21/06/2020
Katanya, nama yang diberikan kepada kita itu sebuah doa.
Gak mungkin kan, sang pemberi nama malah menamai kita tanpa harapan yang baik?
Bagi sebagian kalian yang udah follow kita dari desember 2019, pasti ngenalin kita dengan nama yang lain (atau malah gak kenal? hehehe)
Awalnya, pemilik kedai ngasih nama kita 'X.IT'. Maknanya sih karena pingin orang-orang melepas penat di sini. "Exit your bad day into our good place." Tapi, kayaknya mereka kurang sreg dan malah maknanya kok mengsle ya? hehehe.
Mereka diskusi malem deh—gak ditemenin cangkir kopi karena sayangnya pada tutup semua karena pandemi—bertekad ganti nama.
Dari dulu, kita udah tau kalau bisnis itu gak konstan dan malah cenderung fluktuatif tergantung situasi ekonomi. Jatuh ratusan kali ya, tapi selalu ada titik terang di balik keterpurukan, ada harapan. Pas harapan muncul, kita bangkit lagi.
Letik Kopi pengen mencerminkan perjalanan kita. Ya gapapa masih seumur biji jagung, yang penting terus bertumbuh di kedai mungil kita.
Iri bilang bos 🤕
Ngikut-ngikut motivasi Om Mario Teguh: jatuh adalah cara maju yang tidak enak. Makanya, MOVE ON!