13/06/2021
Beberapa catatan penting dalam MALDILOG yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.
Diskusi Buku: "Politik Jatah Preman" karya Ian D Wilson
* Keberadaan geng preman dan milisi telah menjadi ciri melekat dalam kehidupan sosial-politik di Indonesia. Keberadaan mereka dapat dilacak bahkan sebelum masa kemerdekaan. Sebelum kedatangan Belanda, lanskap Nusantara dibumbui oleh aneka macam penyamun, pendekar, tentara bayaran, ahli suluk, panglima perang, para pangeran dan sejumlah orang kuat yang "hidup bersama namun saling bermusuhan" (Schulte Nordholt, 1991).
* Buku ini berupaya menggambarkan secara garis besar pola-pola keberlanjutan dan perubahan dalam politik jatah preman semasa Orde Baru hingga pasca Orba sekarang.
Latar politik Indonesia yang terdesentralisasi dan menerapkan demokrasi elektoral, telah menawarkan kesempatan baru bagi para pengusaha kekerasan, orang kuat, dan milisi populis untuk mengakses daj mempertaruhkan klaim atas sumberdaya.
Di satu sisi mengartikulasikan, atau setidaknya mengklaim keluhan kelompok-kelompok sosial-ekonomi yang secara historis terpinggirkan, kelompok-kelompok yang mencari wahana organisasi untuk mengatasi kondisi keterampasan material, kekurangan dan ketersisihan.
* Selama adanya kepentingan ekonomi-politik, selama itu p**alah preman-preman masih akan hidup.
* Diskusi sambil ngopi itu luar biasa mantap hehehe
Oh iya, di kedai jni Anda bisa membeli beberapa buku yang kami jual, termasuk buku "Politik Jatah Preman".
Tunggu kabar diskusi MALDILOG selanjutnya. Akhir kata: ambil kopimu, tuang ide dalam kepala ☕
Tabik 🙏