20/09/2016
Tips Memilih Green Bean Arabika
Kopi Arabika
Kopi Arabika adalah kopi yang paling banyak diminati di dunia. Harga nya pun bisa dikatakan yang termahal untuk varietas kopi dikelas nya seperti Robusta atau Excelsa. Kopi Arabika kini telah berkembang menjadi beberapa grade (level), yang tertinggi adalah Specialty Grade, dimana kopi Arabika yang sudah termasuk dalam Specialty Grade Coffee memiliki cupping score diatas 80 point.
Di balik Kopi Arabika yang baik, terdapat green bean arabika yang berkualitas baik p**a. Tidak mudah mendapatkan green bean arabika berkualitas baik. Pada artikel ini, kami ingin share bagaimana cara untuk
memilih green bean yang berkualitas baik.
1. Homogen
Green bean arabika yang berkualitas tinggi haruslah homogen. Pengertian homogen adalah memiliki kesegaraman bentuk dan warna pada keseluruhan green bean. Homogen pada green bean merupakan salah satu cara juga untuk mendefinisikan bahwa kopi tersebut adalah Single Origin (berasal dari satu daerah).
2. Ukuran Green Bean
Banyak mitos yang mengatakan bahwa semakin besar ukuran green bean maka kualitas semakin baik, padahal fakta sebenarnya tidak seperti itu. Ukuran pada green bean itu tergantung dari Varietas Arabika pada kopi yang dihasilkan. Varietas Typica dan TimTim memiliki ukuran yang berbeda, begitu juga dengan Ateng Super, yang memiliki ukuran biji yang besar.
Yang terpenting dalam memiliki ukuran green bean sebenarnya adalah mengenai keseragaman ukuran. Jika green bean memiliki screen size 6mm, maka keseluruhan green bean haruslah memiliki rata-rata screen size yang sama. Hal ini juga berkaitan dengan poin pertama mengenai green bean yang homogen.
3. Warna
Sering juga terjadi mitos bahwa green bean yang baik adalah yang berwarna hijau cerah, sedangkan green bean yang berwarna kekuningan itu jelek. Tidak seperti itu. Warna pada green bean berkaitan dengan cara pencucian pada green bean tersebut. Umumnya, green bean yang berwarna hijau cerah itu di cuci dengan metode Sewi Wash (Semi Wet Process), dan yang berwarna kekuningan itu dicuci dengan metode Full Wash (Full Wet Process).
Setiap daerah penghasil kopi memiliki metode tersendiri terhadap pencucian green bean. Mereka tau metode apa yang terbaik untuk mencuci green bean mereka agar menghasilkan roasted bean berkualitas tinggi.
Kesimp**an nya adalah, warna kuning atau hijau pada green bean tidak menjadi acuan. Yang harus dihindari adalah green bean yang berkerut dan berwarna keputihan. Itu tandanya green bean tersebut berasal dari buah yang masih mentah. Jika diroasting akan berwarna coklat muda, tidak bisa menjadi hitam, dan menimbulkan rasa sepat atau tidak enak pada kopi.
4. Defect
Defect pada green bean adalah persentase biji yang rusak dari keseluruhan green bean. Pengertian green bean rusak adalah: pecah, bolong, berwarna hitam atau coklat, terbelah dua, berbentuk kuku kambing, dan lain-lain.
Pada green bean arabika specialty grade , terdapat toleransi total defect yaitu