11/08/2022
Mochtar Lubis Budayawan, Penulis dan Wartawan Indonesia Alak Mandailing Yang Sangat Kritis & Tajam.
Pria Berasal Dari Muara Soro Kotanopan 7 Maret 1922 dan Meninggal Jakarta 2 Juli 2004, Pada 6 April 1977, Orang Mandailing bernama Mochtar Lubis, yang semasa hidupnya berkecimpung dalam dunia jurnalistik dan sastra itu, naik ke podium seraya memulai pidatonya di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Apa yang keluar dari mulutnya kemudian adalah sederetan panjang kata-kata yang membuat telinga panas, bisa menyulut emosi, atau kontemplasi, tergantung yang mendengarnya. Pendiri kantor berita ANTARA, Harian Indonesia Raya & mantan penghuni hotel prodeo di masa Sukarno itu dengan tajam mengemukakan pandangannya mengenai sifat-sifat khas, yang sayangnya buruk, dari orang-orang Indonesia.
Pidato tersebut kemudian dibukukan dengan judul Manusia Indonesia (Sebuah Pertanggungjawaban). Ketika publikasinya meluas, maka semakin kontroversial pandangannya di tengah-tengah masyarakat Indonesia yang kala itu mulai menemukan bentuknya di bawah Orde Baru. Mochtar menyebut bahwa ada enam sifat manusia Indonesia yang khas, melekat, dan juga saya rasa, akan sulit diubah. Keenam sifat tersebut adalah (1) munafik atau hipokrit, (2) enggan dan segan bertanggung jawab, (3) berperilaku feodal, (4) percaya takhayul, (5) artistik, dan (6) berkarakter lemah, Tulisan & novel Jalan Tak Ada Ujung, Senja di Jakarta, Harimau-Harimau dll.
Sumber Dari Beberapa Media
!