Dejavu Magazine

Dejavu Magazine Dejavu Magazine adalah salah satu media yang diterbitkan oleh Forum PSK (Penulis Seluruh KPI). http:

22/04/2016

Selamat malam. Dari pada stalking orang yang ga mungkin stalking kamu. Mending baca cerpen kami aja. Selamat membaca :D

Lorong Aqidah
Oleh Hani Solehatunnisa

"Tak paham dengan semua yang aku lakukan selama ini. Yang jelas aku bukanlah diriku semenjak aku kuliah"
Seketika aku merenung, disaksikan jam dingding yang tak henti-hentinya menjerit dan sang cermin yang berkata "sadarlah! Lihatlah aku".
Aku berkata-kata pada diriku sendiri "sadarlah! Yang aku lakukan salah, slama ini aku tlah jauh dari Tuhanku."
Hari kemarin memang tak seperti hari ini. Hari kemarin sungguh menyakitkan bagiku.
"Kamu berteman dengan seorang Haifa yang begitu islamic? HAHA" kata salah seorang teman kepada Fatimah teman dekatku. Seolah mereka menertawakan aku yang begitu fanatic terhadap Islam. Apa yang salah dari aku? Ada yang aneh denganku? Atau mereka yang tak mengerti?. Sungguh itu membuat hatiku teriris. Tapi inilah jalan dakwah yang penuh ujian dan rintangan. Aku hanya bisa tersenyum pada fatimah, menyembunyikan perasaanku. Aku tak ingin dianggap lemah hanya dengan ucapan mereka padaku, mungkin mereka belum mengerti. Tiba-tiba fatimah berkata padaku "aku gak mau punya temen yang islamic banget" lalu dia pergi meninggalkanku. Ada apa ini Tuhan? Mengapa mereka seperti ini padaku? Aku meneteskan air mata. Haruskah aku berhenti di jalan ini?.. Kalau Tuhan bisa menjawab, mungkin Dia akan menjawab "TIDAK!". Yahh aku tak boleh berhenti, semua yang menimpaku berasal dari Tuhan, dan ku serahkan kembali pada-Nya. Karena hanya Dialah yang bisa membolak-balikan hati manusia. Dari sana aku merasa ikhlas dan bertawakal kepada-Nya. Beberapa menit setelah itu
"PING!!!" fatimah ngebbm.
"Ada apa fatimah??"
"Aku minta maaf. Untuk soal tadi?"
"Iyah gak apa-apa. Aku paham"
"Aku merasa diri aku sangat jauh dari kata taat. Aku ngerasa dzolim banget, aku pengen berubah. Hayu kita ngaji bareng" balasnya.
"Masyaallah fatimah, aku bahagia mendengar itu"
"Ayo haifa ajarin aku taat, aku ingin Hijrah. Besok kita ngaji bareng yu?"
"Ayooo fatimah aku mau" jawabku antusias.
Ketika aku memang benar-benar serahkan segalanya pada Allah, Allah kasih jalan, Allah putar balikan hati fatimah kemudian ia mau menjadi lebih baik lagi. Sejak itu Aku dan fatimah menjadi sahabat yang tak terpisahkan selama SMA. Sayangnya persahabatan kita harus berakhir karena masing-masing dari kita harus meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Universitas yang kita pilih berbeda.
Selama aku kuliah, aku menemukan bermacam-macam teman. Awalnya aku memang fanatic terhadap Islam tapi dengan teman yang mereka lebih asik untuk di ajak nongkrong-nongkrong, belanja aku menjadi berubah. Dulu aku culun,cupu,jelek,kuper,gak gaul tapi sekarang aku bukanlah aku. Sekarang aku cantik,berbakat,fashionable,dan aku gaul. Semua orang memujiku, mengagumiku dan mengejarku. Aku merasa berbangga diri.
Sampai suatu waktu, Tuhan tegur lewat mimpi.
"Bangunlah, dan bangunkanlah yang lain, sebelum kamu tenggelam"
Ketika aku terbangun dan aku menyadari bahwa Tuhan menegur agar aku bangun dari kehidupan yg fana ini dan mencoba mengingatkan yang lain yaitu beramar ma'ruf nahi munkar, sebelum Allah benar-benar mencabut hidayah ini dan sebelum azab Allah turun padaku. Yahhh karena semenjak kuliah aku bukanlah aku.
***
:IR

19/04/2016

Selamat sore? Hari ini kami suguhkan cerpen untuk menemani senjamu. Selamat sembaca :)

Pondasi Bersih
Oleh M. Sabilulhaq Mardhatillah

Jumat, 1 Maret 2016
“Dan akhirnya, cerita kemarin tak pernah berhenti di waktu yang tertebak, pun problematika hidup. Yang ada hanyalah perputaran, yang pastinya berhenti di waktu yang tepat.”
“Entahlah…”
Ya, entah doktrin apa yang menjadi fitrah hidup ini, setiap persoalan yang menghasilkan perputaran akan, dan selalu berakhir dengan kata “entahlah”.
“Mengapa?”
Lalu mengapa kata mengapa tak pernah terjawab? Apa initentang perputaran lagi? Batinku.
Bingung, bermula dari pernyataan yang berupa tanya itu, kini kupikirkan semuanya, problematika hidup yang tak pernah terjawab, tidak! Pertanyaan ini selalu terjawab, tapi tak pernah melahirkan kepuasan.
“Lebih dahulu mana, telur atau ayam?” Tanya seorang senior padaku, pada suatu waktu.
“Itu mudah, jawabannya telur, sebab telur yang pertama disebut.” Jawabku mantap.
“Ini bukan teka-teki bahasa, bukan sastra.” bantah senior itu kemudian, wajahnya datar, tanpa warna sedikit pun. “Apa hidup itu harus serius?” tanyanya kemudian
Aku mengangguk.
“Jika hidup tentang pertanyaan, apa yang akan kau lakukan?” tanyanya lagi.
“Serius menjawab?” jawabku setengah bertanya.
“Lalu apa yang kau pikirkan tentang telur yang menjadi awal dari kelahiran ayam, telur, ayam, telur dan ayam lagi?”
“Entahlah…”
Ya, kini terjawab lagi tanpa kematangan, entahlah adalah problematika yang sebenarnya. Sampai senior itu memberikan jawaban padaku.
“Entahlah bukan hasil, tapi kebingungan, bingung yang membingungkan.” Tukasnya mulai mencoba membuntukan otakku.
Baiklah, kini aku yang bingung, benar-benar bingung, entah dari mana kebingungan ini muncul, entahlah… pun akhirnya aku membatin lagi, dan “entahlah” adalah akhir dari kebingunganku.
Aku mulai memegang kepalaku, menjambak kecil rambut-rambutku, kemudian naik turun mengikuti irama kebingungan.
“Baiklah, sekarang pahami baik-baik perkataanku!” tukasnya setelah menyaksikan raut wajahku yang entah terlihat seperti apa? “Problematika adalah keseriusan dalam kebatinan maupun jasad, di dunia ini. Mengapa? Coba cermati, akankah telur ada tanpa ayam, atau bagaimana dengan sebaliknya?Pahami lagi, bagaimana jika kau mempunyai pertanyaan yang sulit terjawab, apa kau akan menjawab dengan kata entahlah lagi!?”
“Coba kau lihat filosofi penciptaan manusia dari emanasi Alfarabi, lalu bandingkan dengan karangan Syekh Abdul Qadir Jailani yang menerangkan sebuah hadis tentang awal-awal penciptaan Tuhan, seolah bertolak belakang, namun pada kenyataannya ada kesinambungan di sana.”
Dahiku mengkerut, tak terasa selama mendengarkan perkataannya aku melupakan penataan mimic. Aku seolah terbawa ke dalam pikiran kritisnya, gaya bahasa dan tingkah wajahnya.
“Ingat, ini adalah hidup, hidupmu, jika kau bermasalah, hadapi! Jika tidak berhasil, cari cara lain. Jangan pernah kau hasilkan kata entahlah, atau tindakan entahlah, atau semangat entahlah, itu adalah pembodohan! Seperti telur dan ayam yang dipermasalahkan, adalah pertanyaan yang menghasilkan perputaran. Telur_ayam_telur_ayam_telur dan ayam lagi, akan terus berputar dan berputar, yang pada akhirnya menghasilkan kata, entahlah…”
“Dan akhirnya, cerita kemarin tak pernah berhenti di waktu yang tertebak, pun problematika hidup. Yang ada hanyalah perputaran, yang pastinya berhenti di waktu yang tepat.”
Kalimatku tersusun di atas kertas diary yang sejatinya memiliki pondasi selain sampul; selain kumpulan kertas; selain buku-buku yang berjejer di antaranya, yakni gagasan.

***
:: IR

Temukan kami di storiesme.com, share our stories.... :)
05/07/2015

Temukan kami di storiesme.com, share our stories.... :)

Dejavu from Indonesia is on StoriesMe. storiesMe gives people the power to share and makes the world more open and connected. Dejavu has 2 friends. Sign up on StoriesMe and connect with Dejavu, message Dejavu or add Dejavu as your friend.

Salam hangat para penggemar dunia perfilman. Alih-alih bosan ga ada kerjaan nunggu buka puasa hehe.. liat-liat koleksi f...
23/06/2015

Salam hangat para penggemar dunia perfilman. Alih-alih bosan ga ada kerjaan nunggu buka puasa hehe.. liat-liat koleksi film Admin nemuin film yang kayanya seru buat Dj'ers semua.
Judul filmnya "RADIO" film yang diangkat dari kisah nyata yang inspiratif.
film "Radio" ini dirilis pada bulan oktober 2003, dipimpin oleh Mike Tollin berdasatkan kisah nyata dari T.L. Hanna High School Football coach Harold Jones (dibintangi oleh Ed Haris) dan seorang yang terganggu secara mental James Robert Kennedy (dibintangi oleh Cuba Gooding, Jr) yg dipanggil Radio karena kesukaannya pada radio. dibintangi juga oleh Debra Winger dan Alfre Woodard, diinspirasi dari sebuah artikel yang berjudul "Someone to Lean On" karangan Gary Smith pada tahun 1996.

Yang bisa dipetik dari film ini adalah, apapun kekurangan yang kamu punyai, jangan terus diratapi, tetapi berusahalah terus gali potensimu, dan kau akan mendapatkan kesuksesan dengan usaha kerasmu.

FREE ENTRY//Seminar bertajuk "Bedah Realitas Agama dalam Media" ini akan mendatangkan langsung Koordinator Pengawas Isi ...
28/04/2015

FREE ENTRY//

Seminar bertajuk "Bedah Realitas Agama dalam Media" ini akan mendatangkan langsung Koordinator Pengawas Isi Siaran Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat, Dr. Mahi M. Hikmat dan Pengamat Perilaku Beragama, Dr. M. Fakhrurozi, M.Ag.

Rabu, 29 April 2015 pukul 08.00-10.00 WIB di Aula Gd. Student Centre UIN SGD Bandung.

Kesempatan langka. Selamat berjumpa di sana.

Website baru kami -> www.dejavumagz.com akan segera launching! Mohon dukungan dan kunjungan. ☺
19/02/2015

Website baru kami -> www.dejavumagz.com akan segera launching! Mohon dukungan dan kunjungan. ☺

Coming Soon on Monday, 09 June 2014.Dejavu Magazine edisi ke-10 dengan tema "Bicara Bandung, Bicara Hati".Fokus Utama:-K...
07/06/2014

Coming Soon on Monday, 09 June 2014.

Dejavu Magazine edisi ke-10 dengan tema "Bicara Bandung, Bicara Hati".

Fokus Utama:
-Kota Perjuangan itu Bernama Bandung
-Budaya Sunda Pasti Mati

Sorot:
Mengapa Aku Jadi Waria?

Wawancara Eksklusif:
Sudirman (90 Tahun) Ketua Legiun Veteran RI Kota Bandung

Inovasi:
Robot Avoider, Pahlawan Bagi Tunanetra

Dan rubrik lainnya yang tidak kalah menarik!.

Untuk pemesanan hubungi:
0897 244 8960 (Marketing Dejavu Magazine)

Cukup dengan Rp. 5000.

"Nun, demi qalam dan apa yang mereka tulis".

23/02/2014

Garut (22/02), penyampaian materi menejemen redaksi Buletin Dejavu oleh M Ambang selaku pimred Buletin Dejavu kepada anggota Forum PSK angkatan 2013 sekaligus calon redaksi pada acara Training of Trainer (TOT) Calon Redaksi Buletin Dejavu yang diselenggarakan oleh Forum PSK.

Address

Bandung
40267

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dejavu Magazine posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category