27/02/2025
*Antara Aku, Tari Jemari dan Mapan Ati*
Siang ini kembali saya diberi kesempatan menikmati layanan di Klinik HortusMed Natural Aesthetic and Rejuvenation Center. Berawal dengan sedikit memaksa diri untuk tetap menjalankan tugas, yang berakhir pada rasa yang sulit sekali saya utarakan? Apakah ini sakit atau ini adalah lelah?. Karena saya adalah seorang dokter saya masih bisa merasa ini bukan sakit yang perlu minum obat, dan saya masih dalam penyangkalan tubuh saya lelah...saya merasa semalam saya tidur cukup. Pada akhirnya di antara saya dengan rasa yang entah, ada bisikan untuk kembali menikmati tarian jemari mbak Faticha di hortusmed.
Awalnya saya biarkan hati ini masih dengan penyangkalan lelah nya, saya coba membuka gawai untuk mengalihkan rasa nyeri akibat tekanan dari tarian jemari di telapak kaki saya. Sampai pada suatu waktu mbak Faticha bertanya apakah tekanan nya terlalu keras atau sudah cukup atau kurang keras? Saya jawab sudah cukup begini saja. Beliau kembali menyampaikan saya nantinya akan dipijat dengan campuran minyak zaitun dan mapan ati. Seketika ada keinginan untuk mengabaikan gawai saya, sepertinya menarik menikmati antara rasaku, tarian jemari dan mapan ati.
Saya mulai menikmati setiap tekanan dari tarian jemari dengan mindful, mencoba untuk melakukan jeda "bahwa otot-otot saya nyeri" tanpa saya ingin mencari tahu lebih dalam apa yang menyebabkan otot saya nyeri, cukup saya rasakan di setiap titip tarian jemari mbak Faticha rasa nyeri yang muncul silih berganti. Saat ini mbak Faticha mulai membalur kulit saya dengan mapan ati, saya kembali mencoba meresapi apa yang ada dalam mapan ati, seperti perpaduan aroma yang tidak ingin berebut menonjolkan diri namun aroma yang saling menguatkan, menenangkan hati dan memberi kekuatan saya untuk lebih mindful body, mungkin begitulah filosofi dari pencipta aroma mapan ati menurut narasi saya. Sepanjang sesi perawatan, ternyata saya tidak hanya merasakan sensasi pijatan,namun lebih dari itu, energi mbak Faticha dan aroma mapan ati seolah mengingatkan hati dan pikiran saya, menyampaikan pesan bahwa cukuplah lelah saya untuk hari ini, tubuh ini butuh untuk sejenak relaksasi dan menyiapkan energi esok hari