2019

Ada Cokelat Rasa Sake yang Unik di Kafe KitKat Tokyo

Awal tahun ini, Nestle Jepang mengumumkan akan mengeluarkan rasa KitKat baru yang mengandung sake. Serta ada kafe yang menawarkan berbagai olahan KitKat.

Sebelumnya sudah ada produk cokelat KitKat rasa sake yang laris manis di Jepang. Cokelat ini dibuat dengan campuran minuman alkohol tradisional Jepang. Pabriknya ada di Prefektur Toyama.

Seolah ingin mengulang kesuksesan KitKat sake ini, produsen makanan ini kembali membuat prooduk serupa dengan rasa yang lebih unik. Dikabarkan Japan Today (18/9), akan ada KitKat terbaru yang bernama The Ume Sake KitKats.

Kabarnya cokelat ini baru akan dirilis hari Selasa (18/9) dan tersedia hanya dalam jumlah terbatas. Cokelat ini akan dijual di cafe pop-up yang diberi nama Craft Sake Week Bar.

Kafe ini berlokasi di Tokyo Nihonbashi dan didesain dengan tampilan yang menarik. Untuk membantu mempromosikan kafe ini, Nestle menggandeng pemain bola Hidetoshi Nakata sebagai bintang iklan.

Kafe KitKat ini cukup nyentrik dengan beberapa bagian menarik di dalamnya. Pengunjung bisa melihat serta membeli gelas sake Milano yang dibuat oleh seniman keramik Kyosuke Hayashi.

Lalu ada juga area mencicip sake. Di sini pengunjung bisa menikmati empat pilihan cokelat yang bisa dinikmati bersama 12 jenis sake dari seluruh wilayah di Jepang.
[table][tr][td][/td]
[/tr]
[/table]
Di kafe ini juga ada area dapur yang biasa dimanfaatkan sebagai tempat mengolah makanan enak. Beberapa menu makanan yang ada antara lain Cured Mackerel dan Tartine Sour Cream Tart.

Menu spesial ini dibuat oleh Shinobu Namae, seorang Executive Chef di Tokyo L'Effervescence yakni resto Prancis berbintang Michelin sejak tahun 2015.

Ada beberapa paket pilihan yang menghadirkan sake berkualitas. Tapi yang paling diminati adalah KitKat yang disajikan bersama koktail dengan gelas Milano yang cantik.

Ume Sake KitKat hanya bisa dinikmati di kafe ini. Peraciknya adalah Rogerio Igarashi Vaz, seorang bartender di Ebisu's Bar Trench. Ia juga terpilih sebagai bartender terbaik ke-16 di Asia pada 50 Bar Bars Competition Terbaik di Asia 2018.

Koktail pertama yang ditawarkan adalah Kishu Tonic yang harganya 1.000 yen (Rp 133 ribu). Koktail ini dibuat menggunakan KID junmai ginjoshu dari Heiwa Shuzou brewery, dikombinasikan dengan cuka basil dan mentimun.

Koktail kedua yakni Suppai Colada, harganya 1.200 Yen (Rp 160 ribu) yang dibuat dengan Tsuru-ume Suppai Umeshu Heiwa Shuzo, minuman beralkohol prem yang dibuat dengan basis sake, yang merupakan bahan utama untuk KitKat Ume yang baru.

Berbeda dengan varian KitKat yang ada sebelumnya, kali ini rasanya tidak terlalu manis dan lebih cenderung asam khas alkohol. Karena mengandung alkohol sebanyak 0,2 persen, cokelat ini tidak boleh disantap oleh anak-anak.

Dibuat Dengan Mesin Kini Dumpling Korea Siap Masuki Pasar GlobalBukan hanya musiknya, makanan Korea kini mendunia. Sebua...
26/09/2019

Dibuat Dengan Mesin Kini Dumpling Korea Siap Masuki Pasar Global

Bukan hanya musiknya, makanan Korea kini mendunia. Sebuah pabrik dumpling dengan sistem otomatis dibuka di Korea Selatan.

Dumpling atau pangsit merupakan makanan berupa daging cincang yang dibungkus adonan lembaran dari tepung terigu. Makanan asal Asia ini bisa diolah dengan cara digoreng ataupun direbus. Kini pangsit bukan hanya bisa dinikmati di wilayah Asia saja, melainkan di seluruh dunia.

Perusahaan makanan terbesar di Korea Selatan yang dikenal dengan nama Cheil Jedang Corp (CJ) baru-baru ini membuka pabrik pangsit baru di seluruh dunia.
[table][tr][td][/td]
[/tr]
[/table]
Setelah memperluas jalur produksinya di China dan mengambil alih perusahaan lokal di Vietnam dan Rusia, CJ juga baru saja membuka pabrik baru yang ketiga di New Jersey, Amerika Serikat, seperti yang dilansir dari Japan Today (13/09).

Pabrik-pabrik tersebut menggunakan teknologi berupa mesin yang dengan otomatis bisa memproduksi dumpling dalan jumlah besar sekaligus. Serangkaian mesin teersebut bekerja dengan memotong adonan menjadi bentuk lingkaran dengan ukuran yang sama, kemudian mesin memberi isian ke dalam adonan dan barulah pangsit ditutup menjadi bentuk bulan sabit. Dalam sehari pabrik ini bisa menghasilkan 100 ton dumpling.
[table][tr][td][/td]
[/tr]
[/table]
Mesin-mesin tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan. Mesin tersebut bisa bekerja dengan baik karena telah didesain dengan sempurna. Pangsit hasil olahan mesin tersebut dikenal dengan sebutan mandu. Sedangkan untuk pangsit gyoza, pabrik lebih memilih untuk menggunakan mesin buatan Jepang.

Menurut Cho Gun Ae, seorang peneliti di perusahaan CJ, mesin yang digunakan akan membuat kualitas, tampilan dan ukuran pada pangsit menjadi konsisten dan meningkatkan produktivitas secara signifikan. Bahkan Cho mempridiksi eksistensi mandu melesat tinggi seperti kimichi.

Hal tersebut terbukti, karena food blogger asal Texas, Tess Sarosdy telah memuji mandu dalam blognya, karena cepat panas saat disajikan. Menurutnya masyarakat Amerika Serikat lebih akrab dengan sebutan stiker pot dari pada dumpling.

[table][tr][td][/td]
[/tr]
[/table]
Professor bisnis makanan di Seoul National Univeristy, Moon Jung-hoon pun optimis dengan bisnis pangsit CJ ini. Secara global, perusahaan bertujuan untuk melipatgandakan penjualan pangsitnya menjadi 1 triliun won atau Rp 13 miliar pada tahun 2020.

Lembut Gurih Hitsumabushi, Unagi Panggang Khas NagoyaSelain udon berkuah miso, jika ke Nagoya wajib mencicipi unagi. Bel...
25/09/2019

Lembut Gurih Hitsumabushi, Unagi Panggang Khas Nagoya

Selain udon berkuah miso, jika ke Nagoya wajib mencicipi unagi. Belut panggang di sini bumbunya lebih ringan dan segar.

Selain sushi, unagi atau belut panggang mudah ditemui di berbagai tempat. Bahkan di kota-kota besar dunia termasuk Jakarta juga mudah mendapatkan unagi.

Sajian ini berupa daging ikan belut yang sudah dibelah membujur, diambil tulangnya lalu dikukus sebentar. Selanjutnya diolesi dengan saus kabayaki yang terbuat dari campuran shoyu, gula dan sake.

Saus ini dioleskan pada daging belut yang dipanggang. Lalu belut dikukus sebentar dan dipanggang lagi hingga kecokelatan dan terbentuk karamel. Kemudian belut disajikan di atas nasi hangat. Disebut unadon atau unagi donburi.

ya kabayaki ini populer di Tokyo dan tak ditemui di Nagoya. Di sini sajian unagi dikenal dengan nama hitsumabushi. Berasal dari kata 'hitsu' yang artinya wadah dan 'mabusu' yang artinya potongan kecil.

Konon sajian ini dikenal di akhir era kekaisaran Meiji. Di Nagoya ungai dimasak dan disajikan dengan cara berbeda. Tampilannya lebih pucat dari unagi gaya Tokyo.

Ini karena fillet unagi segar dimasak dengan olesan bumbu dan dipanggang di atas bara api tanpa proses dikukus. Proses ini membuat lemak belut meleleh dan menyatu dengan dagingnya. Meskipun warnanya cokelat muda tetapi rasanya lebih gurih.

Unadon, uangi donbori disajikan dalam satu baki atau satu set. Terdiri dari unadon dalam mangkuk kayu, acar do piring kecil, satu wadah berisi wasabi dan daun bawang yang diris kasar serta satu poci kaldu panas serta sup bening.

Untuk menyantapnya juga tidak sekaligus seperti unagi gaya Tokyo. Tetapi ada 4 tahapan. Yang pertama, bagi unadon menjadi 4 bagian dalam wadahnya. Ambil satu bagian taruh dalam mangkuk dan nikmati seperti umumnya unadon.

Bagian kedua unagi berikut nasinya bisa ditaruh dalam mangkok. Kali ini ditambahkan sedikit wasabi, ditaburi daun bawang dan potongan nori.

Pada bagian ketiga, nasi dan uangi ditaruh dalam mangkok dan kali ini bisa dituangi kaldu panas yang disediakan. Kaldu panas akan membuat nasi jadi sedikit lembek, kuahnya juga menjadi lebih gurih terkena saus unagi.

S**a yang mana? Anda bisa mengulang kembali menikmati cara yang Anda s**ai. Cara 1,2 atau 3. Karena porsinya lumayan besar, dijamin kenyang.

Jika ingin menikmati hitsumabushi di Nagoya ada beberapa restoran yang menyediakan menu ini. Salah satunya Unagi Shirakawa Joshin Honten yang memiliki beberapa cabang di Nagoya.

Selain unadon, beragam menu unagi juga disajikan seperti tamago unagi, tulang unagi goreng. Juga beragam menu ikan dan masakan Jepang lainnya.

Tradisi Panen di Jepang, Petani Buat Karya Seni Dari Tumpukan Jerami PadiMemasuki musim gugur, para petani di Jepang ber...
24/09/2019

Tradisi Panen di Jepang, Petani Buat Karya Seni Dari Tumpukan Jerami Padi

Memasuki musim gugur, para petani di Jepang bersiap memanen padi. Jerami dari padi yang tersisa, kemudian dibuat menjadi karya seni yang menarik.

Setiap tahunnya para petani di Jepang, memastikan bahwa tidak ada satupun hasil panen yang terbuang sia-sia. Mereka menggunakan 'wara' atau jerami dari padi, untuk memberi makan hewan ternak atau memperbaiki tanah setelah panen.

Tradisi Panen di Jepang, Petani Buat Karya Seni Dari Tumpukan Jerami PadiFoto: Bored Panda
Dilansir Next Shark (11/09), tradisi panen ini kini berubah menjadi festival seni yang disebut 'Wara Art Festival'. Terletak di wilayah Niigata, para petani dibantu dengan mahasiswa dari Musashino Art University, dan Local Tourism Council of Niigata City. Untuk membuat karya seni figur yang menggunakan jerami.

Berbagai bentuk figur jerami dalam ukuran besar dipajang di Uwasekigata Park. Salah satunya figur jerami berbentuk kuda nil, gajah, macan, monyet, anjing, gorilla, hingga kambing.
Tradisi Panen di Jepang, Petani Buat Karya Seni Dari Tumpukan Jerami PadiFoto: Bored Panda
Semua karya seni ini dibuat menggunakan tangan, dibentuk dari tumpukan kayu, kemudian dihias dengan tumpukan jerami dari sisa panen padi. Hingga hasilnya terlihat luar biasa, dan keren. Setidaknya dibutuhkan waktu lebih dari satu minggu, untuk menyelesaikan setiap figur hewan dengan jerami.

Banyak wisatawan lokal dan asing, berkunjung ke Uwasekigata khusus untuk melihat hasil karya seni ini. Selain untuk mengurangi limbah di lingkungan, festival ini dibuat khusus untuk meningkatkan kesadaran pada spesies hewan-hewan yang terancam punah.

Pada akhir Agustus lalu, pihak festival mengumumkan bahwa semua karya seni dari jerami ini akan ditampilkan di pameran seni, di York, Australia Barat. Nantinya, Wara Art Festival akan ditampilkan selama sebulan penuh dari 8 September - 7 Oktober 2018.
Tradisi Panen di Jepang, Petani Buat Karya Seni Dari Tumpukan Jerami PadiFoto: Bored Panda
Semua tumpukan jerami dan struktur kayu akan dikirim ke Australia. Bersama seniman asal Jepang, Akira Moriya yang berkerja sama dengan beberapa relawan, untuk membentuk kembali figur jerami ini di Australia.

Wara bukan satu-satunya tradisi panen di Jepang, ada tradisi Honen Matsuri yang dirayakan dengan festival meriah, untuk memberikan rasa syukur pada hasil alam yang melimpah.

Bisa Dimakan! Lembaran Warna-warni yang Bisa Bikin Bento Lebih CantikKini para ibu bisa membuat bento cantik dengan cara...
19/09/2019

Bisa Dimakan! Lembaran Warna-warni yang Bisa Bikin Bento Lebih Cantik

Kini para ibu bisa membuat bento cantik dengan cara yang praktis. Ada lembaran warna-warni yang bisa dicetak dengan mudah, anak-anak pasti s**a.

Membuat bento karakter yang cantik dan menarik bukanlah pekerjaan yang mudah. Anda harus pandai berkreasi dan juga harus memiliki waktu lebih banyak untuk menata makanan.

Tapi tampaknya kini bento cantik bisa dengan mudah dibuat dengan menggunakan lembaran warna-warni. Dilansir dari Sora News (10/9) selain cantik, lembaran ini aman dimakan dan rasanya enak.

Produsen makanan Ikuji Kamaboko yang berbasis di Prefektur Toyama sejak 1927 baru saja membuat lembaran makanan warna-warni. Sesuai dengan namanya, produsen pangan ini awalnya memproduksi kamaboko atau makanan olahan sejenis fish cake. Kamaboko biasanya berbentuk silinder namun khusus produk ini dibuat menjadi bentuk irisan lembaran.

Produk ini diberi nama Toto Sheet yang hadir dalam bentuk lembaran tipis 0,8 milimeter berukuran panjang 17x9 cm. Uniknya lagi, toto sheet ini hadir dalam delapan warna berbeda
[table][tr][td][/td]
[/tr]
[/table]

Kamaboko ini bisa dipotong dengan cetakan bento, pisau bahkan gunting lalu dibentuk sesuai keperluan. Apalagi teksturnya lentur jadi bisa dilipat maupun digulung dengan mudah.

Lembar warna-warni yang gurih dan cantik ini bisa dibeli secara online dengan harga 111 yen (Rp 14.800) per lembar atau bisa beli sepaket dengan harga 741 yen (Rp 99.500).

Ini Alasan Kenapa Video Mukbang Dis**ai Banyak OrangMukbang kini jadi tren. Banyak orang yang melakukan mukbang. Tapi ap...
18/09/2019

Ini Alasan Kenapa Video Mukbang Dis**ai Banyak Orang

Mukbang kini jadi tren. Banyak orang yang melakukan mukbang. Tapi apa itu mukbang? Benarkah banyak wanita yang mendapat banyak uang karena melakukan hal ini.

Kata mukbang sendiri berasal dari kata 'muk-ja' yang artinya makan dan 'bang-song' yang artinya 'menyiarkan'. Jadi mukbang memang adegan makan yang disiarkan secara bebas dan dapat ditonton banyak orang.

YouTuber asal Jepang bernama Yuka Kinosh*ta ini selalu mengunggah video mukbang di channel YouTube pribadinya.

Channelnya kini sudah diikuti oleh 1.3 miliar pengguna YouTube. Video yang diunggah hanya memuat kegiatan makan Kinosh*ta. Namun dalam jumlah yang sangat banyak. Dalam satu video, ia bisa menyantap lebih dari 10.000 kalori lapor metro.co.uk (5/3).

Seperti saat ia makan tiga kilogram mie instan, sepuluh double cheese burger, sepuluh teriyaki burger, dan sepuluh pie. Makanan tersebut mengandung 13.552 kalori.

Ajaibnya, walau makan banyak kalori, tubuh Kinosh*ta tidak gemuk. Ia mengaku rutin mengecek kondisi tubuhnya tiap tahun. Hasilnya, tubuhnya dinyatakan sehat. Dan saat ini berat badannya hanya 40 kilogram!

Ternyata hal ini dikarenakan sistem pencernaan Kinosh*ta bekerja 66 kali lebih cepat dibanding orang pada umumnya. Jadi wajar saja kalau ia tak akan merasa kenyang walau sudah makan banyak.

Tidak jauh berbeda dengan Kinosh*ta, Amerika juga punya YouTuber yang sering melakukan mukbang. Namanya Trisha Paytas. Hanya saja akunnya baru diikuti 3.5 juta orang karena ia tidak makan sebanyak Kinosh*ta.

Bedanya lagi, Trisha selalu tampil sexy. Baik dari penampilan juga cara makan. Mungkin ini jadi salah satu daya tarik penonton setianya.

Menonton wanita makan bisa jadi fetis bagi sebagian orang. Hal ini terlihat saat awal tren mukbang muncul di Korea Selatan.

Saat itu banyak yang melakukan taruhan makan dalam jumlah besar yang divideokan via we**am. Taruhannya uang tunai puluhan juta rupiah. Waktu itu banyak wanita muda yang ikuti dan punya banyak penonton.

Alasan lain mengapa orang s**a menonton mukbang adalah keintiman yang disuguhkan YouTuber. Biasanya YouTuber melakukan mukbang di meja makan atau di ruang tamu rumahnya yang nyaman. Hal ini secara tidak langsung membuat penonton ikut berada di sana.

Alasan lain, penonton yang makan sendiri bisa merasa ditemani seseorang jika makan sambil nonton video mukbang. Atau menjadikannya sebagai pelampiasan rasa lapar tanpa perlu makan sungguhan.

Banyaknya alasan tadi, membuat YouTuber yang melakukan mukbang mendapat banyak uang. Karena pihak YouTube memberi uang dari jumlah penonton dan penyuka video yang unggah.

Bolehkah Menaruh Lauk di Atas Nasi Putih Saat Makan Cara Jepang?Jepang termasuk negara yang sangat menjunjung nilai trad...
16/09/2019

Bolehkah Menaruh Lauk di Atas Nasi Putih Saat Makan Cara Jepang?

Jepang termasuk negara yang sangat menjunjung nilai tradisi saat makan. Menyantap nasi dengan lauk ternyata jadi etika makan yang tengah diperdebatkan.

Hampir semua makanan utama Jepang disajikan dengan nasi. Semangkuk nasi putih disebut ochawan sementara piring berisi lauk pauk disebut okazu. Orang Jepang biasa makan nasi lalu baru mengambil lauknya. Lalu sebenarnya bolehkah menaruh lauk di atas nasi dan menyantapnya langsung?

Sebagaimana dilansir dari Sora News (10/9) seorang pengguna media sosial melontarkan pertanyaan menarik lewat portal Girls Channel. Ia menanyakan, apakah boleh menaruh lauk di atas nasi dan memakannya bersamaan?

Netizen wanita ini bertanya karena suaaminya biasa makan dengan mencampur lauk dan nasi. Ternyata pertanyaan ini memicu respon yang cukup banyak dari orang-orang yang setuju dan menentang cara makan seperti ini.

"Nasi Anda bukan piring untuk sisa makanan Anda. Makan dengan cara seperti itu sangat ceroboh. "
"Cara ini membuat nasi kotor."
"Saya tidak tahan ketika orang-orang melakukan itu. Itu tidak bisa dimaafkan. "
"Jika kamu ingin mencicipi nasi dan lauk bersama, masukkan okazu ke mulutmu, lalu makan nasi. Benar-benar tidak sulit"
"Jika kamu ingin melakukan itu, makan saja donburi."
"Saya tidak terlalu peduli ketika seorang pria yang melakukannya, tetapi jika seorang gadis melakukannya saya tidak akan mengatakan saya menyukainya."

Sementara bagi orang-orang yang setuju dengan cara makan ini juga tak kalah banyak.

"Saya akhirnya mencoba. Saya tahu ini terlihat berantakan, tetapi saya tidak bisa menahan diri."
"Menaruh sepotong yakiniku pada mangkuk nasi Anda, lalu memakannya bersama dengan nasi dalam gigitan yang sama, adalah yang TERBAIK. Saya tidak peduli apa yang dipikirkan orang lain tentang hal itu."
"Membuat nasi menjadi berantakan dengan saus membuatnya lebih enak."
"Saya telah melihat seorang aktor mencampur lauk dengan nasinya dalam sebuah iklan TV."
"Saya tidak akan melakukannya di restoran mewah, tetapi di tempat biasa"

Orang Jepang sangat taat pada tradisi yang berlaku. Hal seperti ini bisa saja dianggap sebagai cara makan yang tidak sopan. Sama halnya seperti menggunakan handuk basah untuk mengelap wajah padahal itu sebenarnya untuk mengelap tangan.

Jadi pada dasarnya, kalau Anda tak bisa menahan untuk tidak mencampur lauk dengan nasi, usahakan untuk melihat kondisi sekitar. Jangan melakukan hal ini jika Anda sedang bersantap dengan mitra bisnis, orang tua atau saat sedang jamuan makan di restoran mewah.

Membiarkan saus berlumuran pada nasi artinya jorok dan dianggap tidak sopan. Apalagi menuangkan saus pada nasi putih yang sedang dimakan. Kecuali Anda sedang makan donburi yang memang dalam mangkuk berisi nasi dan lauk sekaligus.

Address

Jalan Melong Asih No. 62
Cimahi
40723

Opening Hours

Monday 10:00 - 22:00
Tuesday 10:00 - 22:00
Wednesday 10:00 - 22:00
Thursday 10:00 - 22:00
Friday 10:00 - 22:00
Saturday 10:00 - 22:00
Sunday 10:00 - 22:00

Telephone

+6281224769148

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mangkok Ramen posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Mangkok Ramen:

Share