08/07/2020
Anda penggemar drama korea (drakor)? Siapa aktor dan aktris favorit Anda? Apa judul film drakor yang paling Anda sukai? Ya, menonton film-film favorit atau drakor menjadi salah satu kegiatan yang membantu menghilangkan kebosanan Anda saat di rumah saja apalagi di tengah situasi pandemi COVID-19 seperti saat ini
Bukan hanya dari sisi cerita, akting serta paras para pemain yang menawan seakan mampu menyihir penonton hingga terbawa perasaan (baper), bahkan bersedia tetap di depan layar yang membuat kita jadi lupa waktu. Hal-hal inilah yang membuat kita betah berlama-lama menonton drakor yang umumnya memiliki episode cukup panjang.
​Namun sadarkah Anda, bahwa terlalu lama menatap layar gadget seperti handphone dan laptop dapat membuat mata Anda cepat lelah dan terpapar sinar biru (blue light). Jika terlalu sering menatap layar gadget, tentu dapat berbahaya bagi kesehatan mata, terutama dari efek negatif dari sinar biru.
Dalam ilmu kesehatan mata, sinar biru digolongkan sebagai high-energy visible light (HEV light), yaitu sinar tampak dengan panjang gelombang pendek, sekitar 415 hingga 455 nm, dan tingkat energi yang tinggi. Sumber alami terbesar dari sinar jenis ini adalah matahari. Selain matahari, sinar biru juga berasal dari berbagai layar digital, seperti layar komputer, televisi, handphone maupun peralatan elektronik lainnya untuk meningkatkan keterangan dan kejelasan layar.
Beberapa jenis pencahayaan modern, seperti lampu LED (Light Emitting Diode) dan CFL (Compact Fluorescent Lamps), juga mengemisikan sinar biru dalam level yang tinggi. efek negatif dari sinar biru antara lain, penurunan produksi hormon melatonin yang menyebabkan siklus tidur seseorang terganggu, menyebabkan kerusakan retina dan degenerasi makula, serta menyebabkan kelelahan mata.
Oleh karena itu, mata kita perlu perlindungan terhadap sinar biru.
https://dokter.link/ecRE7
Republika Online - berita terkini, berita hari ini, membahas isu politik, Dunia Islam dan peristiwa terhangat indonesia