01/09/2026
Ada mimpi penantian yang awalnya terdengar terlalu besar untuk diwujudkan
Tahun 2012, dari sebuah warung soto sederhana, lahir sebuah visi:
“Mendunia dan menyejahterakan banyak orang.”
Bukan sekadar ingin punya banyak outlet.
Bukan sekadar ingin dikenal lebih luas,
Tapi ada harapan yang jauh lebih dalam, yaitu suatu hari, orang-orang yang tumbuh bersama SSB bisa merasakan keberkahan dari perjalanan ini.
Salah satunya adalah mimpi untuk memberangkatkan karyawan dan keluarga SSB menunaikan Umrah dan Haji
Tahun demi tahun berlalu.
Mimpi itu tetap dijaga.
Hingga pada 2024, sebuah kesempatan datang.
Pertemuan dengan mitra membuka jalan untuk membawa SSB ke Arab Saudi, membuka tenant di hotel saat musim Haji
Rasanya seperti mimpi yang mulai menemukan jalannya
Pertemuan demi pertemuan dilakukan.
Kesepakatan dibuat.
MOU ditandatangani.
Komitmen pun dijalankan
Namun ternyata, jalan menuju sebuah mimpi tidak selalu berjalan seperti yang kita bayangkan.
Waktu terus berjalan, sementara kabar yang ditunggu tak kunjung datang.
Harapan yang sempat begitu dekat, perlahan terasa semakin jauh.
Sampai akhirnya, Ibu Hj. Hesti memilih untuk tidak hanya menunggu.
Beliau mengirimkan delegasi SSB langsung ke Arab Saudi.
Dan di sanalah mereka menemukan sebuah kenyataan yang mungkin tidak pernah dibayangkan sebelumnya…
Mou yang disepakati sudah dijalankan. Uang hampir 1M pun telah dibayarkan.
Uang sudah keluar, sementara kabar yang ditunggu justru tak kunjung datang.
Apa yang sebenarnya terjadi?
Siapa yang bertanggung jawab?
Dan bagaimana akhirnya?