Kebon Jati Cilegon

Kebon Jati Cilegon Wisata Kuliner Kebon Jati
Kedai Kopi dan Rumah Makan

16/10/2025

Momen KDM menasehati orang tua wali murid agar tidak ikut campur urusan Pendidikan di Sekolah.
Sumber: YT/kdm

Kasus di SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, terus memanas. Setelah video aksi siswa mogok sekolah untuk membela re...
15/10/2025

Kasus di SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, terus memanas. Setelah video aksi siswa mogok sekolah untuk membela rekannya yang ketahuan merokok viral di media sosial, kini warganet bereaksi keras.

Tak hanya netizen, beberapa pengguna Threads bahkan mengaku HRD mulai mencatat nama sekolah tersebut dan mempertimbangkannya dalam rekrutmen kerja. Unggahan-unggahan itu pun mendapat ribuan tayangan dan dibagikan ke berbagai platform.

Banyak warganet mendukung langkah tegas tersebut dengan alasan moral dan kedisiplinan pelajar harus dijaga sejak dini. WDYT guys?
Sumber: Pojoksatu

15/10/2025

Kepala SMAN 1 Cimarga dan Siswanya Saling Memaafkan Kepala SMAN 1 Cimarga, Dini Fitria dan siswanya, Indra saling memaafkan usai dipertemukan oleh Gubernur Banten di ruang kerjanya, Rabu, 15 Oktober 2025.
Sumber:

15/10/2025

Wakil Gubernur Banten Dukung Penonaktifan Kepala SMAN 1 Cimarga yang Tampar Siswa Merokok Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan bersyukur soal Kepala SMAN 1 Cimarga yang dilaporkan ke Polisi gegara diduga menampar siswa yang merokok.

Jawaban ini terlontar dari Dimyati saat awak media menanyakan orang tua siswa yang melaporkan kasus tersebut ke pihak penegak hukum. “Boleh (melapor), kan itu hukum, daripada dia saling bunuh, tawuran. Malah saya bersyukur kalau ada yang lapor-lapor,” kata dia usai mengikuti rapat paripurna DPRD Banten, Selasa (15/10/2025).

Mantan Bupati Pandeglang itu menjelaskan, jikalau polemik ini dilaporkan ke kepolisian, maka pihak berwajib dapat ikut membantunya mengatasi masalah ini.

“Sehingga saya terima kasih, nanti ada kepolisian yang membantu saya, mana yang benar dan tidak,” jelasnya. Lebih jauh, Dimyati mengatakan bahwa kesalahan murid seberat apapun, maka pihak Kepsek, guru ataupun pihak sekolah harus memakluminya dan mengedepankan kesabaran dalam mengahadapinya.

“Anak (murid) kita nih kalau ada kesalahan sekecil apapun, sebesar apapun yang namanya anak-anak, orang tua harus maklum,” kata dia. “Yang namanya Kepsek lebih tua, (lebih) senior, harus jaga anak-anak,” sambungnya.

Terkait tindakan, Dimyati menegaskan bahwa Kepsek SMAN 1 Cimarga harus dinonaktifkan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar lingkungan pendidikan kondusif. “Tetap kepsek beri sanksi nonaktif, baru kita berikan investigasi, dimana letak kesalahannya, siapa yang salah, kalau itu sudah, nanti kita perbaiki,” katanya.

Saat ditanya mengenai dampaknya terhadap guru lain yang segan memberikan teguran kepada murid yang bandel imbas dilaporkan ke polisi, Dimyati menjawab bahwa hal ini tak tidaklah berdampak. “Engga (berdampak), ini sebuah upaya, supaya memperbaiki reformasi sekolah, jadi ada kepsek yang emosional seperti itu ga boleh lagi (bertindak di luar batas),” tutupnya.

14/10/2025

Ratusan murid di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Cimarga, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, dikabarkan melakukan aksi protes dengan tidak mau masuk sekolah pada Selasa (14/10/2025).

Aksi protes ini dipicu oleh dugaan tindak kekerasan yang dilakukan Kepala SMAN 1 Cimarga, Dini Fitria, terhadap salah satu siswa bernama Indra Lutfiana Putra (17), siswa kelas XII-1 Kurikulum Merdeka. Aksi kekerasa berupa penamparan oleh kepala sekolah karena mendapati siswa tersebut merokok di lingkungan sekolah.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (10/10/2025) pagi. Berdasarkan informasi, sejak Senin kemarin hingga hari kedua aksi Selasa (14/10/2025), suasana sekolah tampak lengang. Bahkan seluruh ruang kelas mulai dari kelas X hingga XII kosong tanpa kehadiran siswa. Hanya terlihat beberapa guru yang melakukan kegiatan bersih-bersih di lingkungan sekolah.

Diketahui ada sebanyak 19 kelas di SMAN 1 Cimarga yang tidak melaksanakan kegiatan belajar mengajar akibat aksi ini. Meski demikian, aktivitas para guru dan tenaga kependidikan tetap berjalan seperti biasa.

Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, Dini Fitria, membenarkan adanya aksi mogok tersebut. Ia menegaskan, sebagai aparatur sipil negara (ASN) dirinya tetap menjalankan tugas seperti biasa.

Sementara dari video yang beredar, pengakuan korban menjelaskan bahwa kejadian bermula saat Indra merokok di belakang salah satu warung di sekitar sekolah. Tak lama kemudian, ia bertemu dengan kepala sekolah yang menegurnya, hingga terjadi dugaan tindak kekerasan. (*/Net)

Address

Jln. Gotong Royong Tegal Etan, Kel, Taman Baru, Kec. Citangkil, Kota Cilegon
Cilegon
42441

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00
Saturday 08:00 - 17:00
Sunday 08:00 - 17:00

Telephone

+6282315687954

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kebon Jati Cilegon posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Kebon Jati Cilegon:

Share

Category